Terverifikasi Dewan Pers
 
Jumat, 19 April 2019 | 08:48:03
Travel

Setelah Museum Tanah, Kota Bogor Segera Miliki Meseum Pertanian

Sebarkan:
Foto: Humas Kementan

BOGOR Selalu ada saja alasan untuk berkunjung ke Kota Bogor, Jawa Barat. Selain hawa sejuk Pegunungan Salak, kota yang terletak 59 Km sebelah selatan dari Kota Jakarta ini juga memiliki beberapa tempat yang menarik. Salah satunya Museum Pertanian yang akan segera diresmikan oleh Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman pada Senin 22 April 2019.

Museum Pertanian yang berlokasi satu komplek dengan Museum Tanah ini berada tak jauh di seberang pintu utama Kebun Raya Bogor. Berdirinya Museum Pertanian tidak dapat dipisahkan dari Museum Tanah yang telah diresmikan Menteri Pertanian tepat pada peringatan Hari Tanah Sedunia yakni 5 Desember 2017 yang lalu.

Berbeda dengan konsep yang ditawarkan di Museum Tanah, Museum Pertanian memiliki empat galeri utama yang telah ditata sedemikian rupa sehingga mampu membawa para pengunjungnya seakan memasuki lorong waktu. Betapa tidak, begitu masuk ke museum yang terletak di Jl. Ir. H. Juanda No 98 Bogor, pengunjung akan disuguhkan Galeri Pangan dan Peradaban Pertanian yang menampilkan informasi tentang sejarah komoditas pangan beserta peradaban yang menyertainya.

Berbagai informasi komoditas pangan di Indonesia diilustrasikan dalam bentuk diorama pengolahan lahan sawah, rumah petani hingga alat pertanian yang sangat menarik untuk dijadikan spot foto bagi para pengunjung. Museum Pertanian menawarkan sensasi yang menyenangkan dengan dekorasi yang sangat "instagramable".

Beranjak ke lantai 2 dari museum ini, pengunjung akan mendapatkan Geleri Kebijakan dan Komoditas yang menggambarkan perkembangan pertanian Indonesia dari era kolonial (VOC dan Pemerintah Belanda) sejak tahun 1600 sampai 1945. Hingga perkembangan pertanian pada era setelah kemerdekaan hingga saat ini yang dipamerkan berdasarkan periodisasi kabinet dari tahun 1945 sampai 2019.

Yang menarik, selain memiliki zona "Instagramable" yang akan menggugah pengunjung untuk terus berfoto, di Geleri yang merangkum pembangunan pertanian dari tahun 1600 sampai dengan 2019 ini, terdapat area coffee corner yang menjadi tempat icip icip produk kopi, teh dan kakao dari berbagai daerah di Indonesia.

Tidak berhenti disitu, pengunjung juga akan dimanjakan melalui Galeri Pertanian Masa Depan dan Lumbung Pangan Dunia 2045 yang terdapat di lantai 3. Dalam galeri ini pengunjung dapat melihat bagaimana pengembangan pertanian 4.0 dengan sangat apik.Ilustrasi penggunaan teknologi canggih seperti drone, market smart farming hingga "Atutonomous Tractor" traktor tanpa awak yang menggunakan sistem GPS berbasis Real Time Kinematika juga dapat pengunjung temukan di galeri ini.

Kepala Pusat Pepustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian, Leli Nuryati mengatakan Museum Pertanian menawarkan konsep Wisata Edukasi dengan tema "Bertolak dari Masa Lalu, Menapak ke Masa Depan" artinya museum ini hadir untuk menyampaikan informasi sejarah perjuangan dan perkembangan pertanian bangsa dari masa lalu hingga masa sekarang serta ilustrasinya pada masa yang akan datang.

"Konsep yang ditawarkan dari museum ini adalah mengkaitkan sejarah pertanian dan peradaban dimasa lalu, masa kini dan masa yang akan datang sesuai dengan temanya Connecting The Past To The Future" ungkap Leli yang ditetapkan sebagai penanggung jawab Museum Pertanian.

Memiliki tujuan utama meningkatkan minat dan kepedulian masyarakat khususnya para generasi muda terhadap pertanian. Museum ini, lanjut Leli diharapkan mampu menghadirkan metode pembelajaran sejarah baru yang tidak menjemukan. Sehingga para generasi muda tertarik untuk memahami sejarah pertanian bangsanya.

