Kamis, 30 Jan 2020
Iklan Prodek
  • Home
  • Hukrim
  • PWI Inhil Merasa dizalimi, Anggota PWI Senior Inhil Siap Menggugat

Hukrim

PWI Inhil Merasa dizalimi, Anggota PWI Senior Inhil Siap Menggugat

admin
Kamis, 09 Jan 2020 10:12
TEMBILAHAN - Sejumlah anggota PWI senior di Inhil mengaku kecewa dengan sikap PWI Provinsi Riau yang menunjuk PLT Ketua PWI Inhil dengan agenda utama untuk melaksanakan Konferkab ulangan.

"Organisasi ini sudah dijalan tidak sesuai koridor yang berlaku.Terus terang kita malu melihat kelakuan oknum PWI Provinsi yang mau di intervensi oleh orang yang memang tidak ingin PWI di Inhil kuat dan berwibawa," ujar Zulfadli, kepada media, Kamis, 10 Januari 2020.

Masih menurutnya, sepanjang yang ia ketahui  kalaupun ada Konferkab Luar Biasa, alasan sudah jelas. Pertama karena Ketua, atau Ketua terpilih tersandung kasus hukum yang sudah berkekuatan tetap, kedua yang bersangkutan meninggal dunia atau mengundurkan diri.

"Dari semua kriteria itu, yang mana terpenuhi. Kalaupun ada pelanggaran organisasi yang dilakukan oleh ketua terpilih, masak iya sanksi langsung seperti itu tanpa ada surat peringatan terlebih dahulu, apalagi yang dilakukan dalam rangka membela nasib kawan-kawan dan kepentingan organisasi tambah Zul.

Hal senada juga diungkapkan oleh Rosita anggota PWI senior lainnya dalam kesempatan berbeda. "Saat ini kita lagi menggalang dukungan untuk menolak dilaksanakan Konferkab ulangan. Selain melanggar PD/PRT, ini juga bentuk dari penzaliman kepada PWI Inhil" katanya.

"Terus terang kita kecewa dengan sikap PWI Provinsi. Meski mereka itu membina anggota dibawah, karena itu memang menjadi tugas mereka," katanya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Markoni, dirinya merasa sangat kecewa. Hasil rekomendasi DK PWI Provinsi langsung dijadikan acuan mengeliminasi Ketua Terpilih dan dengan mudahnya diplenokan penunjukan Plt Ketua.

Masih menurutnya, padahal kalau prosedur sesuai Kode Perilaku Wartawan PWI yg ada, itu kan baru Rekomendasi Peringatan Keras, dan bukan Keputusan Tetap DK PWI Pusat, yg di tembuskan Ke PWI Pusat dan PWI Provinsi.

"Jadi dalam hal ini ada kerancuan prosedur, begitu mudahnya PWI Provinsi mengambil sikap langsung menggelar Pleno dan menunjuk Plt, hanya karena laporan orang luar yg tidak suka dengan ketua terpilih," ujarnya. (*)
Editor: 1

HukrimKerasa dizalimiKisruh
Berita Terkait
  • Selasa, 28 Jan 2020 11:31

    JPU Kejari Dumai Tuntut Bandar Narkoba Hukuman Mati

    DUMAI - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Dumai menuntut terdakwa bandar narkoba jenis Sabu seberat 50 Kg dengan hukuman mati. Tuntutan ini diberikan kepada terdakwa bernama Ade K

  • Sabtu, 25 Jan 2020 17:12

    Polsek Simpang Kanan Bekuk Oknum PNS Lapas dan 3 Rekannya, 58,95 gram Shabu Ditemukan

    ROKANHILIR - Seorang Oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bagan Siapiapi dibekuk Jajaran Polsek Simpang Kanan bersama 3 tersangka lainnya. Mereka dibekuk atas dugaan tindak

  • Kamis, 23 Jan 2020 12:57

    Akademisi Sebut Eksekusi Lahan Sawit di Pelalawan Legal Tidak Bisa Diintervensi Siapapun, Termasuk Presiden

    PEKANBARUâ€" Eksekusi lahan sawit seluas 3.323 hektare milik petani dan perusahaan PT PSJ di Desa Gondai, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau mendapat penolakan dari sejumlah pihak. Akademisi

  • Rabu, 22 Jan 2020 19:16

    Polisi Uji DNA Darah Dalam Mobil Pelaku Pembunuhan Mayat Tanpa Kepala Di Dumai

    DUMAI - Fakta-fakta kasus pembunuhan sadis Suci Fitria yang ditemukan tewas tanpa kepala, satu persatu-satu mulai terungkap. Fakta-fakta tersebut terungkap setelah pelaku ditangkap polisi bebera

  • Rabu, 22 Jan 2020 12:05

    Saat Akan Diamankan, Pelaku Penganiayaan Sopir ini Tendang Polisi

    ROKANHILIR - Saat akan diamankan, ST (39) warga jalan Hudayaan Kepenghuluan Bagan Batu Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir ini nekat menarik baju anggota Polisi hingga robek, bahkan pelaku

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 spiritriau.com. All Rights Reserved.