Rabu, 22 Sep 2021
SMSI
  • Home
  • Traveler
  • Pesona Air Terjun Granit Dengan Panorama Warna-warni, Bikin Hati Damai

Travel

Pesona Air Terjun Granit Dengan Panorama Warna-warni, Bikin Hati Damai

Laporan: Jonathan Surbakti
Admin
Kamis, 12 Agu 2021 16:48
(Foto: Jonathan Surbakti)
Camp Granit adalah salah satu objek wisata di kawasan Taman Nasional Bukit Tiga Puluh ini terletak di Desa Talang Lakat, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, tampak sekitar 45 Wartawan dalam tim Ekspedisi PWI Riau,Jumat (7/8/)

AIR TERJUN Granit, yang merupakan kawasan hutan lindung alami tak jauh dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PPPLHK) Camp Granit TNBT Kabupaten Indra Giri Hulu Provinsi Riau.

Kalau berjalan kaki kita menempuh  sekitar  1 Jam atau sekitar jarak tempuh 1,5  Km dari Camp Granit ke Air terjun Granit dengan trake naik turun, puncak dengan jalan berbatu dan kerikil. Semakin  dekat dengan air terjun granit semakin terasa menarik.

Persiapan pagi hari  dibagi menjadi  dua tim dari 45 Wartawan yang mengeksplor Air terjun Granit dan Puncak Tanjakan muntah pada Ekspedisi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau di TNBT sempena HUT Riau ke-64 dan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) ke-12 , Sabtu (7/8/2021)


Air Terjun Granit terletak di dalam Kawasan Taman Nasional Bukit Tigapuluh. Air terjun tersebut terbentuk dari hasil penambangan batu granit dimana sebelumnya terdapat aliran sungai yang terputus akibat proses penambangan yang menyisakan lubang besar dan membentuk air terjun. Banyak traveler pencinta alam terpesona dengan pemandangannya yang unik dan air terjunnya  yang membangkitkan perasaan damai.

Lokasi Air terjun Granit  ini merupakan satu di antara tujuan ekspedisi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau di TNBT dan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) sempena HUT Riau ke-64 dan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) ke-12, selama tiga hari dari Jumat (6/8) hingga Minggu (8/8).

Saat diperjalanan menuju Puncak Tanjakan Muntah  Tim 18 melewati telaga dan daerah ini dijadikan salah satu objek wisata di kawasan Taman Nasional Bukit Tiga Puluh. Destinasi ini sangat pas bagi Anda yang menyukai wisata bernuansa alam Sabtu (7/8/2021)

Di Taman Nasional Bukit Tigapuluh ini, terdapat dua  air terjun yang bagus. Yaitu air terjun Granit dan air terjun Daerah 86. Karena keterbatasan waktu,  rombongan tim 18 hanya sempat mengunjungi air terjun Granit, itupun waktunya terbatas, bahkan saya tidak sempat mandi karena  waktu hanya tersisa sekitar satu jam. Dengan waktu yang singkat ini saya pergunakan untuk mengambil poto Landscape dan poto air terjun  melalui tehnik pengambilan gambar low speed dengan menggunakan tripod.

Dari sejarahnya dahulu, daerah ini hanya berupa sungai biasa. Namun, karena di sini terdapat banyak batu granit, terjadilah penambangan batu granit tadi, yang membuat sungai terputus dan terdapat lubang besar hasil tambang granit. Lubang yang besar tadi membentuk sebuah air terjun. Oleh karena itu, air terjun ini disebut air terjun Granit, sebut, Koordinator Pelayanan Balai TNBT yang jadi Ketua Pemandu Tim Ekpedisi PWI Riau ke Bukit Lancang, Andi Moenandar.

Di areal lokasi sekitar air terjun Granit bisa juga digunakan untuk perkemahan. Terdapat fasilitas seperti kolam, WC. Tempat ini tetap memberikan sensasi nikmatnya wisata alam. Kesejukkan air dari air terjun dan bagusnya pemandangan bisa menenangkan pikiran anda.

