Kamis, 02 Apr 2020
Iklan Prodek
  • Home
  • Peristiwa
  • KADISKES RIAU : Benar Satu Warga Positif Corona di Riau, Dirawat di RSUD Arifin Achmad

KADISKES RIAU : Benar Satu Warga Positif Corona di Riau, Dirawat di RSUD Arifin Achmad

admin
Rabu, 18 Mar 2020 19:44
Tribunpekanbaru.com

PEKANBARU -Menyikapi pernyataan Juru Bicara (Jubir) pemerintah untuk penanganan virus corona (Covid-19), Achmad Yurianto yang mengungkap ada satu warga Riau positif corona, Pemprov Riau langsung menggelar press komprence, Rabu (18/3/2020).

Kepala Dinas Kesehahatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir yang memimpin langsung komperensi pers yang berlangsung di Kantor Dinas Kesehatan Riau, Jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru.

"Kami sudah mendapatkan informasi tersebut, bahwa benar di Riau ada satu orang yang positif corona virus.

Saat ini pasien dirawat di RSUD Arifin Ahmad," kata Mimi.

Sebelumnya, Juru Bicara (Jubir) pemerintah untuk penanganan virus corona atau Covid-19, Achmad Yurianto mengungkap perkembangan terbaru masyarakat yang terinfeksi virus corona di Indonesia.

Hingga Rabu (18/3/2020) tercatat ada 227 Orang positif ter-infeksi virus corona.

Dari jumlah tersebut dilaporkan ada 11 orang yang sembuh dan 19 orang meninggal dunia.

Ada penambahan sebanyak 55 kasus positif.

Dari 55 kasus positif corona tersebut disebutkan diantaranya ada satu orang dari Riau.

1 Warga Riau Positif Corona atau Covid-19

 Juru Bicara Pemerintah menyebutkan 1 warga Riau positif corona, sementara itu ManajemenRSUD Arifin Achmad Riau tiadakan jam besuk pasien.

Sebagai langkah antisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19, manajemen Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Arifin Achmadmemberlakukan aturan dengan mentiadakan jam besuk pasien.

Ini dilakukan menghindari adanya kerumuman masyarakat di Rumah Sakit.

Kebijakan ini sudah mulai diberlakukan sejak Selasa (17/3/2020), namun penerapan aturan ini diberlakukan secara bertahap dan Rabu (18/3/2020), jumlah pengunjung sudah tidak ada lagi.

"Jadi kami ingin edukasi masyarakat dan lakukan sosialisasi dengan cara perlahan-lahan tidak prontal, dan hari ini sudah sepi pengunjung," ujar Dirut RSUD Arifin AchmadNuzelly Husnedi kepada Tribunpekanbaru.com Rabu.

Menurut Nuzelly, selain pengunjung juga yang beraktivitas lainnya di Rumah Sakit saat ini dibatasi, sehingga terpantau aktivitas di sana dan bila pun ada virus yang menyebar bisa diantisipasi dengan tidak adanya keramaian.

"Biasanya kan keluarga yang menunggu pasien operasi itu bisa sampai puluhan, sekarang Alhamdulillah sudah sepi dan masyarakat juga paham dengan kebijakan yang dilakukan untuk keselamatan bersama," ujarnya.

Selain meniadakan jam besuk,RSUD Arifin Achmad juga menerapkan hanya diperbolehkan satu penunggu bagi satu pasien, dengan demikian tidak ada penumpukan juga di ruang rawat inap.

"Sekarang kondisinya lebih tertata dan bisa dipantau aktivitas masyarakat dan petugas juga bekerja lebih mudah dan terukur," ujar Nuzelly.

Karena bagaimanapun juga sebagai Rumah Sakit pusat rujukan dan akan menjadi pusat rujukan bagi pasien Covid-19 nanti,RSUD Arifin Achmad menurut Nuzelly meski menerapkan kedisiplinan sebagai upaya pencegahan.

Sebagaimana diketahui saat ini diRSUD Arifin Achmad sendiri sudah disiapkan empat tempat tidur untuk pasien Covid-19 dan bila dibutuhkan untuk penambahan tempat tidur maka akan dilakukan.

1 Warga Riau Positif Corona

Juru Bicara (Jubir) pemerintah untuk penanganan virus corona (Covid-19), Achmad Yurianto mengungkap perkembangan tersebut masyarakat indonesia yang terinfeksi virus corona.

Penjelasan Juru Bicara Pemerintah tersebut, hingga Rabu (18/3/2020) tercatat ada 227 Orang positif ter-infeksi virus corona.

Dari jumlah tersebut dilaporkan ada 11 orang yang sembuh dan 19 orang meninggal dunia.

Ada penambahan sebanyak 55 kasus positif.

Juru Bicara Pemerintah tersebut menjelaskan, dari 55 kasus positif corona tersebut disebutkan diantaranya ada satu warga dari Riau.    

9 Pasien Suspect Virus Corona di Riau sudah Pulang

Jumlah Pasien Suspect Virus Corona di Riau yang saat ini masih dirawat di rumah sakit masih ada delapan orang.

Sebelumnya ada 17 Pasien Suspect Virus Corona di Riau yang sempat menjalani observasi di ruang isolasi di sejumlah rumah sakit di Riau.


Dari 17 pasien tersebut, sembilan pasien dinyatakan negatif virus Virus Corona berdasarkan hasil uji sampel yang dilakukan oleh tim dari Litbangkes, Kementrian Kesehatan di Jakarta.

"Belum ada perubahan, masih 17 ( Pasien Suspect Virus Corona di Riau ), sembilan dinyatakan negatif. Masih ada delapan lagi yang dirawat, hasilnya kita belum tau karena masih menunggu hasil uji dari Litbangkes Jakarta," kata Gubernur Riau, Syamsuar, Rabu (18/3/2020).

"Sembilan orang yang negatif itu sudah pulang semua tapi tetap dalam pemantuan kita," imbuhnya.

Sedangkan delapan pasien lagi hingga saat ini masih menjalani isolasi di sejumlah rumah sakit milik pemerintah dan rumah swasta di Pekanbaru dan ada beberapa yang di RSUD kabupaten kota.Delapan pasien ini masih tetap diisolasi hingga hasil uji sampel dari Litbangkes, Kemenkes di Jakarta sudah keluar.

Sebab hingga saat ini Pemprov Riau memang masih bergantung dengan Litbangkes di Jakarta untuk pengujian sampel Pasien Suspect Virus Corona di Riau.

"Sekarang kami sedang mempersiapkan Labor, karena itu kita anggap paling penting. Karena sekarang ini kan seluruh pemeriksaan itu dikirim ke Jakarta semua," katanya.

Akibat tidak tersedianya Labor di Riau proses uji sampel tersebut memakan waktu yang lama.

Sebab sampel yang dikirim ke Litbangkes tidak hanya sampel dari Riau, namun dari seluruh daerah di Indonesia terpusat di Litbangkes.

"Makanya sekarang kita sedang melakukan penjajajakan untuk bekerja sama dengan perguruan tinggi di Riau. Supaya Labor kita diakui ini sangat membantu mempercepat pengujian sampel virus Virus Corona," ujarnya.

Editor: 1

Sumber: Tribunpekanbaru.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2020 spiritriau.com. All Rights Reserved.