Rabu, 03 Mar 2021
SMSI
  • Home
  • Hukrim
  • Kembali Kejari Rokan Hilir Mengukir Prestasi Melakukan Pemulihan Keuangan Negara

Hukum

Kembali Kejari Rokan Hilir Mengukir Prestasi Melakukan Pemulihan Keuangan Negara

Laporan: Jonathan Surbakti
Admin
Senin, 01 Feb 2021 16:11
(foto: Istimewa)
Kajari Rohil Gaos Wicaksono SH MH didampingi Kasi Pidsus Herlina Samosir SH, menerima uang dari kasus terpidana kasus korupsi kegiatan pembangunan danau buatan di Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir Tahun anggaran 2013 Senin (01/02/2021) di Ruang Kej

BAGANSIAPIAPI -Kembali Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hilir kembalikan uang Negara. Kali  ini  Kejari Rohil Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hilir (Rohil) melalui Kasi Pidsus menerima pembayaran pidana denda sebesar Rp 200.000.000 oleh terpidana kasus korupsi kegiatan pembangunan danau buatan di Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir Tahun anggaran 2013.

"Hari ini bidang pidana khusus telah menerima penitipan uang denda terpidana an Ir. M. Taufiq Bin Sayuti M Zein selaku Konsultan Perencana kasus danau buatan tahun 2013. lalu kita yang serahkan kekas negara. "kata Kajari Rohil Gaos Wicaksono SH MH didampingi Kasi Pidsus Herlina Samosir SH kepada wartawan, Senin (01/02/2021).

Dijelaskan lagi, terpidana telah berkuatan hukum tetap telah melakukan pembayaran pidana denda sebesar Rp 200.000.000 sesuai dengan petikan putusan pengadilan tipikor pada pengadilan negeri pekanbaru nomor : 46/Pid.sus.TPK/2018//Pn.pbr tanggal 29 nopember 2018 dengan amar putusan pidana penjara selama 4 tahun dan pidana denda sebesar Rp 200.000.000 subsidair selama 2 bulan kurungan.

Sebelumnya, tiga terdakwa dugaan korupsi pembangunan Danau Buatan, Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir Riau, dituntut jaksa dengan hukuman masing-masing 5 tahun penjara. Mereka terbukti bersalah dalam korupsi yang merugikan negara Rp 449 juta.

Ketiga terdakwa yaitu Siadin selaku Kepala Seksi Pramuka Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Rohil, Wira Saputra selaku Direktur CV Vitra Kumala dan M Taufik selaku konsultan pengawas proyek.

Jaksa Penuntut Umum Kejari Rokan Hilir menyebutkan, para terdakwa terbukti melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana Pasal 2 Ayat (1) Jo 18 Undang-undang (UU) Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Ketiga terdakwa juga dituntut membayar denda masing-masing sebesar Rp 200 juta. Denda dapat diganti dengan hukuman penjara selama 4 bulan.

Namun jaksa tidak membebankan pengganti uang kerugian negara kepada terdakwa Saidin dan M Taufik. Kerugian dibebankan kepada terdakwa Wira Saputra sebesar Rp 449 juta.

"Satu bulan setelah putusan inkracht, harta benda terdakwa disita untuk mengganti kerugian negara. Namun, kerugian itu dapat diganti dengan pidana penjara selama 2 tahun," kata JPU.

Atas tuntutan itu, ketiga terdakwa mengajukan pembelaan (pleidoi). Majelis hakim mengagendakan pembacaan pledoi pada persidangan pekan depan. "Silakan saudara terdakwa maupun penasehat hukum menyiapkan pledoi," kata Bambang didampingi hakim anggota Dahlia Panjaitan dan Yanuar Anardi.

 

Pembuatan Danau Buatan di dekat Jembatan Pedamaran dianggarkan dari APBD Rohil tahun 2013 sebesar Rp 7,1 miliar. Proyek itu dikerjakan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rohil.

Seharusnya, pembangunan Danau Buatan di Kompleks Pemuda Bagansiapiapi tapi dialihkan di Jembatan Pedamaran. Dalan pengerjaannya, proyek tak sesuai spesifikasi dan anggaran telah dicairkan 100 persen.

Dari audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) ditemukan penyimpangan pelaksanaan proyek. Kerugian negara yang ditimbulkan atas penyimpangan itu sebesar Rp 449 juta lebih. (jon)

Editor: 1

Kembalikan Keuangan Negara Ukir PrestasiKejari Rohil
Berita Terkait
  • Senin, 01 Mar 2021 17:39

    Anggota Dewan Pelalawan Sudirman Dukung Kepengurusan PPMU, Ukui

    PELALAWAN- Persatuan Pemuda Melayu Ukui (PPMU) Ukui, Kecamatan Ukui resmi memiliki kepengurusan baru untuk masa bhakti 2021-2024. Hal ini ditandai dengan digelar Musyawarah Besar (Mubes) yang digelar

  • Senin, 01 Mar 2021 16:58

    KPK Periksa 8 Saksi dari Kalangan Swasta,Korupsi Proyek Jalan di Bengkalis Negara Rugi Rp156 Miliar

    PEKANBARU - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periksa 8 saksi dari kalangan swasta terkait korupsi proyek jalan di Bengkalis, Provinsi Riau. Negara rugi Rp156 miliar.Dugaan korupsi itu

  • Senin, 01 Mar 2021 16:55

    Tim Penjinak Bom Polda Aceh Dikerahkan ke Lokasi Ledakan

    BANDA ACEH - Tim penjinak bom (Jibom) Polda Aceh, melakukan identifikasi lapangan menyusul suara ledakan terjadi di kawasan Lhong Raya Kecamatan Banda Raya, Kota Banda Aceh.Kabid Humas

  • Senin, 01 Mar 2021 16:51

    5 Kesalahan Posisi Tubuh saat Duduk yang Harus Dihindari

    MENJALANI pola hidup yang tidak banyak bergerak atau duduk di posisi sama dalam waktu lama dapat membahayakan kesehatan. Akan muncul bahaya yang lebih banyak jika duduk dengan posi

  • Senin, 01 Mar 2021 16:45

    2 Menteri Yordania Dipecat Setelah Ketahuan Berpesta di Restoran

    AMMAN - Menteri dalam negeri dan menteri kehakiman Yordania dipecat lantaran melanggar pembatasan COVID-19 dengan menghadiri pesta makan malam di sebuah restoran, Minggu (28/2

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2021 spiritriau.com. All Rights Reserved.