Tampak terlihat pengunjung  menikmati air terjun  Granit dengan perasaan damai dan diatasnya terlihat sebuah Panorama begitu indah membuat perjalanan semakin damai Sabtu (7/8/2021)

Meskipun bagi banyak orang dikenal sebagai lokasi pemandian  buatan yang bersumber dari air terjun granit, namun air terjun ini adalah air pemandian alami. Secara geografis kawasan TNBT terletak pada koordinat 0040’ -" 1025’ LS dan 102010’ -" 102050’ BT.

Sedangkan secara administrasi pemerintahan terletak pada 2 wilayah Provinsi yaitu Jambi dan Riau. Di Provinsi Jambi terletak di Kabupaten Tebo (24.518 Ha) dan kabupaten Tanjung Jabung

Barat (11.520 Ha). Sedangkan di Provinsi Riau terletak di Kabupaten Indragiri Hulu (88.608 Ha) dan kabupaten Indragiri Hilir (19.577 Ha).

Merupakan daerah perbukitan yang terpisah dari rangkaian pegunungan Bukit Barisan yang memanjang dari utara ke Selatan Pulau Sumatera. Ketinggian berkisar 60 -" 843 mdpl.

Untuk pendakian puncak kali ini terbagi dalam dua kelompok, kelompok pertama akan melakukan mendaki di dua puncak yakni di puncak 86 dan hingga puncak kedua dengan tanjakan tegak  tajam  100 Meter yang disebut tanjakan muntah.

Tampak terlihat Air terjun granit terbentuk dikarenakan adanya penambangan batu granit yang mana sebelumnya disana terdapat aliran sungai yang terputus akibat proses penambangan yang menyisakan lubang besar dan membentuk air terjun Sabtu (7/8/2021)

Rombongan tim 18 berangkat pada  pukul 07.00 WIB di hari Sabtu (7/8) dengan keadaan cuaca yang sangat  cerah. Sebelumnya 18 peserta yang melakukan pemanasan senam bersama di Camp Granit dan kemudian doa bersama serta  tak lupa mendengarkan arahan dari pemandu agar setiap peserta menjaga sikap dan mematuhi arahan selama dalam perjalanan.

Melihat  track yang akan dilalui merupakan lintasan satwa, seperti harimau dan beruang seperti yang pernah terekam dalam kamera yang dipasang di sejumlah titik, maka para peserta dimintakan supaya menjaga ucapan dan kata-kata dalam setiap perjalanan.

Kepala Balai TNBT Fifin Arfiana Shut, Msi menyebutkan Taman Nasional Bukit Tiga puluh terbuka untuk wisatawan dengan minat khusus, bukan wisatawan massal. Obyek wisata yang ditawarkan di TNBT adalah panorama alam, air terjun, alam sungai Gangsal, keanekaragaman flora dan fauna serta keunikan budaya masyarakat tradisional Talang Mamak, Suku Anak Dalam dan Suku Melayu Tua.

Pengunjung terlihat menunjuk pemandangan dan panorama yang begitu Indah sedangkan dibawahnya terlihat  air terjun  Granit  seperti kapas  semakin indahnya perjalanan bagi traveller alam  Sabtu (7/8/2021)

Salah satu lokasi yang terbuka dan sering dikunjungi wisatawan itu adalah Camp Granit yang memiliki luas sekitar 23 hektar. Granit sesuai namanya, dulu adalah tempat penambangan batu granit. Tapi setelah lokasi ini menjadi kawasan Taman Nasional, nama Camp Granit tetap dipakai. Camp Granit sendiri berada di wilayah kerja Resort Talang Lakat, Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II Belilas, Inhu Riau.

Ditambahkan Fifin,  dalam mengelola kawasan akan ada selalu upaya pengamanan dari illegal logging. Pembalakan liar itu dieliminasi sebesar mungkin sehinggamasyarakat dengan kesadarannya tidak melakukan tindakan melanggar hukum yang bisa merusak ekosistem di TNBT." kata Fifin.

Disamping perburuan liar juga masih ada dengan ditemukan jerat-jerat yang dipasang saat patroli, dan itu harus dieliminir sebisa mungkin sehingga tidak terjadi lagi. Petugas juga mengajak masyarakat bekerjasama menjaga kawasan di TNBT.

