Senin, 17 Feb 2020
Iklan Prodek
  • Home
  • Hukrim
  • Edi Sakura : Prihatin Terhadap ASN Yang Di Tahan Karena Bakar Lahan

Edi Sakura : Prihatin Terhadap ASN Yang Di Tahan Karena Bakar Lahan

admin : Sabri
Rabu, 29 Jan 2020 19:28
Sbi
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis Edi Sakura, S.Pd, M.Pd
Bengkalis -  Pasca penahanan dan penetapan tersangka SR(50), salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) oleh Sat Reskrim Polres Bengkalis, karena diduga melakukan pembakaran lahan di tanahnya sendiri, yakni di Jalan Pattimura RT 002 RW 003 Dusun Mekar Sari, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Edi Sakura, S.Pd, M.Pd, mengakui bahwa baru mengetahui informasinya hari ini, Rabu(29/1).

Hal tersebut dikatakan Edi Sakura saat ditemui wartawan Rabu pagi,( 29/1) di ruang kerjanya. Dan ia juga mengatakan turut prihatin atas kejadian tersebut, dan juga mengingatkan kepada ASN lainnya agar jangan membuka lahan atau membakar sampah serta apapun itu, jika musim panas.

Dia juga menambahkan, agar pihak sekolah se-Kabupaten Bengkalis dapat membuatkan bak sampah permanen di tempatnya masing-masing. Seperti bak sampah dari bahan material semen agar bakaran sampahnya tidak merebak kemana-mana.

"Terkait kasus pembakaran lahan yang di Jalan Pattimura Dusun Mekar Sari Desa Palkun, yang mana tersangkanya adalah salah seorang ASN, dan sudah di amankan oleh Polres Bengkalis, kita sangat prihatin. Mungkin peristiwa tersebut kehilafan beliau," sebut Edi.

Dan saat ditanya apakah ASN ini akan diberhentikan?.

Edi Sakura menjawab, ā€¯sampai saat ini saya belum melihat apakah mekanismemya memang begitu. Dan mungkin kita berkordinasi melalui kabid ketenagaan di Disdik Kabupaten Bengkalis. Karena saya baru tahu hari ini informasi penahanan seorang ASN itu," sebut Edi.

Penahanan dan penetapan tersangka SR(50) dilakukan setelah pihak Polres Bengkalis menggelar serangkai pemeriksaan dan gelar perkara.

Yang mana berawal tersangka SR melakukan pembakaran tumpukan pelepah daun pohon tanaman rumbia pada bagian belakang lahan gawangan kebun miliknya, Senin (20/1) lalu.

Awalnya pelepah daun pohon rumbia bersama dengan kayu dibakar oleh SR di beberapa titik bagian belakang kebunnya. Dan saat hendak pulang, api dimatikan dengan cara menyiram dengan air. Namun SR tidak dapat memastikan apakah api benar-benar telah padam. Yang jelas, api menyala sehingga menjalar kemana-mana dan menyebatkan lahan terbakar seluas 20 hektar.

Dan barang bukti yang berhasil diamankan oleh Tim Polres Bengkalis diantaranya, 1(satu) buah garuk tanah, 1(satu) batang kayu terbakar, 3(tiga) batang kayu terbakar, 2(dua) batang pelepah rumbia kering, 1(satu) bilah parang dan tanah sisa terbakar.
(Sbi)
komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2020 spiritriau.com. All Rights Reserved.