Jumat, 22 Okt 2021
SMSI
  • Home
  • Nasional
  • Ini Penyebab Polisi Sering Diadukan Melanggar HAM

Ini Penyebab Polisi Sering Diadukan Melanggar HAM

Sabtu, 12 Des 2015 09:22
Okezone
Polisi
JAKARTA - Sepanjang 2015, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menerima 7000 pengaduan pelanggaran. Dari jumlah tersebut, institusi Korps Bhayangkara menerima paling banyak keluhan dari masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, pengamat Kepolisian, Bambang Widodo Umar menilai, ada beberapa penyebab, polisi sering diadukan. Pertama, lantaran lemah dalam hal pengawasan. Sebab itu, ia meminta, untuk melakukan upaya agar polisi tidak mendapatkan rapor merah dari masyarakat.

"Saya kira polisi memang lemah dalam pengawasan, sehingga mereka seringkali melanggar HAM," ujar Bambang kepada Okezone, Sabtu (12/12/2015).

Meski demikian, Bambang menyebut, adanya sebab internal yang membuat polisi seringkali melanggar HAM. Dalam hal sarana dan prasana misalnya, polisi dianggap minim. "Sarana dan prasarana kurang, padahal tugasnya overload. Jadi mereka tidak bertugas salah, bertugas salah," imbuhnya.

Sebab itu, lanjut Bambang, tugas pemerintah, untuk memberi porsi anggaran lebih terhadap Korps Bhayangkara. Dana tersebut, dibutuhkan polisi untuk berlatih keterampilan sehingga menghindari kekeradan yang memicu pelanggaran HAM.

"Dukungan anggaran dengan beban tugas belum sesuai. Misal mereka perlu latihan-latihn keterampilan untuk menghadapi kejahatan biar tidak melanggar kekerasan. Kalau perlu seminggu sekali, kendaraan, uang makan harus diperhatikan," imbuhnya.

Tak hanya itu, Bambang juga mengimbau agar atasan juga tidak berorientasi keatas demi mengincar jabatan. Sementara anak buahnya jarang mendapat perhatian.

"Dukungan fasilitas kerja kurang, atasan kepolisian orientasi (harus) ke bawah. Lihat anak buahnya, jangan mengincar jabatan saja," tukasnya.

(okezone.com)
nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 22 Okt 2021 19:36

    Pemkab Rohil Teken MoU Dengan UIN Suska Riau

    ROHIL- Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) melakukan penandatanganan kerjasama (MoU) dengan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau dalam rangka peningkatan produktiv

  • Jumat, 22 Okt 2021 15:39

    Peringati Hari Santri Nasional Ke-4 Di Ponpes Hidayatul Salafiyah, Polda Riau Gelar Vaksinasi Serentak

    BANGKINANG - Memperingati Hari Santri Nasional ke-4 tahun 2021, Polda Riau menggelar vaksinasi massal di Pondok Pesantren Hidayatul Salafiyah Desa Utama Karya Kecamatan Kampar Kiri Tengah Kabupaten Ka

  • Jumat, 22 Okt 2021 08:21

    Bupati Siak : "RDTR Beri Kepastian Bagi Calon Investor Di Kawasan Industri Tanjung Buton"

    SIAK- Bupati Siak Alfedri didampingi Wakil Bupati Siak Husni Merza, mengikuti rapat Forum Group Discussion (FGD) 4 dan Konsultasi Publik (KP) 2 Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Arahan Prioritas Nasion

  • Jumat, 22 Okt 2021 08:18

    Gelar Deklarasi Dukungan Pencalonan Ketua PWI dalam Konferkab Ke 5 , Kubu AP Usung PWI HEBAT

    BENGKALIS- Menjelang perhelatan Konferensi Kabupaten (Konferkab) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bengkalis ke-5, pada tanggal 23 oktober mendatang, salah satu calon kandidat yang akan maju merebut

  • Jumat, 22 Okt 2021 07:18

    Sesuai UU Pers, Pergub 19/2021 Tidak Ada Menzalimi Siapapun

    PEKANBARU- Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, SF Hariyanto menyebutkan bahwa Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 19 Tahun 2021 tentang Penyebarluasan Informasi Penyelenggaraan Pemerintahan di

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2021 spiritriau.com. All Rights Reserved.