Rabu, 25 Nov 2020
SMSI
  • Home
  • Peristiwa
  • Siagakan 150 Personil, Kapolres Rohil : Unras Aliansi Mahasiswa Rokan Hilir Kondusif

Siagakan 150 Personil, Kapolres Rohil : Unras Aliansi Mahasiswa Rokan Hilir Kondusif

Laporan:Jonathan surbakti
Admin
Selasa, 27 Okt 2020 15:20
ROKANHILIR - Aksi unjuk rasa oleh Aliansi Mahasiswa Rokan Hilir yang tergabung dalam Gerakan Rokan Hilir Menggugat pada hari Selasa tanggal 27 Okt 2020 di depan Mess Pemda  Bagansiapiapi Kecamatan Bangko Rohil berlangsung kondusif.

Kapolres Rokan Hilir AKBP Nurhadi Ismanto SH SIK mengatakan, dalam unjuk rasa ini, pihaknya menurunkan 150 personil dalam pengamanan.

"Alhamdulillah semua berjalan kondusif," ungkapnya.

Diuraikan Kapolres, Aliansi Mahasiswa Rohil yang tergabung dalam Gerakan Rokan Hilir Menggugat yang melaksanakan aksi unjuk rasa ke Mess Pemda Kabupaten Rohil berjumlah 40 orang dengan titik kumpul di Pujasera  jalan Pulau Baru Bagansiapiapi Kecamatan Bangko dengan membawa alat peraga berupa Mobil Komando, Pengeras Suara, Spanduk dan Selebaran.

"Massa berkumpul di Pujasera jalan Pulau Baru, pada pkl 09.00 Wib, selanjutnya massa bergerak konvoi dgn menggunakan 1 (satu) unit Mobil Pick Up Daihatsu Grand Max BM 9017 PD dan kendaraan R2 sebyk 20 Unit," terangnya.

Lanjutnya, dalam aksi ini, koordinator aksi adalah Syaiful Anwar  (dari Abdulrab), Daruli (Ar Rido), Riki Dermawan ( Ar Rido), Rio Fadillah (HIMAPPI)

Ditambahkannya, Tuntutan dalam aksi unras adalah agar Pemda Rohil melalui Bag Kesra segera merealisasikan beasiswa Thn 2020 yang bersumber dari dana hibah APBD meskipun mahasiswa telah mendapatkan beasiswa dari Baznas, Rohil.

Disampaikannya, setelah massa berorasi di depan Mess Pemda Rohil, massa diterima oleh Asisten I Ferri H. Parya dengan menyampaikan bahwa sebelumnya pada hari Senin tgl 26 Okt 2020 sekira pkl 15.00 wib bertempat di kantor Bupati Rohil telah dilakukan mediasi yang dihadiri oleh Pemda Rohil, Polres Rohil, Baznas Rohil dan Syaiful Anwar beserta 11 orang perwakilan mahasiswa.

Dalam pertemuan tersebut telah disampaikan alasan dari Kesra Rohil untuk tidak mengeluarkan beasiswa dari anggaran Kesra dan dalam kesempatan tersebut telah didengar alasan dari Baznas Rohil dalam mengeluarkan bantuan untuk mahasiswa sehingga aksi hari ini tidak perlu terjadi.

Dalam kesempatan itu, Kabag Ops Polres Rohil menghimbau agar dalam pelaks aksi unras mematuhi protokol kesehatan covid 19 dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum

Selanjutnya Koordinator aksi menyerahkan tuntutan secara tertulis yang berisikan atl :
a. Kami gerakan mahasiswa Rohil menggugat keras stigma apabila mendapatkan bantuan beasiswa Kesra yg bersumber dr APBD Rohil tdk blh mendapatkan bantuan pendidikan dr lembaga Bazans.
b. Meminta Kab. Rohil meluluskan nama-nama mahasiswa Kab. Rohil yg dianggarkan melalui APBD dari pihak Kesra.
c. Meminta pimpinan Komisioner Baznas Rohil segera merealisasikan bantuan pendidikan mahasiswa kurang mampu paling lama 1 minggu teritung mulai hari ini.
d. Meminta transparansi Baznas dan Kesra mengenai anggaran yg dikelolanya dan laporan pertanggung jawabannnya utk Thn 2020.
e. Menuntut pernyataan sikap/kesepakatan pihak mahasiswa dan pihak Baznas yg tlh disepakati pada tgl 6 Okt 2020 yg lalu.

8. Kuat Personil dlm pelaks pam aksi unras berjlh 150 org yg terdiri dari Polres dan gabungan Polsek sebyk 100 org, Brimob Detasemen B Manggala Junction 15 Pers, TNI 15 Pers dan Satpol PP 20 pers yg dipimpin oleh Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto, SH., SIK. (rilis)
Editor: 1

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2020 spiritriau.com. All Rights Reserved.