- Home
- Pendidikan
- Mahasiswa Bangkitkan Sekolah 12 Tahun Mati Suri
Mahasiswa Bangkitkan Sekolah 12 Tahun Mati Suri
Selasa, 23 Feb 2016 10:47
PURWAKARTA-Riuh suara bocah terdengar nyaring sekali dari dalam bangunan tua itu. Kali ini sepertinya mereka bukan sedang bermain. Karena di antara keriuhan itu sekali terdengar suara teguran orang dewasa, "Hei dengarkan, perhatikan! Allahumma baarik lanaa fiima razaqtanaa waqinaa adzaa ban-naar," serunya meminta anak-anak itu mengulang bacaan doa sebelum makan tersebut bersama-sama.
Ya, begitulah kehangatan yang terasa di gedung sekolah tua Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Tarbiyatul Islamiya di Kampung Babakan Kiara RT 11/04 Desa/Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, baru-baru ini. Lembaga pendidikan nonformal yang secara khusus mengajarkan ilmu-ilmu agama Islam ini kembali bangkit, setelah 12 tahun mati suri.
Kerinduan warga setempat akan adanya lembaga pendidikan yang mengajarkan keagamaan bagi keturunan mereka sudah lama dimimpikan. Namun baru kali ini mimpinya terwujud. Sebelumnya sejak 2003 lalu bangunan sekolah tersebut hanya menjadi bangunan tua yang kosong. Bahkan terkadang keberadaan bangunan sekolah usang itu diisukan dengan cerita seram untuk menakuti anak-anak mereka yang menangis.
Belakangan diketahui, kebangkitan MDTA ini tidak lepas dari peran kelompok mahasiswa dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) DR KHEZ Muttaqien Purwakarta. Mereka sedang menggelar kuliah pengabdian masyarakat (KPM) di desa terpencil yang ada di bagian selatan Kabupaten Purwakarta itu.
"Mereka (kelompok mahasiswa) ini merasa prihatin atas persoalan ini. Kemudian mereka membuat gagasan untuk membangkitkan MDTA yang sudah 12 tahun lamanya vakum ini," ujar Iwan Jamaludin (45) salah seorang tokoh masyarakat di desa tersebut.
Menurutnya membangkitkan sebuah lembaga pendidikan yang sudah belasan tahun tidak ada muridnya ini bukan hal mudah. Menumbuhkan sikap gotong royong masyarakat pun yang harus berperan aktif sangat diperlukan.
"Hingga akhirnya kami dari masyarakat dan kelompok mahasiswa itu bekerja sama dan berhasil menjadikan MDTA yang pernah berjaya tahun 70-an ini bangkit kembali," katanya. (okezone.com)
Pendidikan
Dolar Terus Menanjak Ini Saran Ekonom Riau untuk Masyarakat
PEKANBARU - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika semakin menanjak, nyaris mendekati Rp18 ribu. Masyarakat diminta tetap tenang, tak perlu gegabah apalagi panik.Demikian dikatakan Ekonom Riau Dahl
Terbongkarnya Perselingkuhan Istri dengan Sahabat Sendiri: Idham Melakukan Hal Nekad
Idham Dermawan (35), warga Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, diduga nekat mengakhiri nyawa rekannya sendiri, Agmi (35).Idham meradang setelah mengetahui adanya hubungan terlarang antara korban
Hasil Lawatan ke Prancis, Prabowo Bawa Pulang Capaian Kerja Sama Rp 61,25 T .
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air setelah kunjungan kenegaraan ke Prancis. Prabowo membawa pulang capaian kerja sama bernilai Rp 61,25 triliun.Dikutip dari keterangan Badan Komunik
Babak Baru Kasus Dugaan Penipuan Calon Jemaah Umrah, Bos Hanania Travel Ditahan Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka
Polda Metro Jaya menahan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group berinisial ASF setelah ditetapkan sebagai tersangka. Polda Metro Jaya sebelumnya menerima dua laporan terkait
Sindikat Penipuan Bermodus Batu Merah Delima Perdaya ASN Siak Ratusan Juta
SIAK- Seorang aparatur sipil negara di Kabupaten Siak bernama Zainuddin alias Atan (54) menjadi korban sindikat penipuan bermodus jual beli batu merah delima bertuah. Warga Kecamatan Mempura tersebut