Rabu, 22 Sep 2021
SMSI
  • Home
  • Kesehatan
  • Antisipasi Tingginya Keterisian Rumah Sakit Rujukan, Pemprov Riau Akan Dirikan RS Darurat Covid-19

Antisipasi Tingginya Keterisian Rumah Sakit Rujukan, Pemprov Riau Akan Dirikan RS Darurat Covid-19

Admin
Rabu, 28 Jul 2021 13:27
pekanbaru.tribunnews.com

PEKANBARU - Mengantisipasi keterisian rumah sakit untuk pasien Covid-1, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan menyulap asrama haji Riau menjadi rumah sakit darurat Covid-19.

Saat ini gedung Asrama Haji Riau sudah dimanfaatkan untuk isolasi mandiri Pasien Covid-19.

"Rencananya asrama haji di lantai satu itu akan direkayasa menjadi rumah sakit darurat Covid-19. Sehingga apa bila ada pasien isolasi di asrama haji tersebut membutuhkan bantuan pertolongan medis darurat, secepatnya dapat tertangani dengan baik," kata Juru Bicara Penanganan COVID-19 di Riau, dr Indra Yovi di Posko Penanganan Covid-19, Gedung Daerah Provinsi Riau, Selasa (27/7/2021).

Yovi menegaskan, kebijakan ini diambil dalam rangka menurunkan angka kematian kasus pasien COVID-19 di Provinsi Riau.

Selain itu, rencana pendirian rumah sakit darurat Covid-19 ini juga untuk mengantisipasi tingginya tingkat keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 di Riau.

"Sekarang jumlah kasus Covid-19 kita semakin banyak, rumah sakit hampir penuh, sudah bdiatas 80 persen, bahkan untuk ruang ICU itu sudah penuh 100 persen," katanya.

Melihat kondisi tersebut, Indra Yovi menyebut bahwa pemerintah mengambil langkah antisipasi.

Salah satunya adalah dengan membuat rumah sakit darurat ini.

Nantinya, rumah sakit darurat di asrama haji tersebut akan disiapkan dengan kapasitas 50 sampai 100 tempat tidur.

"Nanti akan dipersiapkan sesuai standar ruangan perawatan di rumah sakit, baik itu menyangkut ketersediaan oksigen, tenaga medis, infus dan obat-obatannya," ujarnya.

Saat ini, kata Yovi, proses rekayasa bangunan rumah sakit darurat tersebut sedang dalam persiapan yang cepat dari di Dinas PU dan Dinas Kesehatan Provinsi Riau.

"Proses rekayasa rumah sakit darurat ini juga dibantu oleh tim rekayasa yang diketuai oleh dokter Mardiansyah," katanya.

Selain akan menyiapkan rumah sakit darurat Covid-19, Pemprov Riau juga tengah menyiapkan strategi-strategi tambahan untuk menekan kasus kematian COVID-19 di Riau. Yakni menyiapkan rumah oksigen.

"Kami juga punya rencana untuk menyiapkan rumah oksigen yang dapat dijangkau oleh masyarakat. Namun saat ini belum dapat dipastikan dimana lokasinya. Akan tetapi sudah ada beberapa tempat gambarannya dimana saja prioritasnya," kata Yovi.

Operasional rumah oksigen ini kata Yovi akan dibantu oleh relawan Covid-19 dan beberapa perusahaan besar yang akan membantu pemenuhan oksigennya.

"Relawan-relawan COVID-19 yang berada di Riau yang senantiasa membantu Satgas akan membantu operasional di rumah oksigen.

Kemudian terkait ketersediaan oksigennya akan dibantu oleh beberapa perusahaan besar seperti Indah Kiat, Aneka Gas, Asiana Gas, RAPP dan perusahaan besar lainya yang ada di Riau," katanya.

Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2021 spiritriau.com. All Rights Reserved.