Kamis, 20 September 2018 | 13:40:53
Hukrim

Ahli Hukum Pidana Ini Berpendapat, Tidak Ada Unsur Pidana Pada Kasus Norman

Laporan : Anggi Sinaga

Sebarkan:
Anggi Sinaga
Suasana saat ahli hukum pidana memberikan pendapatnya terkait hukum pidana yang didakwakan kepada terdakwa Norman.
ROKANHILIR - Pengadilan Negeri Rokan Hilir ( PN Rohil) Rabu 19 September 2018 sekira pukul 16.30 wib kembali menggelar sidang perkara tindak pidana dugaan perbuatan bersalah melarikan perempuan di bawah umur tanpa izin orang tua /wali dengan terdakwa Norman (18) seorang buruh cucian mobil yang berada di Kelurahan Cempedak Rahuk Kecamatan Tanah Putih.

Sidang kali ini terdakwa Norman yang didampingi Kuasa hukumnya Sartono SH MH bersama dua rekannya menghadirkan seorang saksi Ahli hukum pidana untuk  memberikan pendapat hukumnya terkait perkara Pidana pasal 332 KUHPidana yang didakwakan Jaksa Penuntut Umum kepada kliennya. 

Pantauan dalam sidang,Ahli hukum pidana dari Universitas Negeri Riau (UNRI) Herdiansyah SH MH selaku sekretaris Rektor Universitas Negeri Riau (UNRI) dalam perkara kasus ini berpendapat bahwa terdakwa Norman tidak terdapat ada unsur niat 
kekerasan atau ancaman kekerasan dengan maksud untuk memastikan penguasannya atas diri korban Agustiani Andini Lubis yang baru berumur 17 tahun.

Herdiansah SH MH menjelaskan dalam menerapkan pasal 332 KUHPidana penyidik seharusnya membuktikan tiga unsur  kesengajaan dalam hukum pidana yaitu segaja dengan maksud/ tujuan, sengaja dengan maksud kepastian dan sengaja dalam kemungkinan.

Menurutnya berdasarkan berkas perkara penyidikan yang diterima ahli, setelah dipelajari di kampus bersama para Dosen, tidak ada terdapat unsur kesegajaan atau niat dari diri si terdakwa.

"Oleh karena itu menurutnya dakwaan pasal 332 KUHPidana tidak dapat di dakwakan kepada terdakwa, " jelasnya dalam sidang.

" Saya menilai bahwa dalam kasus ini justru korban yang aktif sedangkan terdakwa pasif," jelasnya.

Ahli juga menerangkan dalam hal ini terdakwa sebagai subjek dan korban selaku objek. "Nah di dalam perkara ini justru Objek yang lebih berperan sedangkan subjek peranannya pasif, " papar Herdiansyah SH MH.

Sehingga dalam kesimpulan pendapat ahli hukum pidana Riau ini mengatakan bahwa dakwaan JPU itu tidak dapat dikenakan kepada terdakwa dan harus dibebaskan karena tidak memenuhi tiga unsur kesegajaan yang diatur dalam hukum pidana, apalagi pasal 332 KUHPidana adalah Delik Aduan, apabila pihak pelapor dan pihak terdakwa dalam perkara ini sudah ada melakukan perdamian kedua belah pihak, maka perkara ini seharusnya tidak dapat dilanjutkan ke persidangan.

" Namun hal ini keputusan tetap pada pertimbangan dan keyakinan majelis hakim,"  tegasnya.

Terkait pendapat ahli ini pantauan media Spiritriau.com dapat diperkuat bahwa fakta keterangan saksi korban Agustiani Andini dalam sidang sebelumnya yang mengatakan bahwa Norman tidak bersalah, justru korban Agustiani Andini mengatakan kepada majelis hakim dirinyalah yang salah karena dirinya  yang meminta tolong  kepada terdakwa hingga terdakwa masuk penjara.

Korban juga dengan tegas mengatakan terdakwa tidak ada membujuk dan mengancam korban untuk melakukan hubungan intim.

Sidang yang hampir berjalan tiga jam ini dipimpin oleh Ketua majelis hakim Rudi Ananta Wijaya SH MH Li dengan dua anggotanya Rina Yose SH dan Sonra SH dibantu dengan panitera pengganti Rica Reonita Simbolon SH dihadiri Jaksa Penuntut Umum Kejari Rohil Niki Junismero SH.

Usai saksi ahli memberikan pendapatnya dalam sidang. Ketua majelis hakim Rudi Ananta Wijaya SH MH  melanjutkan pemeriksan terdakwa Norman.

