Rabu, 28 Okt 2020
SMSI
  • Home
  • Peristiwa
  • Diduga Tercemar Limbah Air PT.CPI Puluhan Ribu Budidaya Ikan dalam Kerambah Mati di Teluk Mega

Peristiwa

Diduga Tercemar Limbah Air PT.CPI Puluhan Ribu Budidaya Ikan dalam Kerambah Mati di Teluk Mega

Laporan: Jonathan Surbakti
Admin
Senin, 12 Okt 2020 12:25
(Istimewa)
Tampak terlihat ikan mati di kerambah budidaya miliknya Alang Ijeh di Kepenghuluan Teluk Mega Rokan Hilir
ROKAN HILIR- Lebih kurang 50.000 ribu bibit ikan milik warga Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Ulak Ajo Jatuh , Kepenghuluan Teluk Mega Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir , diduga mati tercemar oleh limbah air pengelolaan PT.Cevron Pasifik Indonesia (CPI) yang dibuang ke aliran Sungai Rokan .

Usaha warga kelompok budidaya ikan kerambah yang dipelihara di pinggiran aliran sungai Rokan ini terdiri dari jenis Ikan Baung ,Nila ,Ikan Mas , Lele, diduga mendadak mati akibat air sungai Rokan tercemar oleh limbah air PT.Cevron Pasifik Indonesia .

"Kejadian matinya ikan-ikan dalam kolam kerambah pertama kali diketahui sejak bulan Juli, hingga bulan Agustus dan paling banyak mati pada bulan September 2020,
" Awalnya saya melihat banyak ikan yang terapung di dalam kolam kerambah saya ," kata Alang Ijeh selaku ketua Pokdakan Ulak Ajo Jatuh kepada awak media di Tekuk Mega, 12 September 2020

Mengetahui hal itu dirinya segera berupaya menyelamatkan ikan-ikan itu, namun hanya sedikit yang bisa diselamatkan." Ujarnya .

Ia menduga aliran air sungai Rokan yang digunakan untuk budidaya ikan kerambah telah tercemar oleh limbah air PT. Chevron yang di buang ke Sungai Rokan, saat melihat kejadian matinya ikan di kerambah itu , hal ini karena dirinya melihat kondisi di atas air sungai ada minyak mentah kotor yang terapung di atas kerambah miliknya ." Ujarnya sambil memperlihatkan sample air yang di simpannya dalam botol air mineral Aqua .

Diceritakannya setelah kejadian itu dirinya sudah memberitahukan kejadian itu kepada pihak PT. Chevron dan pihak PT.Chevron sudah pernah turun kelokasi untuk melakukan verifikasi dilokasi kerambah , namun sampai berita ini di turunkan dirinya belum ada mendapat keterangan dan informasi dari pihak PT Chevron.

" Anehnya sampai hari ini pak , belum ada jawaban dari pihak PT. Chevron terkait kejadian itu , saya sudah dirugikan " Ujarnya dengan nada sedih

Terhadap kejadian itu , Alang Ijeh mengharapkan Pihak PT Chevron dan Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dan pihak terkait bisa menindaklanjuti kasus dugaan pencemaran ini , " Harapnya

" Akibat kejadian ini, saya merasa takut dan was was apabila kejadian ini terulang lagi , saya sebagai Petani Kerambah di Sungai Rokan takut menderita kerugian yang sangat besar karena dari 18 keramba dari beberapa jenis ikan yang saya budidaya bisa mati karena limbah yang saya duga dari air Limbah PT. Chevron yang dibuang ke sungai Rokan tepatnya di hulu lokasi kerambah milik saya ." Ujarnya.

Ditempat terpisah,Communication Corporate Affair PT CPI Yulia Rintawati,ketika dikonfirmasi sebelumnya mengatakan, bahwa permasalahan tersebut masih ditanyakan di team terkaitnya,"Masih ditanyakan di team terkait mas," kata Yulia Rintawati singkat melalui pesan watshapnya(jon)
Editor: 1

Limbah PT CPI Rokan HilirPeristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 28 Okt 2020 07:45

    Polsek Kubu Amankan Pemuda Ini Kedapatan Simpan Sabu

    KUBU-Seorang pemuda asal Pulau Halang Hulu Kecamatan Kubu Babussalam Kabupaten Rokan Hilir berinisial M Lubis Alias Ulim Bin Samsul Bahari Lubis (18) terpaksa diamankan Satuan Reserse Reskrim Polsek K

  • Selasa, 27 Okt 2020 17:45

    Ditolak Untuk Mendapatkan Bea Siswa Ganda, Sejumlah Mahasiswa di Rohil Demo

    ROKANHILIR - Aliansi Mahasiswa Rokan Hilir yang tergabung dalam Gerakan Rokan Hilir Menggugat pada hari Selasa tanggal 27 Okt 2020 di depan Mess Pemda Bagansiapiapi Kecamatan Bangko Rohil menggelar de

  • Senin, 26 Okt 2020 12:13

    Polsek Tanah Putih Tanjung Melawan Hadiri Rakor Penanganan Covid-19

    TANJUNG MELAWAN-Polsek Tanah Putih Tanjung Melawan (TPTM)  menghadiri rapat koordinasi (Rakor) penanganan Covid-19 di Kecamatan TPTM. Rapat tersebut digelar di kantor Camat TPTM Jl. Tugu Kepen

  • Minggu, 25 Okt 2020 20:43

    Sekretaris SMSI Riau Wafat, Gubernur Syamsuar Sampaikan Duka Mendalam

    PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Drs H Syamsuar MSi menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Mohammad Moralis, Sekretaris Serikat Media Siber (SMSI) Provinsi Riau.‘’Semoga sahabat kita, almarhum

  • Minggu, 25 Okt 2020 18:02

    Mohammad Moralis Sekretaris SMSI Riau Wafat

    PEKANBARU- Suasana duka menyelimuti keluarga besar wartawan di Riau. Sekretaris Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Propinsi Riau, Mohammad Moralis berpulang ke Rahmatullah, Ahad (25/10/20) sekitar p

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 spiritriau.com. All Rights Reserved.