Rabu, 06 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Air Sungai di Kecamatan Kemuning Inhil Membuat Ikan Mati

Air Sungai di Kecamatan Kemuning Inhil Membuat Ikan Mati

Laporan : Aditiya Prahara
admin
Rabu, 29 Jan 2020 20:32
Foto : Tampak ikan-ikan yang mati di sungai kecamatan Kemuning.
INHIL - Menyeruak kabar di media sosial Facebook melalui akun atas nama Deni Arta menyebutkan melalui postingannya bahwa air sungai di Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau berubah warna dan banyak terdapat bangkai ikan mengapung di pinggiran sungai, Senin (27/01/2020).

Menurut informasi yang beredar, air sungai berwarna kuning keruh tersebut dikarenakan limbah yang di arahkan pembuangannya ke sungai tersebut.

Akun Facebook Deni Arta tersebut diketahui adalah Kepala PDAM Unit Selensen. Ia menduga bahwa penyebab air sungai yang dulunya jernih menjadi tercemar tersebut berkemungkinan besar disebabkan oleh aktifitas dari limbah pabrik atau sisa dari pembuangan air galian.

Dampaknya tidak hanya seperti yang disebutkan pada paragraf pertama, namun juga kegiatan PDAM yang memerlukan air sungai sebagai sumber bahan baku terpaksa diberhentikan sementara.

Dalam unggahannya ia menjelaskan bahwa dampak dari dugaan tersebut dapat membuat masyarakat jatuh sakit, terlebih banyak anak-anak yang mandi dekat aliran sungai tersebut.

"Tak hanya ini, kemarin air tersebut coklat, dan kadang jadi oren. sekarang warna nya abu-abu. Khawatir anak-anak yang mandi sungai tersebut bisa terkena penyakit," paparnya dalam postingan tersebut.

Mengenai hal tersebut, awak media meminta konfirmasi kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), Tantowi Jauhari, Selasa (28/01/2020).

Saat dimintai keterangan, Ia menyebutkan bahwa dirinya sedang berada diluar daerah dan sudah mengetahui akan hal tersebut.

"Waalaikumsalam, Maaf saya lagi di luar tbh, saya udah dpt info ttg hal tsb, dari rekan wartawan juga," ujarnya melalui pesan singkat Whatsapp.

Ia juga menyebutkan bahwa pihak DLHK sudah turun tangan untuk mencari informasi dan menyelesaikan kasus tersebut.

"sdh saya minta staf utk cek dan turun lapangan, serta koordinasi dg fihak kecamatan," tutupnya. (ADP)
  
komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.