Kamis, 02 Apr 2020
Iklan Prodek
  • Home
  • Ekbis
  • Masyarakat Rokan Hilir Sejahtera Berkat Sawit

Ekonomi

Masyarakat Rokan Hilir Sejahtera Berkat Sawit

Laporan: Jonathan Surbakti
admin
Rabu, 11 Mar 2020 11:35
(Foto: Jonathan Surbakti)
Selain tanaman sawit merupakan salah satu penopang perekonomian warga masyarakat Kecamatan Bangko Pusako Kabupaten Rokan Hilir-Riau, Warga juga melakukan pembibitan untuk di pasarkan sebagai menambah pendapatan masyarakat, Jumat (09/03/2020)

ROKAN HILIR-Kelapa sawit ternyata dapat membuat warga masyarakat di Kabupaten Rokan Hilir,sejahtera dan makmur, seperti di Kecamatan Bagan Sinembah, Tanah Putih, Rimba Melintang  dan Kecamatan Bangko Pusako.

Kelapa sawit mampu membuat para petani didaerah ini bertekad untuk bisa sejahtera, bahkan diantara warga masyarakat misalnya Kecamatan Rimba Melintang  ini ada yang sampai alih Fungsi lahan dari tanaman padi menjadi tanaman Sawit.

Hal ini setidaknya terlihat dari kisah Taufik Riaunyka Hadi (35), seorang warga Kepenghulun Bangko Jaya Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir.Bersama keluarga dan sejumlah warga lainnya Taufik Riaunyka Hadi yang akrab dipanggil Joko ini selalu berdiskusi dalam hal mengelola tanaman sawit. Bahkan Joko juga sempat membudidayakan pembibitan sawit untuk dapat dipasarkan kepada warga masyarakat di Kabupaten Rokan Hilir dan diluar Kabupaten Rokan Hilir.

Joko kepada spiritriau.com  Senin, (09/03/2020) menceritakan kisah suksesnya dia dan sejumlah teman-teman lainnya karena bertani melalui bertanaman sawit. Bertani sawit ini memang sangat menjajikan, apalagi  jika dikerjakan dengan benar dan sungguh-sungguh, ucap Joko.

Bagi warga di kampung Joko  ini tampak kondisi warganya sejahtera dan makmur. Hal ini bisa terlihat dari baiknya sarana dan prasarana di kampung tersebut. Juga terlihat perumahan warga yang berderet megah dengan pura di halaman rumah masing-masing

Joko salah seorang warga petani sawit kini memiliki sebuah rumah yang cukup lumayan didaerahnya. Padahal dulunya kediaman Joko  hanya rumah yang sederhana.

Penanaman Bibit Sawit Masyarakat Desa Pasir Putih Kecamatan Bagan Sinembah Rokan Hilir-Riau. Tampak Warga sedang menyiam bibit sawitnya, Senin (09/03/2020) (Foto:Jonathan Surbakti)

Dijelaskannya, tetariknya  Joko sebagai petani sawit karena daerah di Kabupaten Rokan Hilir masih potensi untuk petani perkebunan sawit. Selain itu animo masyarakat masih tinggi menciptakan sebagai lapangan pekerjaan, tambah Joko.

Keuntungan saya sebagai petani sawit, bisa menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi masayarakat pada umumya di Kabupaten Rokan Hilir. Saya juga mengajak masyarakat dalam bertani sawit dengan cara edukasi melalui penyuluhan untuk menciptakan kesadaran akan sumber benih yang bermutu dan bersertifikasi agar peningkatan produksi dapat tercapai, papar Joko.

Sementara untuk usaha budidaya tanaman sawit ini sudah ia lakoni  sejak tahun 1998, karena bimbingan orang tuanya. Waktu itu dengan metode penangkaran di Dinas Perkebunan Kabupaten Bengkalis dan alhamdullilah, sampai  saat ini saya  meneruskan usaha yang sudah dirintis oleh orang tua, kata Joko. Sekarang ini, untuk pembibitan sawit dia sudah mampu memenuhi  permintaan konsumen baik dari dalam Kabupaten Rokan Hilir  maupun luar Kabupten Rokan Hilir.

Dulu saya bantu ayah, sekarang saya sudah punya lahan sendiri, ujar pria yang sudah mempunya 2 orang anak ini. Joko mengaku, hasil kerja kerasnya bertani kini telah membawa perekonomiannya pesat berkembang. Ia bercita-cita menyekolahkan anaknya hingga sarjana dari hasil pertaniannya tiap bulan, dia bisa membuka usaha toko peralatan pancing, serta memiliki  sebuah rumah nyaman bagi keluarganya.

