Jumat, 14 Agu 2020
  • Home
  • Lingkungan
  • Terkait Sanksi Administratif Paksaan PKS PT. PCR, DLH Bengkalis Akan Menyerahkan ke Pihak Lebih Tinggi

Terkait Sanksi Administratif Paksaan PKS PT. PCR, DLH Bengkalis Akan Menyerahkan ke Pihak Lebih Tinggi

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 29 Jul 2020 15:20
win
Dokumen Foto Pengambilam Sampel Limbah PKS PT. PCR Beberapa Waktu Lalu.
Bengkalis - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis beberapa waktu lalu sudah menerbitkan "Sanksi Administratif" kepada pihak perusahaan Pabrik Kelapa Sawit Permata Citra Rangau (PKS PT. PCR) yang berada di wilayah Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Propinsi Riau.

Hal tersebut sebagaimana yang disampaikan pihak Kementerian Lingkugan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK RI) kepada Spiritriau.com melalui Direktur Pengendalian Pencemaran(PP) Air KLHK, Luckmi, 15 Juli 2020 lalu.

Sementara pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis terkait hal tersebut pun membenarkannya. Dan melalui Kabid Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup (Gulwas) nya, H. Lamin, beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa pihaknya sudah menegaskan kepihak perusahaan PKS PT. PCR agar hasil perbaikan dan uji laboratorium air limbahnya per-dua minggu sekali untuk segera di laporkan ke pihak DLH Kabupaten Bengkalis.

"Kita akan terus memantau sejauh mana baku mutunya air limbah PKS PT. PCR. Dan berdasarkan informasi dari pihak perusahaan, hasil laboratoriumnya dapat kita lihat selama 14 hari kerja. Kita nunggu, dan kalau sudah keluar kita akan informasikan. Dalam hal ini kami dari DLH Kabupaten Bengkalis tidak mau di tekan-tekan terus, dan kami pastikan tidak main-main untuk persoalan pencemaran lingkungan", tegas H. Lamin.

Ketika dikonfirmasi terkait UU 32 Tahun 2009 pasal 78 terkait sanksi pemulihan dan perbaikan tidak menghilangkan sanksi pidananya, pihak DLH Kabupaten  nya menyebutkan bahwa pihaknya tetap memantau perkembangan perbaikannya, dan tetap menekankan perbaikan Ipalnya.

"Jika tidak layak, kita akan menyerahkan ke pihak yang lebih tinggi lagi. Dan kita tidak main-main. Sebelumnya di tahun 2018 lalu mereka juga kita beri sanksi dan ini sudah kedua kalinya, dan kita berharap pemulihan harus benar dan sesuai dengan yang kita intruksikan", tegas H. Lamin kembali.

Dan ketika di pertanyakan terkait apa nama sungai atau median air tempat pembuangan air limbah PKS PT. PCR, yang sebagai mana sesuai dengan aturan perundang-undangan yang disebutkan di dalam sebuah dokumen perijinan pembuangan air limbah, pihak DLH Kabupaten Bengkalis kembali menyebutkan bahwa terkait hal tersebut silahkan konfirmasikan saja langsung ke pihak perijinan saja.

"Outpool limbah PKS PT. PCR ada dikolam 15. Dan terkait apa nama sungai atau median air tempat pembuangan air limbahnya, silahkan konfirmasi ke pihak perijinan saja", ujar H. Lamin kemudian.
-win- 
komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2020 spiritriau.com. All Rights Reserved.