Sabtu, 19 Sep 2020
Iklan Prodek
  • Home
  • Nusantara
  • Karakteristik Kepenghuluan Air Hitam Pujud, Munculnya Bot Patroli Bhabinkamtibmas

Karakteristik Kepenghuluan Air Hitam Pujud, Munculnya Bot Patroli Bhabinkamtibmas

Laporan : Hendra Dedi Syahbudi
admin
Selasa, 04 Agu 2020 15:12
Kapolsek Pujud, AKP Nur Rahim SIK bersama Bhabinkamtibmas Air Hitam, Bripka Syaiful Bahri di Kapal Patroli Bhabinkamtibmas.
ROKANHILIR - Karakteristik Kepenghuluan Air Hitam Kecamatan Pujud Kabupaten Rokan Hilir adalah buah pikir munculnya Bot Patroli Bhabinkamtibmas.

Kenapa tidak, salah satu kepenghuluan tertua itu terletak di daerah aliaran sungai Rokan yang melintasi sungai Batang Kumuh itu memiliki akses jalan yang cukup sulit dilalui.

"Bisa dibilang, (Kepenghuluan) Air Hitam itu daerah terisolir," ungkap Bripka Syaiful Bahri mengawali bincang  dengan spiritriau.com, Selasa 4/8 melalui telepon.

Diuraikannya, Daerah yang memiliki 229 Kepala Keluarga dengan 831 jiwa itu berbatasan langsung dengan Desa Rantau Benuang Sakti Kabupaten Rokan Hulu.

Kondisi tanah Lempung dan Gambut disertai hutan itu katanya bisa dikatakan langganan banjir. Dan rawan akan kebakaran jika musim panas.

"Dulu tidak ada jalan darat, saat ini sudah ada namanya jalan Pemda, namun tetap sulit dilalui jika hari hujan," urainya.

Sementara itu, akses jalan air adalah satu satunya solusi untuk dapat bebas masuk ke daerah binaannya tersebut.

"Listrik saja baru satu tahun ini bisa dinikmati di sana," urainya lagi.

Dapat dibayangkan jika seorang Bhabinkamtibmas mendapatkan tugas yang harus segera dilakukan di daerah itu.

"Sesulit apapun jalan saya tempuh demi tugas," ungkapnya.

Namun, sepanjang bertugas jadi Bhabinkamtibmas di Air Hitam dengan berbagai kendalayang ada membuat Syaiful Bahri berfikir keras untuk dapat bekerja maksimal.

"Kadang kalau ada bantuan untuk Air Hitam juga sulit, itu juga selalu ada dalam benak saya untuk dapat memberikan solusi bagi warga Air Hitam yang mayoritas berpenghasilan rendah," urainya.

Tepat setahun yang lalu, Syaiful Bahri terfikir untuk membuat kapal atau Bot sebagai transportasi menuju Air Hitam.

"Sempat saya berkeliling menemui para pembuat bot, semua mengatakan bahwa pembuatannya memerlukan biaya mahal," urainya.

"Pucuk Dicinta Ulam pun Tiba". Pulang berkeliling mencari pembuat bot murah, Bripka Syaiful Bahri bertemu Suhaimi alias Pak Emi.

"Dari mana pak Ipul," tanya Pak Emi kepadanya mengisahkan pertemuan itu.

"Itu tadi berkeliling bang, cari tau untuk buat kapal," jawab Syaiful. "Ohh... Sinilah biar aku yang buat," sambut Pak Emi yang pernah mengabdi bertahun tahun sebagai Banpol di Polsek Pujud.

"Mahal bang, tak ada duit," jawab Bripka Syaiful Bahri yang sempat tersudut oleh mahalnya membuat bot demi tugas dan masyarakat Air Hitam.

"Kumpul - kumpul dulu bahannya, nanti kalau sudah lengkap biar abang buatkan, masalah upah itu nanti kita pikirkan," jawab Pak Emi yang kemudian kembali membengitkan semangat Syaiful Bahri.

