Jumat, 22 Okt 2021
SMSI
  • Home
  • Opini
  • Kepemimpinan Kepala Sekolah Di Era Milenial

OPINI

Kepemimpinan Kepala Sekolah Di Era Milenial

OPINI
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 12 Jun 2021 22:14
Kepala sekolah bersama para guru pasti akan ditantang untuk melahirkan pemimpin masa depan yang mampu beradaptasi dengan perubahan di era disrupsi. Di situlah harus ada inovasi yang harus dilakukan dengan mengembangkan kreativitas dan imajinasi.

Sebagaimana diketahui sekolah merupakan lembaga atau instansi pendidikan yang berfungsi sebagai tempat kegiatan belajar yang dilakukan siswa dan kegiatan mengajar yang dilakukan oleh guru. Sekolah sebagai suatu sarana pendidikan formal dipimpin oleh seorang Kepala Sekolah.
Kepala Sekolah adalah tenaga profesional yang bertugas untuk memimpin suatu sekolah. Berdasarkan hal ini dapat dikatakan bahwa Kepala Sekolah merupakan pemimpin dan harus memiliki jiwa kepemimpinan dalam rangka menjalankan tugas dan wewenang di sekolah tempat Ia bernaung. 

Di era milenial yang ditandai dengan kemajuan teknologi sebagai perwujudan Revolusi Industri 4.0, jiwa kepemimpinan kepala sekolah sangat menentukan keberhasilan pencapaian tujuan pendidikan sekolah.

Kepemimpinan merupakan kemampuan kepala sekolah dalam menggerakkan dan mengarahkan para guru, staf dan siswa agar dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab masing-masing secara efektif dan efisien sehingga tujuan pendidikan di sekolah tersebut dapat terwujud secara maksimal.

Kepemimpinan kepala sekolah yang ideal untuk diimplementasikan di era milenial saat ini yaitu gaya kepemimpinan demokratis. Kepemimpinan kepala sekolah yang demokratis merupakan kepemimpinan yang menganggap dirinya bagian dari kelompok pelaku sekolah, guru, staf, orang tua siswa, dan masyarakat umum, dimana kepala sekolah tidak selalu membuat keputusan dan kebijakan menurut dirinya sendiri, akan tetapi melalui musyawarah mufakat dan dialog dengan asas mufakat.

Kepemimpinan kepala sekolah yang demokratis memiliki ciri-ciri sikap pemimpin yang terbuka, menerima masukan, kritik dan saran serta evaluasi dari para staf dan tenaga pendidik, serta selalu melakukan diskusi sehat dan terbuka dalam rangka mencari inovasi ataupun solusi mengenai suatu hal yang berkaitan dengan pengembangan mutu dan kualitas pendidikan di sekolah yang di pimpinnya.

Kegiatan kerja di lingkungan sekolah dalam kepemimpinan kepala sekolah yang demokratis ditunjukan dengan pembuatan dan perumusan keputusan yang dilakukan bersama-sama antara pemimpin dalam hal ini kepala sekolah dengan para staf dan guru dimana seluruhnya berperan secara aktif dan kolaboratif.

Bentuk-bentuk kegiatan kepemimpinan kepala sekolah yang demokratis dapat dilakukan dengan beberapa hal sebagai berikut;
1. Fokus kepada kelompok kerja

2. Mendelegasikan tugas dan wewenang kepada para staf dan tenaga pendidik
3. Merangsang inovasi dan kreativitas warga sekolah
4. Memberi semangat dan motivasi serta dukungan materil kepada warga sekolah
5. Memperhatikan sumber daya yang ada
6. Membangun karakter, budaya dan iklim sekolah yang sehat
7. Bekerja sama dengan orang tua siswa dan masyarakat umum
8. Memberikan layanan prima kepada warga sekolah

Berdasarkan hal tersebut, gaya kepemimpinan kepala sekolah yang demokratis dapat secara efektif meningkatkan partisipasi secara aktif dari semua pihak khususnya para staf dan tenaga pendidik di lingkungan sekolah dan keikutsertaan para orang tua siswa dan masyarakat umum.***

Penulis: Amaelia Lediana, Elda Fitri Almul, Mehmezzy Annissa Millenniloper

(Penulis merupakan mahasiswi semester 6 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Riau) 
komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2021 spiritriau.com. All Rights Reserved.