Rabu, 28 Okt 2020
SMSI
  • Home
  • Opini
  • Jenderal Bintang Satu ke Inhil, Sebut Inhil Pintu Masuk Peredaran Gelap Narkoba di Riau, Bentuk BNNK

Jenderal Bintang Satu ke Inhil, Sebut Inhil Pintu Masuk Peredaran Gelap Narkoba di Riau, Bentuk BNNK

Admin
Jumat, 16 Okt 2020 10:02
pekanbaru.tribunnews.com

TEMBILAHAN - Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau, Brigjen Pol Drs. Kenedy SH,MM akan memprioritaskan pembentukan BNNK di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Menurut Brigjen Kenedy, banyak faktor yang membuat keberadaan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) sangat diperlukan di Inhil.

Hal ini diungkapkan Brigjen Kenedy disela kunjungan kerjanya saat melihat bangunan yang akan digunakan sebagai Kantor BNNK Inhil di jalan Baharuddin Yusuf kelurahan Sungai Beringin, Kecamatan Tembilahan, kabupaten Inhil, Provinsi Riau, Kamis (15/10).

Selain karena keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil yang telah mengurus segala persyaratan yang dibutuhkan, Brigjen Kenedy menilai geogarafis Kabupaten Inhil sangat rawan akan peredaran gelap narkotika.

“Saya sudah berjanji dengan pak bupati, saya akan memprioritaskan, karena ini juga kampung halaman saya Inhil ini.

Kedua, untuk mengantisipasi peredaran narkoba yang cukup marak, karena geografis juga yang sangat rawan, jalur laut dan sungai yang mudah diselundupkan dari luar negeri maupun dari Batam,” ungkapnya.

Brigjen Kenedy membeberkan, terkendalanya pembentukan BNNK Inhil karena saat ini masih moratorium pembentukan BNNK di Kabupaten selama 2 tahun.

“Seyogyanya 2020 sudah dibuka. Saya monitor, karena massa pandemi jadi belum juga diutak atik.

Sengaja saya datang bersama rombongan menjawab apa yang diinginkan pak bupati yang juga sudah membuat naskah akademik dan sebagainya untuk membentuk BNNK di Inhil ini,” bebernya.

Oleh karena itu, Brigjen Kenedy menyatakan apresiasinya kepada Pemkab Inhil yang telah antusias dan semangat untuk mendukung keberaraan BNNK di Kabupaten Inhil.


“Saya sangat salut dengan bupati karena begitu antusiasnya untuk membentuk BNNK ini, jarang kita temui pak bupati langsung begini ya.

Beliau sudah menyiapkan termasuk kantor dan anggaran pun sudah siap,” imbuh Brigjen Kenedy.

Meskipun BNNK belum dibentuk secara resmi di Inhil, Brigjen Kenedy menyarankan untuk terlebih dahulu membentuk satgas sebagai penjabaran dari Permendagri no 12 tahun 2019.


“Membentuk satgas artinya ada operasional melakukan penyidikan dan penyelidikan, pencegahan dan rehabilitasi juga bisa dalam permendagri itu.

Mudah - mudahan pak bupati juga sudah oke untuk ini, tidak membutuhkan waktu lama satgas akan dibentuk di inhil dan mudah - mudahan kita bisa menekan peredaran gelap narkoba di Inhil,” harapnya.

Sementara itu, Bupati Inhil HM Wardan yang menyambut langsung rombongan Brigjen Kenedy bersama jajaran Pemkanb Inhil berharap kehadiran sang jenderal membawa berkah dan rahmat bagi Kabupaten Inhil untuk menjawab dambaan dan harapan masyarakat Inhil mendapatkan Kantor BBNK di Inhil.

“Kita bersyukur menerima kedatangan kepala BNNP Riau dan sekaligus kita manfaatkan meninjau pembangunan kantor BNNK yang sudah lama kita bangun sejak tahun 2016,” ucap Bupati.

Bupati Wardan menegaskan jika Kabupaten Inhil sudah sangat siap untuk pembentukan Kantor BNNK Inhil dan telah mempersiapkan segala administrasi yang dibutuhkan.

“Mudah - mudahan dalam waktu dekat sudah terwujud.

Segala persyaratan mulai dari naskah akademik dan persyaratan administrasi lainnya sudah disiapkan, beberapa waktu yang lalu saya juga sudah menyampaikan langsung kepara beliau (Bupati Wardan) dan ada perbaikan dari naskah akademik dan hari ini semuanya sudah diperbaiki,” tuturnya.


Bupati juga berharap kehadiran Kepala BNNP Riau secara langsung melihat kesiapan inhil akan memberikan motivasi dan menggesa pembentukan BNNK di Inhil sehingga upaya dalam rangka memberantas narkoba di Inhil bisa direalisasikan.

“Sambil menunggu terbentuknya BNNK di Inhil, kiita akan membentuk satgas yang di isi oleh Bupati Inhil dan segenap unsur TNI Polri, Kejaksaan masuk didalamnya.

Kemarin ada moratorium dan sekarang sudah dicabut, mudah " mudahan kita bisa ambil peluang disitu,” pungkas Bupati.

Untuk diketahui, kedatangan kepala BNNP Riau di Inhil dalam rangka membangun sinergitas pelaksanaan program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika (P4GN) serta menggesa persiapan pembentukan Bandan Narkotika Nasional kabupaten (BNNK) di kabupaten Inhil.

Dalam agenda kunjungan kerjanya ini Brigjen Kenedy meninjau lokasi bangunan yang dipersiapkan sebagai kantor BNNK Inhil bersama Bupati Inhil dan unsur Forkompinda Inhil serta mengadakan pertemuan di kantor Bappeda kabupaten Inhil.


Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2020 spiritriau.com. All Rights Reserved.