Minggu, 24 Jan 2021
SMSI

Spanyol Akan Prioritaskan Vaksin Covid-19 untuk Lansia

Admin
Rabu, 25 Nov 2020 14:21
merdeka.com

Pemerintah Spanyol mengatakan para lansia beserta staf di panti jompo akan menjadi yang pertama menerima vaksin Covid-19 mulai tahun depan.

Spanyol berharap dapat mencakup sebagian besar populasi dalam enam bulan pertama tahun 2021.

“Vaksin COVID-19 akan gratis namun tidak wajib, kami yakin vaksin lebih baik diterima jika bersifat sukarela,” jelas Menteri Kesehatan, Salvador Illa pada konferensi pers, seperti dikutip dari laman Reuters, Rabu (25/11).

Pemerintah berharap mendapatkan dosis pertama pada Januari, tetapi ketersediaan akan dibatasi untuk beberapa bulan pertama.

Tujuan pemerintah adalah agar 2,5 juta orang prioritas seperti staf panti jompo, lansia dan orang rentan lainnya divaksinasi pada tahap pertama. Illa juga mengatakan pemerintah nanti akan menjelaskan siapa kelompok prioritas lainnya.

Registri khusus akan mencatat siapa yang telah divaksinasi, dan memastikan orang mendapatkan dosis kedua bagi yang memerlukannya.

Sedangkan di Madrid, beberapa lansia menyambut baik berita tersebut dan mengatakan mereka akan mendapatkan vaksinasi sesegera mungkin.

“Saya akan mendapatkannya, tentu saja saya akan bersedia,” jelas Roberto, seorang Chili yang tinggal di Madrid.

Namun, ada juga yang tidak senang dengan penanganan pandemi oleh pihak berwenang dan tidak semua yakin akan hal tersebut.

“Penanganan Madrid (pandemi) telah menjadi bencana sehingga tidak jelas bagi saya apakah proses ini akan berjalan dengan baik dan akan menjangkau seluruh populasi sesuai kebutuhan,” jelas Angeles, seorang pegawai sipil.

Illa sendiri tidak menjelaskan secara rinci tentang bagaimana vaksin itu, yang jelas beberapa di antaranya perlu disimpan pada suhu yang sangat rendah dan akan diangkut, tetapi mengatakan itu tidak akan menjadi masalah.

Sumber pemerintah mengatakan Spanyol akan mencoba memanfaatkan semua opsi penyimpanan yang tersedia, tanpa harus berinvestasi dalam peralatan baru jika memungkinkan. Itu bisa termasuk menggunakan truk yang dirancang untuk mengangkut obat-obatan hewan pada suhu rendah.

Spanyol juga berharap mendapatkan total 140 juta dosis vaksinasi, cukup untuk memvaksinasi 80 juta orang di negara berpenduduk 47 juta itu, serta beberapa akan dibagikan ke negara-negara miskin, kata Illa.

Sebuah jajak pendapat oleh Center for Sociological Studies (CIS) menunjukkan setidaknya 47 persen orang tidak bersedia divaksinasi segera setelah vaksin tersedia.

Sumber: merdeka.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2021 spiritriau.com. All Rights Reserved.