Sabtu, 19 Sep 2020
Iklan Prodek
  • Home
  • Hukrim
  • Dua Oknum Polisi Terlibat Pencurian Mobil di Inhu, Sudah Diperiksa Tapi Belum Ditangkap

Dua Oknum Polisi Terlibat Pencurian Mobil di Inhu, Sudah Diperiksa Tapi Belum Ditangkap

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 15 Sep 2020 21:53
Julfi hendra
Ilustrasi
Inhu - Dua oknum polisi yang bertugas di wilayah hukum Polda Sumatra Utara (Sumut) diduga terlibat dalam aksi pencurian atau penggelapan mobil di Indragiri hulu (Inhu) Riau, dua oknum polisi tersebut masing-masing inisal Briptu Noval bertugas di Batalyon C-Sat Brimob Polda Sumatra Utara dan Bripka Taufik yang bertugas di Polres Padang Sidempuan.

Informasi yang berhasil di himpun Selasa (15/9/2020) dari korban Sugiono (33) warga Desa Petalabumi Kecamatan Seberida Inhu-Riau, kalau keterlibatan dua oknum polisi yang mencuri mobil jenis Inova miliknya dengan nomor polisi BM 1931 BV, diketahui ketika pelaku utama atas nama Hary Kurniawan berhasil ditangkap polisi dari Polsek Seberida.

"Mobil saya di pinjam oleh Hary Kurniawan warga pangkalankasi, dengan alasan untuk transfortasi pernikahannya di bukit tinggi, namun mobil saya di bawa ke Medan dan di jual ketemanya yang polisi atas nama Briptu NH dengan harga Rp36,5 juta, sudah termasuk potongan utang," kata Sugiono yang mengetahui pengakuan Hary Kurniawan saat di tangkap oleh polisi dari Inhu di Medan.

Berdasarkan keterangan Sugiono, polisi juga sudah menanyakan prihal keterkaitan Briptu Noval dengan mobil yang di belinya dari Hary Kurniawan di salah satu warung di Medan, namu saat itu mobil tidak ada lagi ditangan Briptu Noval dan pengakuan Briptu Noval kepada polisi yang menanyakan saat itu mengaku, kalau mobil Inova yang dibelinya tersebut sudah dijualnya kembali ke Bripka Taufik.

"Mobil sudah saya serahkan ke Taufik (jual ke Bripka Taufik, red)" kata Sugiono mencontohkan ucapan Briptu Noval menjawab pertanyaan polisi dari Polsek Seberida saat di Medan, dan pengakuan Briptu Noval tentang mobil Inova yang di belinya dari Hary Kurniawan juga di dengar oleh sejumlah saksi diantaranya 4 orang polisi dari Polsek Seberida serta rekan Sugiono atas nama Joni Pasaribu.

Dihadapan Sugiono dan sejumlah saksi lainya, saat itu juga, Briptu Noval langsung memukul Hary Kurniawan sebanyak tiga kali di bagian wajah, sambil berkata kasar. "Kau sudah aku bantu, kau malah melibatkan aku," kata Sugiono mencontohkan ucapan Briptu Noval yang emosi saat itu dan polisi dari Polsek Seberida yang mengetahui Hary Kurniawan dipukul Briptu Noval langsung menghentikan aksi Briptu Noval tersebut.

Pengakuan penyidik Polsek Seberida kepada Sugiono korban pencurian mobil, penyidik polisi dari Polsek Seberida sudah memeriksa dua oknum polisi masing-masing Briptu Noval dan Bripka Taufik, namun mobil milik korban belum berhasil di rampas oleh polisi sebab mobil tersebut sudah tidak lagi di pegang oleh Bripka Taufik.

"Kami berharap, dua oknum polisi yang terlibat dalam pencurian mobil saya juga segera di tangkap dan di bawa ke pengadilan, karena pelaku yang terlibat pencurian mobil saya adalah oknum polisi, jadi tidak bisa di hukum, ?" tanya Sugiono.

Menurut Sugiono, dirinya mengetahui percis keterlibatan dua oknum polisi yang bertugas  di Medan yang ikut terlibat dalam pencurian mobilnya dan menjual mobilnya. Saat itu alamat oknum polisi itu jelas yang pertama Briptu Noval bertugas di Batalyon C Sat Brimob Polda Sumut dan Bripka Taufik bertugas di Polres Kita Padang Sidempuan Sumut.

"Kalau dua oknum polisi yang terlibat dalam pencurian dan penjualan mobil saya tidak ditangkap, maka saya akan laporkan langsung ke Kapolri bahkan saya akan laporkan masalah ini ke presiden, guna mendapatkan keadilan," kata Sugiono yang mengaku sempat menemani polisi ke Medan dalam mengungkap perkara pencurian dan penggelapan mobilnya.

Sebagai gambaran, laporan polisi dibuat oleh korban sejak 27 April 2020, sejumlah saksi sudah di periksa termasuk dua oknum polisi yang diduga terlibat dalam peristiwa pencurian dan penggelapan mobil milik warga Inhu tersebut, hingga saat ini dua oknum polisi tersebut belum diketahui oleh korban kenapa tidak ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka. 

Hingga berita ini di terbitkan, belum dapat keterangan resmi dari Polsek Seberida dan Polres Inhu. **
Sumber: Inhu

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2020 spiritriau.com. All Rights Reserved.