Selasa, 11 Mei 2021
SMSI
  • Home
  • Politik
  • Pakar LIPI Sebut Koalisi Partai Islam Bisa Ubah Konstruksi Politik

Pakar LIPI Sebut Koalisi Partai Islam Bisa Ubah Konstruksi Politik

Admin
Sabtu, 17 Apr 2021 16:53
merdeka.com

Pakar politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Prof Siti Zuhro, menilai poros partai Islam bersatu bisa menjadi kekuatan politik. Koalisi ini bisa mengubah konstruksi politik di Indonesia.

"Kalau partai-partai Islam atau parpol-parpol yang bersentuhan dengan aspirasi umat Islam bisa benar-bener bersatu, maka ini akan menjadi kekuatan riil yang bisa mengubah konstruksi politik di Indonesia," kata Siti, Minggu (17/4).

Namun, lanjut Siti, syarat utamanya para elit politik harus punya perspektif sama dalam menyatukan kekuatan parpol Islam. Mereka juga mesti punya tujuan membenahi masalah krusial keumatan dan kebangsaan, bukan untuk kepentingan politik semata.

"Tujuan ini yang harus jelas dan tegas sejak awal, sehingga kesepakatan antarelite di parpol-parpol Islam bisa dicapai bersama," ucapnya.

Menurutnya, para elite harus mampu menurunkan egonya, serta menyatukan kesamaan-kesamaan yang ada untuk bisa menjadi kekuatan poros partai Islam tersendiri.

"Intinya mereka mampu menekan ego sektoralnya dan mengesampingkan kepentingan diri dan kelompok kecilnya untuk kepentingan yang lebih luas yaitu memajukan bangsa dan negara," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengusulkan partai-partai Islam membentuk koalisi. Hal itu melihat pertemuan PKS dan PPP.

Yusril menilai partai Islam bisa melebur menjadi satu kekuatan. "Partai-partai Islam bisa saja tampil dengan satu partai koalisi dalam pemilu, katakanlah misalnya diberi nama Partai Koalisi Islam yang terdiri atas beberapa partai Islam peserta Pemilu. Tanda gambar peserta pemilunya terdiri atas beberapa partai Islam yang bergabung dalam koalisi itu," ujar Yusril dalam keterangannya, Kamis (15/4). 

Sumber: merdeka.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2021 spiritriau.com. All Rights Reserved.