Hal serupa dinyatakan Ridwan Warga Simpang Benar Kelurahan Cempedak Rahuk Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir Rabu (11/03/2020). Ia mengaku perkembangan perekonomian masyarakat didaerahnya  tumbuh pesat sejak  masyarakat mengelola tanaman sawit.

Dikatakan putra daerah ini, awalnya beliau dulu mengelola kayu dihutan, kemudian  hutan tersebut dijadikan lahan kebun sawit. Setelah membudidayakan tanaman sawit,  sedikit demi sedikit Ridwan  belajar bersama warga untuk cara mengelola tanaman sawit,  dan kini kami banyak yang sudah memiliki kebun sendiri dan menjadi petani Swadaya, jelas Ridwan.

Salah seorang warga bermarga Simarmata mengelola Kebun sawitnya dari awal tanam hingga panen dengan luas sekitar 170 Ha. Setiap hari kebun ini ia panen secara bergantian tempat yang berbeda dalam satu hamparan.Tampak beberapa tenaga kerja Lokal memanen lahan sawitnya dengan melangsir  buah sawit menggunakan Mobil Truck. Lahan sawit terletak di Teluk Kotak Kepenghuluan Pematang Botam Kecamatan Rimba Melintang, Kabupaten Rokan Hilir Rabu (11/03/2020) (Foto:Jonathan Surbakti)

Selain Infrastruktur dan rumah warga yang kini telah meningkat, efek secara tidak langsung dari keberhasilan warganya sebagai petani dapat dilihat pula dengan tingkat pendidikan yang kini mulai tinggi.

Banyak di antara warga yang kini memiliki aset di  Pekanbaru dan menyekolahkan anaknya di kota-kota besar seperti Medan, Jakarta, Yogjakarta dan kota-kota lainnya. Masyarakat yang sudah mengenyam pendidikan kini mencapai 70%, bahkan hingga tingkat perguruan tinggi, ucap Ridwan (jon)

 


Editor: 1

Rokan Hilir Berkat Sawit SejahteraMasyarakat
Berita Terkait
  • Kamis, 02 Apr 2020 13:33

    1 Orang PDP Kota Dumai Positif Covid-19 Usai Menjalani Rapid Test *Bukan Warga Dumai

    DUMAI - Rapid Test telah dilakukan kepada seluruh PDP yang dirawat di dua rumah sakit rujukan Covid-19, yakni RSUD Kota Dumai dam RS Pertamina Dumai.Dari hasil Rapid Test tersebut, didapati seorang Pa

  • Kamis, 02 Apr 2020 13:26

    Ini Empat RUU Peninggalan DPR Periode Lama yang Dibahas Tahun 2020

    Badan Legislasi (Baleg) DPR RI sudah memutuskan peraturan tentang pembentukan undang-undang yang didalamnya mengatur mekanisme pembahasan RUU peninggalan DPR periode lalu yang kini dilanjutkan pembaha

  • Kamis, 02 Apr 2020 13:23

    Gerindra Minta Perppu Penundaan Pilkada Antisipasi Kekosongan Kepala Daerah

    Anggota Komisi II Fraksi Gerindra Sodik Mudjahid menilai, dalam Perppu penundaan Pilkada 2020, harus mengatur force majure tanggal penyelenggaraan. Menurutnya, pemerintah bisa mengatur jadwal penyelen

  • Kamis, 02 Apr 2020 13:19

    DPR Dinilai Manfaatkan Pandemi Corona untuk Bahas RUU Kontroversial

    Koalisi masyarakat sipil mendesak DPR menunda pembahasan sejumlah RUU yang dinilai kontroversial, di tengah pandemi wabah virus Corona atau Covid-19. RUU yang dianggap kontroversial antara lain RKUHP

  • Kamis, 02 Apr 2020 13:14

    Alat Ini Bisa Ketahui Hasil Tes COVID-19 dalam 5 Menit

    Jakarta - Salah satu masalah yang dihadapi rumah sakit di seluruh dunia di tengah pandemi saat ini adalah kelangkaan alat tes COVID-19. Hal ini mendorong berbagai inisiatif pengembangan secara cepat a

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2020 spiritriau.com. All Rights Reserved.