Kamis, 09 Apr 2026
  • Home
  • Lingkungan
  • Benih Padi Unggul Sembada Dukung Kedaulatan Pangan Dunia

Benih Padi Unggul Sembada Dukung Kedaulatan Pangan Dunia

Laporan : Hendra Dedi Syahbudi
Minggu, 30 Okt 2016 11:56
Kabidpenum Puspen TNI
JAWATENGAH - Benih padi menjadi faktor paling penting dalam produksi pertanian, apalagi jika benih itu merupakan benih padi hibrida unggulan dengan tingkat  produktivitas tinggi. Oleh karena itu, budidaya benih padi unggulan harus terus dikembangkan. 

Demikian disampaikan Presiden RI Ir. H. Joko Widodo saat singgah di stand PT Biogene Plantation, produsen benih padi unggulan Sembada, pada puncak peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-36 tahun 2016 yang dipusatkan di Kompleks Perkantoran Terpadu Pemerintah Kabupaten Boyolali, Jawah Tengah, Sabtu (29/10/2016).
 
Presiden Jokowi mengawali kunjungannya meninjau teknologi terbaru Jajar Legowo Super (Jarwosuper) dengan hasil panen 10 ton per hektar, di areal tanaman padi di Desa Trayu, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali.
 
Setelah peninjauan, Presiden ke lokasi pameran dan memuji kualitas benih padi Sembada dari PT Biogene Plantation, dengan potensi produksi mencapai 13,4 ton benih kering perhektar. "Benih yang paling penting (dalam pertanian). Ini bagus untuk terus dikembangkan," katanya.
 
Dalam peringatan HPS ini, Presiden RI juga berkesemparan  melihat pameran teknologi pertanian, peternakan, dan stand-stand Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di lahan pertanian dan di Kompleks Perkantoran Terpadu Pemkab Boyolali.
 
Sementara ditempat yang sama Direktur Utama PT Biogene Plantation, Marsda TNI (Purn) Bambang Purwadi Priyono menyatakan, siap mendukung program pemerintah menjaga kedaulatan pangan nasional melalui produksi benih Sembada. "Peningkatan produksinya sampai 30%, lebih tinggi daripada benih Filipina dan Malaysia, kemudian kita telah mengekspor ke Brunei Darussalam," kata Bambang Priyono.
 
"Benih ini telah dibudidayakan di lahan seluas 200 hektar di Ngawi dan rencananya ditingkatkan hingga 600 hektar pada tahun 2017. Tekstur nasinya disukai masyarakat dan memiliki gen tahan hama padi," ujar Marsda TNI (Purn) Bambang Priyono.
 
Kabupaten Boyolali menjadi Kabupaten di Indonesia yang terpilih menjadi tempat penyelenggaraan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-36. Pada HPS kali ini diselenggarakan dari tanggal 28 s.d. 30 Oktober 2016 yang diisi pameran teknologi dan demonstrasi usaha tani gabungan kelompok, dengan menggunakan lahan seluas 100 hektare di Kecamatan Banyudono, Desa Trayu, Kabupaten Boyolali.
           
Pemilihan lokasi di Boyolali didorong pertimbangan banyaknya keanekaragaman pangan yang tumbuh di tanah Boyolali. Hal tersebut menunjukkan bukti diversifikasi pangan yang bisa dikembangkan untuk menopang kedaulatan pangan.
 
Hari Pangan Sedunia didirikan oleh negara-negara anggota FAO pada Konferensi Umum ke-20 bulan November 1979 dan diikuti oleh lebih dari 150 negara serta diperingati setiap tanggal 16 Oktober.
 
Sejak tahun 1981, Hari Pangan Sedunia mengadopsi berbagai tema untuk perayaan tiap tahunnya, dengan tujuan menekankan pada bagian penting dari dunia pangan yang memerlukan perhatian khusus.
 
Hadir Pada peringatan HPS ke-36 tersebut, yaitu Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo, Pangdam IV/Dip Mayjen TNI Jaswandi, Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono dan Bupati Boyolali Seno Samudro, serta Danrem 074 Solo Kolonel Inf Maruli Simanjuntak. (ded)
Lingkungan
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 10:36

    DLHK Antisipasi Penumpukan Sampah saat Harri Raya Idulfitri

    PEKANBARU - Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra SIP MSi telah mengantisipasi terjadinya lonjakan dan penumpukan sampah saat Hari Raya Idulfitri 1447 H.

  • Rabu, 18 Mar 2026 08:45

    Selamatkan Tesso Nilo, Negara Hadir Lindungi Gajah Sumatera

    PELALAWAN - Upaya penyelamatan Gajah Sumatera kian mendapat perhatian serius. Hal ini terlihat dari kunjungan langsung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Siti Hediati Hariyadi dan Raja Juli

  • Senin, 16 Mar 2026 13:10

    Mantan Gubri Apresiasi Pengaspalan Jalan Teluk Leok dan Tobek Godang

    PEKANBARU - Setelah hampir satu dekade berada dalam kondisi rusak dan tidak tersentuh perbaikan, Jalan Teluk Leok di Kecamatan Rumbai Timur akhirnya mulai diperbaiki oleh Pemerintah Kota Pekanbaru. Ru

  • Senin, 16 Mar 2026 08:48

    Akhir Penantian 10 Tahun, Jalan Teluk Leok Akhirnya Mulus di Tangan Agung Nugroho

    PEKANBARU - Setelah hampir 10 tahun terbengkalai tanpa perbaikan, Jalan Teluk Leok di Kecamatan Rumbai Timur akhirnya mulai diaspal kembali sepanjang 2,5 kilometer oleh Pemerintah Kota Pekanbaru di ba

  • Jumat, 13 Mar 2026 22:09

    Operasional Perusahaan Kami Masih Berjalan

    Bagansiapiapi-Menanggapi  pemberitaaan Spiritriau. tertanggal 10  Maret 2026  mengenai Plt Gubernur Riau : Izin Konsesi PT Diamond Raya Timber Habis adalah tidak benar Bahwa yang benar

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.