Terverifikasi Dewan Pers
 
Jumat, 13 Juli 2018 | 09:43:46
Travel

Merinding! Pengalaman Mistis Pendaki Gunung Gede Kini Jadi Viral di Medsos

Sebarkan:
Instagram
Cerita Mistis Gunung Gede

PENGALAMAN ini diceritakan oleh seorang perempuan pendaki bernama Asyria Putri. Kisahnya kemudian disebarkan oleh akun kumpulan pendakian gunung di Instagram @mountnesia hingga menjadi viral.

Dada terasa ikut sesak tanpa disadari ketika tanpa sengaja larut dalam kisah Putri yang dia ceritakan. Mulanya Putri dan teman-teman hendak mendaki Gunung Gede lewat jalur Putri belum lama ini dari Cibinong. Dari kisah yang diceritakan, awalnya tidak ada perasaan janggal pun pikiran buruk. Hingga tiba di Surya Kencana, lembah indah di Gunung Gede, Putri masih belum menemui hal aneh.

Hari berganti, Putri dan teman-teman merasa terlambat untuk melakukan pendakian menuju puncak, namun tetap semangat. Setibanya di puncak semua hal masih terasa normal bagi Putri, meskipun kabut turun, sehingga menutupi pemandangan agung dari puncak gunung.

Singkat cerita mereka kembali ke tenda dan memutuskan untuk turun dari lembah Surya Kencana sekira pukul 13.30 wib. Perjalanan masih tetap normal Putri rasakan, lalu bertemu dengan tiga orang pendaki lain yang tengah memapah teman perempuannya bernama Vina yang cedera.

Mereka pun menghubungi petugas untuk membantu Vina turun lebih cepat dan aman. Namun, petugas belum juga datang hingga mereka pun harus beristirahat dan menghentikan perjalanan karena hujan turun cukup deras disertai petir dan kilat, ditambah hari yang mulai gelap, maka sempurna sudah suasana tercipta jadi kian mencekam.

Sesekali mereka semua mengobrol, Vina pun terus dialihkan perhatiannya agar tidak melamun, namun nahas menimpanya. Tubuh Vina mendadak menjadi dingin, lemas, dan tidak sadar. Salah seorang kawannya langsung berusaha menyadarkan Vina, ditepuk-tepuk pipinya, sambil meyakinkan Vina mereka akan segera tiba di bawah, dan pulang.

Vina sempat tersadar, tapi tatapannya kosong, wajahnya memutih, pucat kesi, di saat yang bersamaan hujan kian deras, petir menyambar-nyambar, Vina malah semakin parah, dia mengeluarkan suara aneh, tatapannya membuat siapa saja yang melihat merasa ingin lari secepat mungkin menjauhinya. Tapi tidak, Putri dan teman-temannya yang berada dalam tenda tidak lantas meninggalkan Vina seorang diri, mereka lantas membacakan doa-doa berharap Vina tersadar.

Lepas dari Vina yang akhirnya sadar, masih ada satu lagi kawan Putri yang berlaku aneh, Dinda. Dia mulai muntah-muntah dan menangis sejadi-jadinya sambil tersenyum. Dinda pun sadar kembali setelah 16 pendaki lain yang berada dalam satu tenda itu membaca doa bersamaan.

Setelah Dinda, kembali Vina cekikikan tiba-tiba, membuat tiap orang yang ada di bawah tenda ingin mengambil langkah seribu. Namun, di tengah-tengah Vina yang tertawa bak hantu kuntilanak, Dinda kembali menangis, singkat cerita saat dua pendaki perempuan ini tersadar mereka pun panik, ketakutan, dan minta ingin segera pulang, pendaki lain berusaha menenangkan.

"Iya, jangan nangis, Din, hujan udah reda, jangan panik, bacaan doa ya, Din," ucap Putri.

Di perjalanan menuju base camp, rombongan pendaki ini bertemu dengan petugas, yang ternyata malah marah karena ada tenda yang dibangun di pinggir trek, dan melanjutkan pendakian. Akhirnya rombongan tetap turun, dengan beberapa orang lebih dulu melakukan perjalanan untuk menyelamatkan Vina yang kondisinya masih belum stabil.

Sementara rombongan terpecah jadi dua, rombongan tempat Putri turut serta yang masih ada di perjalanan menuju Pos 2, tiba-tiba melihat hal yang mengejutkan.

"Astagfirullahal'adzim!" teriak Putri.

Pendaki lain yang satu rombongan pun panik. Bertanya-tanya ada apa gerangan yang terjadi. Ternyata, Putri melihat ada gunungan sampah di trek yang dilaluinya. Namun, mereka tidak bisa membawa sampah itu turun kar terlalu banyak, maka memutuskan untuk memberitahu petugas, setibanya di bawah.

