Selasa, 24 Nov 2020
SMSI
  • Home
  • Ekbis
  • Sosialisasi Dihadiri Kapolda Riau, UU Ciptaker Akan Untungkan Buruh

Sosialisasi Dihadiri Kapolda Riau, UU Ciptaker Akan Untungkan Buruh

Admin
Kamis, 22 Okt 2020 09:38
Riauterkini.com
BENGKALIS- Berlangsung di Perkantoran PT. Meskom Agro Sarimas (MAS) Bengkalis di Desa Pangkalan, Kecamatan Bengkalis, Undang-undang (UU) Cipta Kerja atau Omnibuslaw yang baru disahkan beberapa waktu lalu disosialisakan, Rabu (22/10/20).

Dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 seluruh harus memakai masker, menjaga jarak serta disiapkan cuci tangan dan sabun ini, langsung dihadiri Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Penjabat Bupati Bengkalis H. Syahrial Abdi, Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, dan sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemkab Bengkalis.

Kesempatan ini, Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menyambut baik langkah-langkah dilakukan PT. MAS dengan serikat pekerja di perusahaan kelapa sawit berada di Pulau Bengkalis tersebut.

Dari pernyataan pekerja dan perusahaan, dua komponen ini justru menyatakan kesiapannya melaksanakan Undang-undang Cipta Kerja.

"Bagi saya itu hal luar biasa, karena mereka sudah berdiskusi, mendedah UU Cipta Kerja serta saat penyampaian tadi, mereka merasakan dampak UU, memetakan pasal-pasal mana saja bermanfaat bagi mereka, pekerja dan pengusaha," jelas Irjen Pol Agung.

Langkah maju antara pekerja, perusahaan, dan pemerintah membangun sinergisitas akan menciptakan iklim usaha dan investasi lebih bagus di Bengkalis.

"Implementasikan UU ini. Saya yakin dan tahu, manfaat sudah mereka ketahui dan rasakan. Mari kita jalankan dan jaga, serta kita pastikan UU ini melindungi pekerja, pengusaha dan iklim usaha," harap Agung.

Sementara itu, Pj. Bupati Bengkalis, H. Syahrial Abdi mengatakan, situasi saat ini perlu kolaborasi dan sinergi antara para pihak, termasuk pekerja, perusahaan dan pemerintah.

"Sehingga simpang siur informasi hal-hal berkaitan dengan UU Cipta Kerja, semakin jelas. Ini benar-benar memajukan Indonesia dan Bengkalis," katanya.

Sebelumnya, Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Bengkalis Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSIB-KSPSI) PT. MAS, Gunawan mengatakan, para buruh di perusahaan kelapa sawit ini mendukung UU Cipta Kerja yang baru disahkan untuk segera diimplementasikan.

Gunawan menjelaskan, tidak mungkin pemerintah memberatkan dan merugikan buruh dalam membuat suatu undang-undang.

Ia memberikan contoh buruh yang diputus hubungan kerjanya (PHK) oleh perusahaan. Selama ini untuk dapatkan pesangon saja harus perang urat hingga ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) dengan perusahaan. Sekarang, di UU Cipta Kerja tak sampai ke sana. Perusahaan tak bayar, tinggal lapor ke polisi," jelas Gunawan.
Sumber: Riauterkini.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2020 spiritriau.com. All Rights Reserved.