Rabu, 22 Sep 2021
SMSI
  • Home
  • Sosial
  • Cerita 8 Hari tak Ngator, Ternyata Bupati Zukri Kelilingi Desa di Perairan Pelalawan

Cerita 8 Hari tak Ngator, Ternyata Bupati Zukri Kelilingi Desa di Perairan Pelalawan

Laporan: Febri S
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Minggu, 12 Sep 2021 16:04
Bupati H Zukri saat tinjau kondisi desa-desa di perairan
PELALAWAN- Bupati Pelalawan H Zukri melakukan kunjungan kerja (Kunker) spaktakuler berkeliling mengunjungi desa-desa di perairan seperti dikecamatan Kuala Kampar dan kecamatan Teluk Meranti. Selama Kungker bupati memboyong sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup Pemda Pelalawan.

Tak tanggung-tanggung Kungker spaktakuler ini berlangsung delapan hari berturut-turut 'nonstop' tanpa henti yang dimulai sejak Jumat 3 September berakhir dengan Sabtu 11 September 2021.

Melakukan kunjungan kerja didaerah sulit, dibutuhkan stamina kuat. Apalagi, mengunjungi desa-desa di daerah perainan tidak lah gampang. Akses yang menghubungkan antar desa misalnya, hanya bisa dilewati kenderaan roda dua.

Jangan harap jalan yang dilewati mulus seperti di perkotaan. Berlumpur, banyak berlubang, disana-sini. Harus punya keahlian khusus. Memacu 'adrenalin' menunggangi sepeda motor. Tak jarang ada diantara salah satu rombongan terjungkal, terduduk menciumi lumpur.

Selain harus memiliki stamina kuat. Kunker 'nonstop' bupati Zukri sesungguhnya, didorong faktor tulus ikhlas membangun Kabupaten Pelalawan. Hal ini seiring dengan janji politik dia, sewaktu kampanye pada Pilkada beberapa waktu lalu.

Beberapa kepala OPD yang sempat diminta tanggapannya, mengaku senang terlibat mendampingi Kunker bupati Pelalawan di desa-desa perairan. Dengan kunjungan ini, mereka tahu persis persoalan dan kebutuhan masyarakat didesa.

Seperti yang disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Awaludin, ST. "Kegiatan Kunker ini sangat positif sekali, kita langsung dapatkan apa-apa yang dibutuhkan masyarakat khususnya infrastruktur," terang Awaludin, Minggu (12/9/2021).

Khususnya, dikecamatan Kuala Kampar yang menjadi perhatian serius kata Awaludin adalah masalah jalan poros yang menghubungkan antar desa, begitu juga tanggul penahan air untuk menjaga persawanan serta pintu air.

"Memang kondisi jalan poros harus mendapat perhatian, ini menyangkut mobilisasi hasil pertanian, namun terparah adalah jalan poros di Sungai Upih satu tahun kedepan harus dieksekusi, itu sepajang 24 kilo meter, minimal penimbunan," paparnya.

Sementara itu, di Kecamatan Teluk Meranti tambah Awaludin adalah jalan poros lintas Bono, begitu juga jalan-jalan dari desa menuju pelabuhan, termasuk juga pembangunan minimal dermaga untuk masyarakat.

Sementara itu Kadiskes Pelalawan Asril, M.Kes terlibat pada kunjungan bupati mengelilingi desa-desa di perairan adalah sebuah kunjungan spaktakuler. Lantaran memang disitu kata Asril dirinya, langsung bisa melihat kelokasi tidak hanya menerima laporan-laporan semata.

Misalnya, berbicara masalah fasilitas kesehatan, dirinya, mengetahui langsung apa betul yang dibutuhkan masyarakat. Tenaganya, gimana alat-alat kesehatan seperti apa. Sehingga dapatlah kesimpulan disesuaikan dengan sekala prioritas.

"Jika misalnya, fasilitas masih bagus ataupun tenaga kesehatan masih lengkap bisa diarahkan ke bidang lain. Intinya, terobosan seperti adalah terobosan pemimpin yang sangat bagus sekali," ungkapnya.

Dibidang kesehatan bupati dan rombongan kata Asril melihat fasilitas kesehatan. Misalnya, progress pembangunan Puskesmas rawat inap di Kecamatan Teluk Meranti. Puskesmas Teluk Meranti ini kata dia berjalan sesuai progres.

Secara umum, kata dia yang mesti dieksekusi cepat, seperti Puskesdes di desa Labuhan Bilik lantaran terbakar pada tahun 2019 dan ini mesti menjadi skala prioritas. Begitu juga Puskesdes Sungai Emas perlu direhap Puskesdes Sei Upih tepatnya disusun tiga dan Puskesdes di Sokoi.

Sejumlah kepala OPD yang lain juga menyampaikan Kungker selama delapan hari nonstop adalah menyenangkan. Seperti dikatakan Plt Kadistan dan Holtikultura Budi Surlani. Dengan kunjungan ini, dirinya mengetahui spesifik persoalan dibidang pertanian apa yang dibutuhkan masyarakat.***
BlusukanBupati Zukri
Berita Terkait
komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2021 spiritriau.com. All Rights Reserved.