Kamis, 28 Mei 2020
Iklan Prodek
  • Home
  • Sosial
  • Kisah Perantau Nekat ke Pelalawan, Setelah 3 Tahun Sudah Bisa Beli Tapak Rumah

Sosial

Kisah Perantau Nekat ke Pelalawan, Setelah 3 Tahun Sudah Bisa Beli Tapak Rumah

Laporan: Febri. S
admin
Minggu, 17 Mei 2020 02:19
PELALAWAN -Awal tahun 2017 lalu, adalah tahun yang kelam bagi kehidupan Teguh (50) ketika menginjakkan kakinya, bersama istri dan buah hati di Kelurahan Sorek Satu, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan.

Pasalnya, ketika memutuskan merantau ke Riau, meninggalkan kampung halaman, tepatnya, Oki Sumatera Selatan (Sumsel) sama sekali tidak memiliki modal. Hanya bermodal nekat, begitulah kira-kira.

Tekad Mas Teguh, begitu dirinya, dipanggil memutuskan meninggalkan kampung halamannya, adalah, untuk mengubah kehidupan yang lebih layak. Tidak terbayang olehnya, adakah orang yang berbaik hati, nantinya, bisa menampung dirinya, minimal untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari keluarganya.

Ditengah kondisi yang tidak menentu, terus membahayangi. Sehingga akhirnya, Mas Teguh membulatkan diri merantau jauh. Berangkat dari Oki, Sumsel, hanya berbekal penanak nasi berupa 'rice coker' dan hanya berbekal ongkos transportasi untuk sampai di Sorek Satu, Kecamatan Pangkalan Kuras.

Begitu sampai di Sorek Satu, pikiran Mas Teguh, betul-betul bercampur aduk. Campur aduk lantaran tidak memiliki modal untuk bertahan hidup, apalagi daerah yang dikunjungi, masih meraba-raba.

Hanya saja, bapak dua anak ini tetap tenang dan tidak hilang akal. Didalam hatinya, dimana ada kemauan disitu pasti ada jalan. Hingga akhirnya, ia memberanikan diri untuk berkenalan dengan salah seorang di Sorek Satu bernama Mas Giman.

Perkenalan dengan Mas Giman tersebut, membuka jalan hidup baru bagi dirinya, dimana Mas Giman memperkenalkan dirinya pula dengan Bhabinkamtibnas Keluharan Sorek Satu, Bripka Alamsah.

Singkat cerita, Bripka Alamsah, mempasilitasi Mas Teguh, untuk mencari lahan kosong milik warga setempat, di Sorek Satu dijadikan sebagai lahan pertanian. 

Tidak itu saja, Bripka Alamsa menjembatani Ke Baznas Kabupaten Pelalawan mencarikan sedikit modal, hingga akhirnya, Mas Teguh mendapatkan bantuan berupa alat-alat pertanian dan bibit jagung, kala itu.

Siapa sangka, sekarang setelah tiga tahun sudah, Mas Teguh membudi dayakan tanaman jagung, diatas tiga bidang tanah mampu menyekolahkan anaknya, sampai ke bangku SMA. Bahkan ia, saat ini sudah bisa membeli tapak rumah dan sepeda motor.

Mas Teguh saat ini, sudah ber-KTP Kabupaten Pelalawan, mengaku dari tiga bidang budi daya jagung tersebut, mampu menghasilkan keuntungan bersih untuk setiap bidang sekali panen Rp 4 juta. Bahkan sejak tahun 2017 sampai sekarang sudah 6 kali dilakukan pemanen.

"Untuk satu bidang, hanya menghabiskan modal Rp 1 juta dan keuntungan bersih sampai panen masing-masing bidang Rp 4 juta," paparnya, ketika Bhabinkamtibnas Keluharan Sorek Satu, Bripka Alamsah, menyempatkan diri meninjau budidaya pertanian Mas Teguh, Sabtu (16/5/2020).***
Sosial
Berita Terkait
  • Rabu, 27 Mei 2020 13:09

    Empat Kali Beraksi, Komplotan Curas Di Bangko Dibekuk Polisi

    BAGANSIAPIAPI - Unit Reskrim Kepolisian Sektor Bangko Polres Rohil berhasil membekuk pelaku curas RI, EN dan RD yang telah melakukan aksi curas di 4 TKP diwilayah Lubuk Bangko Rohil, Senin (25/5).Menu

  • Selasa, 26 Mei 2020 18:25

    Putus Mata Rantai Covid-19, Polsek Tanah Putih Lakukan Penyekatan di Pos Check Point

    UJUNGTANJUNG-Dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19 dan tingkatkan KRYD, Polsek Tanah Putih Kompol Y E Bambang D SH bersama jajaran laksanakan kegiatan Penyekatan di Pos Check Point Ops Ketupat Lanc

  • Selasa, 26 Mei 2020 09:40

    Sambut New Normal, TNI-Polri Lakukan Pendisiplinan Protokol Kesehatan di 1.800 Titik

    JAKARTA - TNI dan Polri akan menggelar pendisiplinan protokol kesehatan untuk menyongsong kehidupan normal yang baru (new normal) di tengah pandemi Covid-19. Kegiatan pendisiplinan digelar serent

  • Senin, 25 Mei 2020 08:32

    HMI Cabang Dumai : Surat Terbuka untuk Walikota Dumai

    Kecewa terhadap kinerja pemko dumai yang belum memaksimal Himpunan Mahasiswa Islam keluarkan Surat Terbuka kepada Walikota Dumai pada hari Sabtu (23/05/2020) pagi. Surat ini sebagai bentuk kekecewaan

  • Jumat, 22 Mei 2020 20:02

    Aksi Polisi Bantu Warga Kurang Mampu di Tengah Wabah Corona

    UJUNGTANJUNG-Lihat Aksi Polisi turun tangan dalam membantu warga yang kurang mampu untuk menghadapi dampak virus corona di Rokan Hilir. Caranya dengan memberikan bantuan uang tunai langsung kepada War

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 spiritriau.com. All Rights Reserved.