"Setelah dibuka resmi oleh Bapak Menteri Pertanian, untuk sementara Museum Pertanian masih membebaskan tiket masuk tanpa dipungut biaya, harapannya museum ini bisa menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat khususnya para generasi muda" ungkap Leli disela persiapan peresmian Museum Pertanian di Bogor.(18/4)

Galeri keempat dari Museum ini terletak di Gedung D yang juga masih berada di komplek Museum Tanah dan Pertanian Bogor. Galeri ini memiliki lima zona ruangan terpisah dengan spot edukasi dan visualisasi yang menarik. Galeri Peternakan menampilkan berbagai perkembangan teknologi peternakan yang disajikan dalam bentuk video pendek, diorama, poster dan beberapa artefak.

Leli mengungkapkan, kedepan lantai 4 Gedung D ini akan dibangun zona rooftop, yang memungkinkan pengunjung untuk menikmati panorama Gunung Salak, dengan fasilitas gazebo sederhana yang dikelilingi sarana edukasi hidroponik.

Lebih Lajut, Leli menginfokan Museum Pertanian akan dibuka pada hari dan jam kerja yakni dari Senin sampai Jumat pukul 08.00 WIB hingga 16.00, sementara museum ini akan tutup pada hari Sabtu hingga Minggu. Diakhir kegiatan Leli mengajak masyarakat khususnya para generasi muda untuk segera berkunjung ke Museum Pertanian, Leli mengatakan dengan fasilitas yang memadai dijamin wisata edukasi para pengunjung di Museum Pertanian akan terasa sempurna.


Sumber: okezone.com
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Minggu, 21 Juli 2019 | 16:50:10

Danramil 03/Tempuling Kerahkan Babinsa Untuk Antisipasi Karhutla

TEMPULING - Babinsa Koramil 03/Tempuling bersama Masyarakat dan MPA Patroli Karhutla. Memasuki musim kemarau, Kodim 0314/Inhil melalui Danramil 03/Tempuling, Kapten Arh Sugiyono mengerahkan seluruh Babinsanya u
Minggu, 21 Juli 2019 | 11:16:40

Pemuda Tiga Desa Tolak Permohonan Rekom Izin/LH PT. Hutahaean.

ROKAN HULU - Pemuda Tiga Desa di Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu yakni Desa Tingkok, Lubuk Soting dan Tambusai Timur, menyatakan sikap menolak permohonan rekomendasi Izin/ Lingkungan Hidup yang diajuka
Minggu, 21 Juli 2019 | 09:33:15

Hadir MPW Riau, Muscablub MPC PP Rohul Bung Reynaldi Terpilih Ketua Priode 2019-2023

ROKAN HULU - Musawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) Majelis Pimpinan Cabang  (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Rokan Hulu Sabtu, (20/7/2019) terlaksana sukses.Meski terlaksana alot dan tidak dihadiri
Minggu, 21 Juli 2019 | 08:43:28

3 Tahun Kepemimpinan Apri-Dalmasri Jadi Evaluasi Kinerja ke Depan di Pemkab Bintan

Bintan - Sekertaris daerah (Sekda) Bintan, Adi Prihantara, memyampaikan maksud dan tujuan dilaksanakan Refleksi tiga tahun kepemimpinan Apri Sujadi dan Dalmasri Syam untuk dijadikan evaluasi kinerja ke depannya
 
Berita Lainnya
Sabtu, 20 Juli 2019 | 09:48:54

Serius Gaet Wisatawan Indonesia, Taiwan Buka Pusat Informasi Pariwisata di Jakarta

Pemerintah Taiwan semakin gencar menggaet wisatawan asal Indonesia untuk datang ke negaranya. Terlebih 2018 jumlah kunjungan wisatawan Tanah Air ke negara yang memiliki sebutan Formosa itu mengalami kenai
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 09:44:13

Rekomendasi Destinasi Wisata Liburan Musim Panas ke Jepang

Jepang masih menjadi destinasi favorit wisatawan Indonesia. Negara ini menawarkan beragam aktivitas wisata menarik yang bisa dijajal di segala musim, termasuk musim panas. Meski suhu udaranya terbilang c
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 09:29:44

Serunya Eksplorasi Jalur Rempah di Ternate dan Tidore

BERWISATA ke Ternate dan Tidore, sarat akan destinasi wisata alam yang cantik, yang juga kental dengan sejarah dan budaya. Saat melancong kesana, wisatawan dapat menyusuri berbagai destinasi di sepanjang
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 09:36:11

Menjajal Sensasi Wisata di Basecamp Military Lifestyle, Cocok untuk Liburan Keluarga