Norman dalam sidang menceritakan bahwa awal kejadian itu korban yang mendatangi ke tempat kerjanya tanpa ada janjian.

Saat itu korban menceritakan sedang bertengkar dengan ibunya, hingga korban takut pulang kerumahnya.

" Dia minta tolong dengan saya untuk mengantarkan korban ke Sibolga ke tempat neneknya, saya bilang saya gak ada dana untuk mengatarnya ke sana pak Hakim," paparnya dalam sidang.

Dari seluruh keterangan Norman yang diberikan dalam sidang bahwa Norman tidak ada niat untuk melarikan korban, namun korban yang meminta tolong kepadanya.

"Karena saya korban takut dan panik akhirnya kami pergi ke Pekanbaru," jawabnya.

Norman juga mengatakan bahwa selama dirinya bersama korban tidak pernah membujuk korban untuk melakukan berhubungan intim.

Usai memberikan keterangan dan jawaban terdakwa atas pertanyaan majelis hakim, JPU, dan kuasa hukum dalam persidangan, akhirnya hakim menutup sidang dan mengatakan akan melanjutkan sidang satu minggu kembali pada hari yang sama dengan agenda sidang tuntutan dari JPU. (asg)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 19 Februari 2019 | 22:09:51

Sedang Liputan, Oknum Security PKS PT MAN Usir Wartawan

ROKAN HULU - Dua wartawan yang bertugas di Rokan Hulu (Rohul), dihadang oknum security‎ Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. Merangkai Artha Nusantara (MAN) di Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai Utara.Kedua wa
Selasa, 19 Februari 2019 | 21:40:00

Danramil 02/Tanah Putih Melayat Warga Yang Meninggal

UJUNGTANJUNG- Danramil 02/Tanah Putih Kodim 0321 Rokan Hilir Kapten Inf Khairul Anwar  didampingi Babinsa Kodim 0321 Rokan Hilir dan anggotanya   melayat kepada Keluarga (Alm) Ibu Sutini di rumah
Selasa, 19 Februari 2019 | 21:14:19

Koramil 02/Tanah Putih Lakukan Giat Bersih Lingkungan

UJUNGTANJUNG- Sejumlah anggota Koramil 02/Tanah Putih Kodim 0321 Rokan Hilir,UPTD Kecamatan, Masyarakat melaksanakan kegiatan bersih lingkungan dalam rangka kegiatan Gerakan Nasional Indonesia Bersih (GNIB) den
Selasa, 19 Februari 2019 | 21:06:27

Danramil 02/ Tanah Putih Minta Para ASN Jaga Netralitas di Pemilu 2019

PUJUD- Danramil 02/Tanah Putih Kapt (Inf) Khairul Anwar meminta tim penegak hukum dan seluruh aparatur sipil negara (ASN) menjaga netralitas dalam Pimilu  tahun 2019 yang akan datang. Khairul Awar opt
 
Berita Lainnya
Selasa, 19 Februari 2019 | 16:46:24

Ditolak Bersetubuh untuk Kesekian Kali, Dosen Sebar Foto Bugil Mahasiswinya

DENPASAR Tingginya libido seksual tak mampu dibendung oknum dosen yang mengajar di sebuah perguruan tinggi swasta di Denpasar, Bali. Setelah berhasil menggagahi mahasiswinya, pria berinisial I Putu Ek (
 
Selasa, 19 Februari 2019 | 16:21:00

Ditodong 2 Pria Naik Motor, Sopir Angkot Dibacok Tiga Kali Lukai Tangan

DEPOK - Seorang sopir angkutan kota (angkot) menjadi korban kejahatan jalanan. Suparman (52) dibacok saat baru saja pulang dari warung kopi pada Selasa (19/2) dini hari. Peristiwa itu terjadi di Jalan Cu
 
Selasa, 19 Februari 2019 | 09:18:29

Ketua Bhayangkari Riau Kunker di Polres Rokan Hilir

UJUNG TANJUNG-Ketua Bhayangkari Polda Riau Ny. Fabiola Widodo didampingi Wakil Ketua Bhayangkari Polda Riau Ny.Winta Wahyu Didada melakukan kunjungan kerja (kunker) di Polres Rokan Hilir Selasa (19/02/2019).Ket
 
Selasa, 19 Februari 2019 | 08:59:05

Pelaku Begal di Siak Berhasil diringkus Polisi, Satu Orang Masih DPO.

