Selasa, 05 Mei 2026

Undang Makan Dubes Israel, Pejabat Mesir Dilempar Sepatu

Undang Makan Dubes Israel, Pejabat Mesir Dilempar Sepatu  | i
Minggu, 28 Feb 2016 23:39
KAIRO – Malang benar nasib seorang pejabat Mesir bernama Tawfik Okasha. Dia mendapatkan serangan di gedung parlemen pada Minggu siang waktu setempat. Seorang koleganya melemparkan
  • Senin, 09 Jun 2025 16:58

    Rusia Pindahkan 1.212 Jasad Beku Tentara Ukraina ke Perbatasan

    JAKARTA - Rusia dilaporkan telah memulai memindahkan ribuan jenazah tentara Ukraina yang tewas ke perbatasan, sebagai bagian dari pertukaran yang direncanakan, demikian dilaporkan kepala delegasi Kremlin Vladimir Medinsky. Ukraina dilaporkan akan menerima
  • Minggu, 08 Jun 2025 17:33

    Hamas Tidak Tolak Usulan Gencatan Senjata AS, tapi Ingin Perang Berakhir Permanen

    JAKARTA - Kelompok Hamas tidak menolak usulan gencatan senjata yang disodorkan Amerika Serikat (AS). Namun, Hamas menuntut ingin perang diakhiri.
  • Minggu, 08 Jun 2025 17:32

    Kecewa Berat, Trump Tak Ingin Bicara Lagi dengan Elon Musk

    WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengatakan pada Jumat (6/6/2025), ia tidak berencana berbicara dengan Elon Musk. Hal ini mengisyarakatan perseteruan keduanya atas RUU pemotongan pajak tidak akan berakhir dalam waktu dekat.
  • Minggu, 08 Jun 2025 17:27

    Kandidat Presiden Kolombia Miguel Uribe Ditembak Saat Berkampanye di Bogota

    BOGOTA – Kandidat Presiden Kolombia Miguel Uribe ditembak selama kampanye di Ibu kota Bogota pada Sabtu, (7/6/2025). Laporan pemerintah dan media lokal menyebutkan bahwa senator berusia 39 tahun itu berada di rumah sakit dan dalam kondisi serius.
  • Minggu, 08 Jun 2025 17:24

    Kerusuhan Gara-Gara Penggerebekan Migran Memanas, Trump Kerahkan 2.000 Personel Garda Nasional di Los Angeles

    LOS ANGELES – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengerahkan 2.000 pasukan Garda Nasional di Los Angeles untuk menangani kerusuhan yang pecah terkait penggerebekan atas miguran tak berdokumen di kota tersebut.
  • Minggu, 08 Jun 2025 17:22

    Bertengkar Hebat dengan Trump, Elon Musk Usulkan Bentuk Partai Baru di AS

    JAKARTA – Miliarder Amerika Serikat (AS), CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk telah mengusulkan pembentukan partai baru yang dia sebut sebagai "America Party". Usul ini disampaikan Musk menyusul pertengkaran hebatnya dengan Presiden Donald Tru
  • Jumat, 06 Jun 2025 18:18

    Trump Larang Warga dari 12 Negara untuk Masuki AS

    WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Rabu, (4/6/2025) menandatangani proklamasi yang melarang warga negara dari 12 negara memasuki Negeri Paman Sam. Trump mengatakan bahwa tindakan tersebut diperlukan untuk melindungi dari "te
  • Jumat, 06 Jun 2025 18:17

    Bantuan Kembali Didistribusikan di Gaza Usai Penembakan Mematikan

    YERUSALEM - Sebuah organisasi yang didukung Amerika Serikat (AS) dan Israel kembali mendistribusikan bantuan di Gaza pada Kamis (5/6/2025). Distribusi bantuan sempat dihentikan imbas serangkaian penembakan mematikan di dekat operasinya.
  • Jumat, 06 Jun 2025 18:14

    Bocah Perempuan 6 Tahun Ikut Ditangkap Militer Myanmar Terkait Pembunuhan Pensiunan Jenderal

    JAKARTA - Militer Myanmar menangkap seorang anak berusia enam tahun atas pembunuhan seorang pensiunan jenderal dan diplomat. Ia ditangkap sebagai bagian dari kelompok yang dicap militer sebagai teroris.
  • Jumat, 06 Jun 2025 17:45

    Kerusuhan saat Perayaan Kemenangan Klub Kriket di India, 11 Tewas

    BENGALURU - Setidaknya 11 orang tewas dalam kerumunan yang menyerbu di luar stadion kriket di Kota Bengaluru, India, Rabu (4/6/2025). Kerumunan tersebut merayakan kemenangan pertama Royal Challengers Bengaluru dalam Liga Premier India.
  • Jumat, 06 Jun 2025 17:44

    AS Sanksi 4 Hakim ICC karena Perintahkan Tangkap Netanyahu

    WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi terhadap empat hakim di Mahkamah Pidana Internasional (International Criminal Court/ICC). Sanksi itu dijatuhkan sebagai balasan atas surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel dan dugaan
  • Kamis, 05 Jun 2025 20:17

    200 Lebih Napi Melarikan Diri dari Penjara Setelah Gempa Guncang Pakistan

    ISLAMABAD - Lebih dari 200 narapidana melarikan diri dari penjara di kota terbesar Pakistan setelah gempa bumi pada Selasa, (3/6/2025) dini hari, kata polisi.
  • Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.