"Mereka yang yang mengetahui orang-orang yang keluar masuk dalam kawasan dan tetap menjalin kerjasama dalam menjaga kawasan dan kelestarian ekosistem dan satwa yang ada di dalam kawasan ini," harap Fifin.

Di areal lokasi sekitar air terjun Granit ini juga bisa digunakan untuk perkemahan. Terdapat fasilitas seperti kolam, WC. Tempat ini tetap memberikan sensasi nikmatnya wisata alam. Kesejukkan air dari air terjun dan bagusnya pemandangan bisa menenangkan pikiran anda, Sabtu (7/8/2021)

Fifin juga mengatakan Panorama sekitar Air terjun  granit akan menambah keindahan yang berbeda ke tempat ini. Wisatawan lokal dan asing juga mendapatkan kesempatan itu. Untuk tour dengan pemandangan unik tempat ini sebagai latar belakang," kata Fifin.

Ekspedisi sebanyak 45 orang dari anggota PWI Riau dan juga perwakilan dari PWI Kabupaten/kota yang ada dengan agenda selama tiga hari dua malam di TNBT dan TNTN, kata Ketua PWI Riau Zulmasyah Sekedang.

”Tujuan ekspedisi ini mengambil peran wartawan terhadap lingkungan dengan membuat tulisan tentang TNBT dan TNT, maka kita beri kesempatan kepada teman-teman untuk eksplor selama ekspedisi,  mulai dari ngecamp di Camp Granit, jelajah rimba sampai ke Bukit Lancang di TNBT,” kata Zulmansyah Sekedang.

Tulisan dan foto yang dihasilkan wartawan dari ekspedisi ini dan sudah terbit di media masing-masing ini nanti akan dibukukan.’ Sebagai jurnalis inilah yang bisa kami lakukan dalam rangka turut peduli lingkungan,” ungkap Zulmansyah (Jonathan Surbakti)

Editor: 1

Pesona Air Terjun Granitinhu
Berita Terkait
  • Selasa, 21 Sep 2021 16:22

    Pengadilan Negeri Rohil Vonis Jhon Fiter Siahaan Enam Tahun Penjara

    ROKAN HILIR- Sidang Perkara Jhon Piter Siahaan Selasa (21/9/2021)  Pengadilan Negeri Rokan Hilir ( PN Rohil ),  akhinya meutuskan terdaka  6 tahun Penjara dan Denda 1 Miliar.  Sida

  • Senin, 20 Sep 2021 11:41

    Wadanyon Brimob B Pelopor Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2021

    UJUNGTANJUNG- Wakil Komandan  (Wadanyon) Batalion B Pelopor Sat Brimob Polda Riau, AKP. Petrus Simamora menhadiri  pelaksanaan Apel Gelar gelar pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning Tahun 2

  • Senin, 20 Sep 2021 11:31

    Kapolres Rohil Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2021

    Ujung Tanjung -Kapolres Rokan Hilir AKBP Nurhadi Ismanto SH SIK pimpin apel gelar pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning Tahun 2021 yang berlangsung di halaman Mapolres Rokan Hilir. Senin 20 September

  • Sabtu, 18 Sep 2021 16:35

    Temu Media SKK Migas – PHR WK Rokan Hadirkan Dahlan Iskan

    PEKANBARU- Kegiatan Temu Media Virtual SKK Migas, PT Pertamina Hulu Rokan Wilayah Kerja Rokan (PHR WK Rokan) terasa istimewa dengan kehadiran Dahlan Iskan. Tokoh pers nasional yang juga mantan Menteri

  • Jumat, 17 Sep 2021 09:29

    Jumat Peduli PWI - Polisi Santuni Wartawan dan Korban Kebakaran

    DUMAI-Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Dumai bersama Polres Dumai menggelar Jumat Peduli melalui kegiatan  dengan bhakti sosial berbagi sembako Wartawan dan keluarga Wartawan dan  Kor

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2021 spiritriau.com. All Rights Reserved.