Rabu, 29 Jan 2020
Iklan Prodek
  • Home
  • Lingkungan
  • Sertu M Ridwan Koramil 09/Kemuning Lakukan Pengolahan Pupuk Organik

Sertu M Ridwan Koramil 09/Kemuning Lakukan Pengolahan Pupuk Organik

Laporan : Aditiya Prahara
admin
Minggu, 05 Jan 2020 17:47
KEMUNING - Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Sekayan, anggota Komando Rayon Militer (Koramil) 09/Kemuning bersama kelompok masyarakat Tani Sekayan Subur melaksanakan pembuatan pupuk organik cair dan padat di Desa Sekayan, Kecamatan Kemuning, Minggu (05/01/20).

Sertu M. Ridwan selaku Babinsa Desa Sekayan memaparkan bahwa pembuatan dan pemanfaatan pupuk organik padat dan cair tersebut menggunakan bahan bahan alami yaitu urine sapi dan kotorannya.

"Selain dengan media urine sapi dan kotorannya, jantung pisang dan apa saja juga bisa ditambahkan untuk memperkaya nutrisi, baik makro maupun mikroorganisme yang penting bahannya dari alam. Bisa juga ditambahkan tetes tebu, gula merah, micin, dan garam juga bisa ditambahkan," sebut Sertu M. Ridwan kepada Medialokal.co.

Sertu M Ridwan menyampaikan pembuatan pupuk tersebut guna membantu kelompok tani mencari solusi pengganti pupuk kimia yang selama ini dipakai oleh para petani kebanyakan.

"Bahan seperti NPK (Natrium,Posfat, dan Kalium) dapat ditambahkan seperti Gedebok pisang banyak mengandung Posfat, sedangkan daun tumbuhan lebar banyak mengandung unsur kalium." tambahnya.

Lalu, Babinsa memaparkan beberapa manfaat dari pupuk tersebut, diantaranya meningkatkan efisiensi pemupukan, meningkatkan daya tahan tanaman terhadap hama dan penyakit, merangsang pertumbuhan tanaman, menghemat biaya produksi, tidak merusak lingkungan, dan dapat digunakan pada semua jenis tanaman. Sedangkan keunggulannya antara lain mudah dan murah serta tidak ada efek samping.

Dalam pembuatannya, Sertu M Ridwan masih menggunakan alat yang sederhana, berupa drum plastik dan ember plastik untuk mencampurkan, serta gelen-gelen untuk menyimpan pupuk organik cair.

“Selain memanfaatkan limbah kotoran ternak menjadi bahan yang bermanfaat bagi lingkungan khususnya bagi para petani, hal ini juga sebagai pengendali dan menjaga ekosistem lingkungan masyarakat agar warga masyarakat dapat hidup sehat dan sebagai upaya pelestarian lingkungan sekitar." pungkasnya. (Jun)
Editor: 1

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2020 spiritriau.com. All Rights Reserved.