Sekelompok pria berbaju loreng tampak hilir mudik di depan bangunan megah berbentuk keong raksasa. Di sisi bangunan itu, empat buah parasut hijau mengembang sempurna menghiasi langit biru. Sekira pukul 14.00
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 16:58:38

Naik ke Puncak Ijen di Suhu Dingin 3 Derajat, Ini Tipsnya

BANYUWANGI - Suhu udara di puncak Gunung Ijen turun hingga titik terendah 3 derajat celsius pada pukul 02.00 WIB hingga 04.00 WIB dini hari. Bahkan diperkirakan akan terus turun pada bulan Juli
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 15:16:12

4 Wisata yang Wajib Anda Kunjungi Saat ke Magelang

Berlibur ke Magelang bisa menjadi pilihan Anda dan keluarga untuk melepas penat setelah seharian bekerja. Cukup dengan menempuh perjalanan selama enam jam dari Stasiun Gambir menuju Stasiun Tawang, Semara
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 14:45:47

Satu Manajemen dengan Garuda, Sriwijaya Ikut Imbau Larangan Foto

BEBERAPA waktu lalu, maskapai Garuda Indonesia sempat mengeluarkan larangan untuk mengambil foto ataupun video di dalam pesawat. Aturan yang ditarik dalam beberapa jam setelah diluncurkan itu, tidak lain
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 09:14:17

Lupakan Berfoto, Begini 6 Cara Mudah Tertidur di Pesawat

Beristirahat dengan mengambil waktu tidur sesaat selama dalam perjalanan udara dapat membantu kita untuk lebih fokus, awas, dan rehat. Tapi untuk sebagian orang, tidur selama di pesawat bukanlah sesuatu yan
 
Rabu, 17 Juli 2019 | 16:34:46

Viral Foto Gunung Rinjani Bersorban Putih, Indah Banget!

FENOMENA alam kerap membuat kita berdecak kagum. Masih ingat peristiwa di mana hujan lokal terjadi di Binjai atau muncul dua pelangi di langit Surabaya? Momen seperti itu mungkin tidak akan perah terjadi
 
Selasa, 16 Juli 2019 | 14:46:19

Dicari! Anak-Anak SMK untuk Kembangkan Pariwisata Danau Toba

DANAU Toba merupakan satu dari sekian banyak tempat wisata di Indonesia yang sudah mendunia. Bahkan, keindahan Danau Toba ini telah mendapat pengakuan dari UNESCO sebagai salah satu geopark. Sayangnya, w
 
Jumat, 12 Juli 2019 | 09:24:45

Jangan Sebut ke Magelang Bila Tak Jajal 3 Wisata Ini

Magelang, Jawa Tengah memiliki keindahan alam menarik serta beberapa wisata yang patut untuk dieksplorasi. Jika berkunjung ke Magelang tidak akan seru apabila tidak melihat keindahan alam pegunungan. S
 
Jumat, 12 Juli 2019 | 08:57:46

Hutan Pinus Malino Jadi Objek Wisata Andalan Warga Sulsel

Objek wisata hutan pinus di kawasan puncak Malino, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan yang sejuk, terus ramai dikunjungi para wisatawan di akhir pekan. Dalam waktu dekat ini akan ada event besar akan di la
 
Kamis, 11 Juli 2019 | 15:36:23

Pulau Galang, Saksi Kebaikan RI ke Pengungsi Luar Negeri Saat Orde Baru

JAKARTA - Nasib pencari suaka asal Timur Tengah yang terlunta di trotoar ibu kota menjadi sorotan hingga pemerintah akhirnya turun tangan. Indonesia memang belum menjadi tujuan para pencari suaka, namun
 
Kamis, 11 Juli 2019 | 10:21:27

Pemuda dan Pokdarwis Remaja Sialang Jaya Akan Taja Festival Persona Danau Sipogas 2019

ROKAN HULU - Upaya mempromosikan objek wisata handalan di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) ke dunia luar, Karang Taruna bekerjasama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Remaja Sialang Jaya, Desa Sialang Jaya Kab
 
Senin, 8 Juli 2019 | 11:24:09

Apen Beyeren, Berjalan di Atas Batu Panas Tanpa Alas Kaki di Biak

Festival Biak Munara Wampasi (FBMW) VII tahun 2019 yang digelar pada 1-6 Juli 2019 di kota Biak, Provinsi Papua, secara resmi dibuka oleh Menteri Pariwisata yang diwakili Koordinator Kalender Of Event Ind
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top