Rabu, 20 Jan 2021
SMSI
  • Home
  • Hukrim
  • Terkuak! Begini Kronologis Pembunuhan Hakim Jamaluddin

Hukrim

Terkuak! Begini Kronologis Pembunuhan Hakim Jamaluddin

admin
Rabu, 08 Jan 2020 14:45
(foto: mtc)
Kasus pembunuhan hakim Pengadilan Negeri Medan bernama Jamaluddin dilakukan secara berencana. Otak perencana pembunuhan itu dilakukan oleh istri korban berinisial ZH (41).
MEDAN-Kasus pembunuhan hakim Pengadilan Negeri Medan bernama Jamaluddin dilakukan secara berencana.  Otak perencana pembunuhan itu dilakukan oleh istri korban berinisial ZH (41). Dikutif dari mata telinga.com, Wanita itu dibantu oleh dua orang rekannya masing-masing berinisial JP (42) dan RF (29).  Belakangan diketahui JP menjalin hubungan asmara dengan ZH istri Jamaluddin.

"Diduga motifnya masalah rumah tangga. Masalah nya apa masih didalami penyidik," sebut Kapolda Sumut Martuani Sormin dalam keterangan persnya, Rabu (8/1).


Berdasarkan informasi yang diperoleh, aksi pembunuhan itu sudah dilakukan secara terencana oleh ketiga pelaku.


Pembunuhan ini dilatarbelakangi kecurigaan pelaku ZH terhadap korban yang diduga berselingkuh. ZH dan Jamaluddin diketahui menikah tahun 2011 dan dikaruniai seorang putri.


Karena sakit hati diduga diselingkuhi, korban pun menaruh dendam dan berniat menghabisi korban. Lantas, korban yang sebelumnya sudah mengenal pelaku ZP sering terlibat komunikasi. ZH pun kemudian mengutarakan niatnya menghabisi korban kepada ZP.


Kemudian sekitar tanggal 25 November 2019, ZH dan JP bertemu di Coffee Town tepatnya di Ringroad Medan dan merencanakan pembunuhan korban . Tersangka ZP juga mengajak rekannya. Selanjutnya setelah mereka sepakat dengan rencana tersebut kemudian ZH memberikan uang sebesar Rp. 2.000.000 kepada RF untuk membeli 1 (satu) unit handphone kecil, beli sepatu sebanyak 2 (dua) pasang, beli baju kaos sebanyak 2 (dua) potong, dan sarung tangan.


Tahapan eksekusi  berlangsung sejak 28 Nopember 2019 malam. Tersangka JP dan RF mendatangi rumah korban. Di sana kedua pelaku langsung dijemput tersangka ZH. Sedangkan korban saat itu belum pulang kerja.


Tersangka ZH kemudian menyembunyikan kedua pelaku dilantai tiga rumah yang berada di kawasan Perumahan Royal Monaco  Kel. Gedung Johor Kec. Medan Johor Kota Medan itu.


Saat tengah malam, tersangka ZH kemudian memanggil kedua pelaku dan memasukan pelaku ke dalam kamar korban yang saat itu tengah tidur. Di sana para pelaku kemudian mengeksekusi korban dengan cara dibekap menggunakan selimut


" Jamaluddin tewas lemas karena kehabisan nafas, karena dibekap dibagian hidup oleh dua pelaku sehingga tidak tampak tanda-randa kekerasan,"  sebut Kapolda Sumut


Kemudian, jasad korban dibawa menggunakan mobil milik Jamaluddin Prado BK 77 HD. Sormin mengungkapkan kedua pelaku membuang korban bersama mobilnya jurang pada areal kebun sawit di Desa Suka Dame, Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Selanjutnya, kedua pelaku meningg‎alkan lokasi dengan menggunakan sepeda motor. (***)


Editor: 1

Sumber: matatelinga.com

Hakim MedanHukrim
Berita Terkait
  • Senin, 14 Des 2020 15:41

    Kejari Rohil Musnahkan BB Narkoba, Senpi dan Mesin Gelper dari 197 Perkara

    BAGANSIAPIAPI-Akhir tahun 2020 ini Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hilir (Rohil) kembali musnahkan barang bukti dari berbagai bentuk perkara tindak pidana umum (Pidum). Pemusnahan BB dilaksanakan di d

  • Senin, 07 Des 2020 14:02

    Pengurus KT-RBT Periode 2020-2023 Tolak Pemilihan Ulang

    RANTAU BAIS-Pengurus Kelompok Tani Rantau Bais Terpadu (KT-RBT) Priode 2020-2023  yang terpilih pada  Rapat pemilihan pengurus yang diinisiasi oleh Pihak Pemerintah Kepenghuluan Rantau Bais

  • Senin, 07 Des 2020 12:01

    Mediasi Batal, Pengurus KT-RBT Priode Lama Akan Tempuh Jalur Hukum

    RANTAU BAIS-Pertemuan  Pengurus  Kelompok Tani Rantau Bais Terpadu (KT-RBT) terpilih yang di ketuai Arwansyah  kembali mengadakan rapat dengan  Mantan Pengurus KT-RTB yang lama yak

  • Rabu, 02 Des 2020 20:55

    Kejari Rokan Hilir Selamatkan uang negara Rp.660 juta Dari Kasus Korupsi

    ROHIL- Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hilir (Rohil) menyerahkan uang hasil pengembalian kerugian negara sebesar Rp 660.875.000 kepada Pemkab Rohil.Uang tersebut langsung diserahkan Kajari Rohil Gaos

  • Selasa, 17 Nov 2020 10:10

    Pemilihan Ketua KT- RBT, Dianggap Tidak Sah dan Cacat Hukum

    ROKAN HILIR-Mantan Sekretaris Kelompok Tani Rantau Bais Terpadu ( KT-RBT) H. Arifin Achmad  yang juga sekaligus salah satu  Pendiri KT- RBT,  menilai Rapat Pemilihan Pergantian Pengur

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2021 spiritriau.com. All Rights Reserved.