Minggu, 24 Jan 2021
SMSI
  • Home
  • Kesehatan
  • Keluh Kesah Warga Duri, Bengkalis Tertuduh Covid-19 Tanpa Gejala

Keluh Kesah Warga Duri, Bengkalis Tertuduh Covid-19 Tanpa Gejala

Admin
Selasa, 24 Nov 2020 13:15
Riauterkini.com
 DURI - Vinda Vita Martin (25) warga Perumahan Lembah Sari, Kelurahan Babussalam, Kecamatan Mandau, Bengkalis tampak terpukul dengan hasil swab test yang diterimanya dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Kesehatan Kecamatan Mandau, Puskesmas Duri Kota terkait status positif Corona Virus Disease - 2019 (Covid-19) hasil Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Ahmad tertanggal 20 November 2020.

Hasil tersebut berawal saat dirinya melakukan test massal bareng ratusan peserta KPPS lainnya se Kecamatan Mandau, sempena persiapan Panitia Pilkada yang digelar KPU Bengkalis di lingkungan gedung LAMR, Jumat (20/11/20).
Akibatnya, Vinda dianjurkan menjalani Isolasi Mandiri dirumah selama 10 hari dan harus menunggu tindakan lainnya yang terkesan ditunda tunda dikarenakan hari libur Sabtu dan Ahad oleh tenaga medis dan harapan untuk menjadi panitia pilkada pun pupus.

"Sungguh aneh prosedur Covid-19 ini. Kalau menurut penilaian saya, saya tidak memiliki gejala dan lainnya, dibilang OTG, sementara surat hasil Swab hanya diisi melalui tulisan tangan dan yang anehnya lagi, kedua orang tua dan anak saya yang tinggal serumah, sama sekali tidak dianjurkan diperiksa," keluhnya.

Masih dikeluhkan Vinda, SOP tindak lanjut pemutusan mata rantai Covid-19 yang diberikan tenaga medis ini pun terkesan cuai. Corona yang dianggap berbahaya dan dikhawatirkan, dikalahkan dengan hari libur. Pasien harus menunggu hari kerja, barulah penyemprotan dilakukan dan hingga memasuki hari keempat isolasi, Vinda sama sekali tidak mendapat follow up kondisi terkininya.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Bengkalis dr Ersan Saputra tak berkomentar banyak. Dirinya hanya mengimbau kepada masyarakat senantiasa menerapkan protokol kesehatan ketat guna menghindari Virus asal Wuhan tersebut.

"Jika yang ditanya itu, kami pun hanya menerima hasil dari Laboratorium dan terkait SOP tindakan tenaga medis keseluruhannya sudah benar, tidak ada yang salah. Namun jika berbicara tentang tindakan di hari libur, itu manusiawi. Tenaga medis kan juga manusia, punya keterbatasan. Yang terpenting selalu terapkan protokol kesehatan, pakai masker, rajin mencuci tangan dan hindari keramaian," pesannya singkat.*
Sumber: Riauterkini.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2021 spiritriau.com. All Rights Reserved.