Rabu, 22 Sep 2021
SMSI
  • Home
  • Sosial
  • Kampar Terapkan PPKM Level 3 hingga 6 Agustus 2021, Ini Aturan yang Wajib Diketahui, Apa Saja?

Kampar Terapkan PPKM Level 3 hingga 6 Agustus 2021, Ini Aturan yang Wajib Diketahui, Apa Saja?

Admin
Rabu, 28 Jul 2021 13:50
pekanbaru.tribunnews.com

BANGKINANG - Kabupaten Kampar Riau menerapkan PPKM level 3 sejak Senin (26/7/2021) lalu. Aturan apa saja yang wajib diketahui?

Penerapan PPKM Level 3 di Kabupaten Kampar ditetapkan dalam Rapat Evaluasi Satuan Tugas Penanggulangan Covid-19 Kampar di Lantai III Kantor Bupati Kampar, Selasa (27/7/2021).

Rapat dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kampar, Yusri yang juga Wakil Ketua Satgas.

Berdasarkan data Satgas hingga Senin, 26 Juli 2021, kasus aktif Covid-19 Kampar sebanyak 606 pasien.

Tersebar di beberapa kecamatan. Terdiri dari 189 pasien di rumah sakit dan 417 pasien menjalani isolasi mandiri.

Di hari yang sama terjadi penambahan jumlah terkonfirmasi positif sebanyak 74 orang.

Pasien dinyatakan sembuh sebanyak 61 orang dan meninggal 2 orang.

Kasus kumulatif sudah mencapai 6.102 orang.

Sehari sebelumnya, Minggu (25/7/2021) atau hari terakhir PPKM, terdapat penambahan 64 kasus.

Jumlah kumulatif sembuh sebanyak 5.194 orang dan meninggal 241 orang.

Status level ini sejurus dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). PPKM Level 3 mengacu pada Peraturan Dalam Nrgeri Nomor 26 Tahun 2021.

Diperkuat lagi dengan Surat Edaran Gubernur Riau mengenai optimalisasi posko Satgas kabupaten, kecamatan sampai desa/kelurahan selama PPKM Level 3.

Status Level 3 ini berlaku hingga 6 Agustus 2021.

"Kegiatan belajar mengajar dilakukan secara online," tegas Yusri dalam rapat itu.

Ia mengatakan, selama PPKM Level 3 aktivitas perkantoran maksimal 70 persen dan adanya pembatasan jam operasional.

Di rumah makan dan kafe skala kecil hanya dapat melayani 25 persen pengunjung dari kapasitas yang dimiliki.

Sedangkan skala besar tidak dapat melayani makan di tempat hanya boleh dibawa pulang atau sistem take away.

Yusri melanjutkan untuk aktivitas di ruang publik.

"Objek wisata, kegiatan kesenian dan pertandingan olahraga ditutup sementara," ujar Yusri.

Selain itu, jumlah penumpang transportasi umum dibatasi 70 persen dari kapasitas serta harus memiliki kartu vaksin minimal dosis pertama dan hasil tes PCR paling lama dua hari terakhir (H-2).


Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2021 spiritriau.com. All Rights Reserved.