SIAK - Pelaku  pencurian dengan cara kekerasan (begal) yang terjadi di Jalan Ferry BOB Kampung Pinang Sebatang Kecamatan Tualang, Siak, pada, Kamis (07/2/2019) kemarin, berhasil diringkus Sat Reskrim
 
Senin, 18 Februari 2019 | 12:33:36

7 Bandar Sabu yang Divonis Mati Ajukan Banding, Jaksa: Bagus!

JAKARTA - Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) menanggapi upaya banding atas vonis mati bandar sabu jaringan Sumsel-Surabaya. Kajati Sumsel, Ali Mukartono menyebut itu harapan merek
 
Senin, 18 Februari 2019 | 11:52:51

Polda Metro Jaya Musnahkan Sabu Seberat 127 Kg

JAKARTA - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya memusnahkan narkoba hasil pengungkapan selama kurun waktu 6 bulan. Beberapa jenis narkoba dimusnahkan, seperti sabu dan ekstasi."Pada pagi h
 
Senin, 18 Februari 2019 | 11:34:33

Oknum Satpam Universitas Batanghari Jambi Terciduk Pakai Narkoba

JAMBI - Aksi penggrebekan di Pulau Pandan, Kota Jambi kembali dilakukan jajaran Ditresnarkoba Polda Jambi. Pada Sabtu 16 Februari 2019 malam, seorang oknum satuan pengamanan (satpam) di salah satu univers
 
Senin, 18 Februari 2019 | 08:56:45

Terkait Putusan Praperadilam OTT Bapenda Rohul, Kapolres Sebut Kita Harus Tunduk Dan Taat Putusan Hakim

ROKANHULU - Kepolisian menghormati putusan Pengadilan, terkait dikabulkannya permohonan pra peradilan (Prapid) yang diajukan oleh Devi, tersangka Tangkap Tangan dugaan pungli di Badan Pendapatan Daer
 
Senin, 18 Februari 2019 | 08:43:33

Diduga Mencuri Buah Kelapa Sawit Milik PTPN V Sei Rokan, Remaja Ini Diserahkan ke Polisi

ROKANHULU - Diduga melakukan pencurian buah  Tandan Kelapa Sawit (TBS)  milik Kebun PTPN V Sei Rokan  Desa Tandun Barat seorang laki-laki remaja berhasil ditangkap, satu lainnya kabur. Selanj
 
Sabtu, 16 Februari 2019 | 16:57:51

Bunuh Kekasih, Bripda M Anggota Sabhara Polda Sulsel Segera Jalani Sidang Kode Etik

MAKASSAR - Peristiwa anggota Direktorat Sabhara Polda Sulsel Bripda M (24) membunuh kekasihnya bernama Harmawati, (23) seorang mahasiswi kebidanan di Makassar dan membuangnya ke kebun tebu di Kabupaten Bon
 
Sabtu, 16 Februari 2019 | 16:37:53

Kejari Bengkalis Tetapkan 4 Tersangka Kasus UEK SP Duri Mandiri Bersatu, Duri Timur

DURI - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bengkalis telah menerima pelimpahan semua berkas empat tersangka dalam kasus Usaha Ekonomi Kelurahan Simpan Pinjam (UEK-SP) Duri Mandiri Bersatu, Kelurahan Duri
 
Sabtu, 16 Februari 2019 | 09:14:57

Polda Jambi Tangkap Kurir 4 Ribu Ekstasi Jaringan Internasional

JAMBI  - Polda Jambi menangkap seorang pria bernama Rajali Ibrahim (52), warga asal Sumatera Utara, Medan. Rajali ditangkap karena membawa 4 ribu butir pil ekstasi asal Belanda senilai Rp 1
 
Jumat, 15 Februari 2019 | 15:42:15

Nekat! Nenek Ini Transaksi Narkoba di Kantor Pengadilan di Riau

TEMBILAHAN - Seorang nenek di Kota Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, ML (54), nekat bertransaksi narkotika jenis sabu-sabu dengan salah seorang pria berinisial PT (28) di Pengadilan Negeri
 
Jumat, 15 Februari 2019 | 13:59:45

Nyimpan 28 Paket Sabu,Warga Bagan Batu Ini Di Bekuk Di Dalam Rumahnya.

UJUNGTANJUNG - RM(25) seorang pria warga Jalan Gereja Bagan Batu Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir tak berkutik saat di bekuk oleh Satresnarkoba Polres Rohil didalam rumahnya karena diduga me
 
Jumat, 15 Februari 2019 | 13:28:54

Terlibat dengan Kijang Bandar Sabu yang Divonis Bebas, Briptu SD Dipecat

MAKASSAR - Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel memecat anggotanya yang terlibat dalam jaringan narkoba Syamsul Rijal alias Kijang yang divonis bebas oleh PN Makassar. Anggota polisi, Briptu SD ditangkap karena s
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top