Singkat cerita, kolaborasi mereka mulai berjalan, Bripka Syaiful Bahri mulai mengumpulkan sedikit demi sedikit bahan menggunakan gaji yang disisihkannya sebagai abdi negara.

Di tengah pembuatan, Bripka Syaiful Bahri berkoordinasi dengan Kapolsek Pujud yang kala itu dijabat oleh Iptu Amru Abdullah SIK dan saat ini menjabat Kapolsek Lubuk Dalam Polres Siak dengan Pangkat AKP.

Rencananya, Syaiful Bahri akan membuat nama Botnya Patroli Bhabinkamtibmas Air Hitam.

Dengan tujuan untuk memudahkan akses menuju Air Hitam dalam mengemban tugas, baik dalam melakukan pengecekan titik api serta membawa bantuan untuk masyarakat, Ia pun mendapat persetujuan.

"Saya juga berniat, kalau warga membutuhkan untuk membawa warga yang sakit saya juga memberikannya, Alhamdulillah disetujui," kisahnya.

Semangat Bripka Syaiful Bahri semakin bergelora. Kapal atau Bot itu pun terus digesa pengerjaannya.

Di ujung pengerjaan, Bripka Syaiful Bahri kembali berkoordinasi dengan Kapolsek Pujud AKP Nur Rahim SIK tentang pengoperasian kapal tersebut.

"Kan kata orang tua, kalau (bot) mau turun ke air harus disyarati," katanya.

Ternyata niat baik itu berbuah manis. Kapolsek Pujud AKP Nur Rahim SIK langsung melakukan koordinasi dengan Kapolres Rokan Hilir terkait ide dan gagasan dari Bripka Syaiful Bahri.

" Alhamdulillah, Kapolres sangat apresiasi dan memberikan penghargaan serta turun langsung menyaksikan bot milik Bhabinkamtibmas kita itu," terang AKP Nur Rahim.

Tidak hanya Kapolres, ternyata pemerintah daerah juga memberikan apresiasi kepada Bripka Syaiful Bahri.

"Alhamdulillah saat ini sudah mulai saya operasikan. Mohon doanya semua berjalan dengan baik, dan warga juga dapat terbantu," tandasnya.

Baim sapaan akrab Kapolsek Pujud juga sangat mengapresiasi ide anggotanya itu.

Kenapa tidak, tepat pada perayaan Idul Adha kemarin (31/7/2020) ditemukan titik panas di wilayah Air Hitam, dan dengan mudah tim yang dipimpin oleh Kapolsek Pujud itu langsung menuju lokasi menggunakan Bot Patroli Bhabinkamtibmas Air Hitam.

Baim juga mengungkapkan, dengan  adanya kapal atau Bot tersebut, banyak  sisi yang dapat terbantu.

Selain Patroli Karhutla, kapal tersebut juga dapat digunakan untuk Patroli perairan guna antisipasi nelayan yang merusak ekosistem sungai dengan cara mencari ikan menggunakan setrum.

"Sebentar lagi Pilkada, ini juga menjadi solusi untuk mendistribusikan logistik pada pelaksanaan Pilkada kedepan," ungkapnya.

Terhadap masyarakat, kapal ini nantinya juga dapat membantu masyarakat umum di desa yang jauh jika ingin berobat ke Puskesmas atau Rumah Sakit yang memiliki fasilitas memadai.

Terakhir, Baim juga mengungkapkan bahwa dibalik tercapainya cita-cita Bripka Syaiful Bahri membuat kapal atau Bot itu ada sosok Bhayangkari yang membelikan mesin untuk Bot itu.

"Tau nggak, itu mesinnya yang beli isterinya, ini patut diapresiasi oleh siapapun tanpa terkecuali, dukungan ini yang sangat luar biasa," ungkapnya.

Untuk itu, Kapolsek berharap, dengan tercapainya cita-cita Bripka Syaiful Bahri ini merupakan contoh bahwa Polri sangat peduli dengan lingkungan dan Masyarakat.

"Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua," tutupnya. (ded)

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2020 spiritriau.com. All Rights Reserved.