"Ya Allah!" Putri yang ada di barisan tengah kembali tercengang, dia kembali melihat gunungan sampah kali ini di bawah pohon. Rasa penasarannya membesar, hingga Putri memaksa pendaki lain di belakangnya untuk menyoroti senter ke arah sampah itu, namun setelah diperjelas ternyata tidak ada sampah satu pun, kosong. Putri lantas semakin tercengang lagi dan bertanya-tanya dalam benaknya kemana perginya sampah besar yang tadi dia lihat, apa mungkin tikus hutan?

Di tengah perjalanan, tiba-tiba Putri merasa jari-jarinya kram, namun dengan sisa tenaga yang dimilikinya, perjalanan tetap dilanjutkan. Setibanya di Pos 2, mereka beristirahat, merajang air, menyeduh kopi, dan membuat minuman penghangat tubuh lain. Ternyata di Pos 2 sudah ada dua orang pendaki yang tadi bertugas antar Vina ke base camp, namun tidak ada Vina bersama mereka, karena petugas yang sempat naik dan marah-marah telah membawa Vina turun lebih dulu.

Tiba-tiba Putri merasa sesak napas. Dadanya seperti terhantam bola basket keras, badannya lemas, teman-temannya panik, dan disaat bersamaan dia merasa ukuran badannya mengecil, lebih kecil dari biasanya, dan dari teman-teman sekeliling.

Sampai pada akhirnya Putri sadar berkat doa-doa yang dipanjatkan. Persis seperti Dinda dan Vina, Putri yang sempat berteriak keras dan menangis tanpa ia sadari pun bersikeras minta pulang dan keluar dari kawasan gunung.

Sebelum tiba di Pos 1, mereka kembali diuji nyalinya. Ada seperti hantaman besar hingga membuat mereka bergoyang sekejap seperti sedang gempa. Disusul salah seorang pendaki kejang sambil melotot ke atas. Kembali dengan doa dan menggantikan baju pendaki tersebut, dia pun sadar.

Medan licin bekas siraman hujan menambah ujian yang mereka harus hadapi untuk tiba di base camp. Putri fokus pada langkahnya, sebab beberapa kali dia membuang pandangannya, ada banyak makhluk yang dia lihat, yang sebelumnya tidak pernah dia jumpai.

Saat menuju pos 1 dan hampir tiba, ternyata mereka salah jalan, dan justru mengarah ke jurang. Akhirnya putar balik perlahan setelah pendaki lain teriak dari ujung sisi kanan mengaba-aba ada jurang di depan mereka. Putri termenung.

Beruntung, setibanya di Pos 1, sudah ada ojek yang bisa mengantar Putri dan Dinda sampai di base camp. Setibanya di base camp, mereka langsung ditenangkan, diberi minum hangat, dan selimut. Namun, anehnya Vina tidak ada di tempat yang sama.

"Untuk Vina dan dua orang temannya semoga kita bisa bertemu di perjalanan lain, aamiin. Untuk 8 pendaki lain teman Vina, tolong perjalanan selanjutnya jangan egois, kalau naik bersama, turun pun harus bersama. Ini juga jadi pelajaran buat kita semua, agar lebih peduli dengan teman dan sesama," tandas Putri dalam ceritanya.


(okezone.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 22 April 2019 | 16:53:21

Jokowi Menang Versi QC, Kapitra Janji Jemput Habib Rizieq Sebelum Lebaran

JAKARTA - Caleg PDIP Kapitra Ampera berjanji akan menjemput Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab jika capres Joko Widodo (Jokowi) dinyatakan menang dalam Pilpres 2019. Kapitra berharap Habib Rizieq segera pulan
Senin, 22 April 2019 | 16:43:39

LG Patenkan Ponsel dengan Tiga Kamera Selfie

JAKARTA- LG mengajukan paten untuk smartphone terbarunya belum lama ini. Paten tersebut menampilkan ponsel LG yang dilengkapi dengan tiga kamera belakang dan tiga kamera depan. Dilansir dari laman GSM Aren
Senin, 22 April 2019 | 16:35:47

Jonan ke Luhut: Beli Mobil Listrik Lebih Cepat Dibanding Bikin Perpres

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengaku malu karena rancangan peraturan presiden (perpres) kendaraan listrik tidak kunjung selesai. Itu dia ungkapkan di depan Menter
Senin, 22 April 2019 | 16:31:18

Luhut hingga Budi Karya Resmi Luncurkan Taksi Listrik Pertama RI

JAKARTA - Menteri-menteri Kabinet Kerja Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini meluncurkan taksi berbahan bakar listrik pertama di Indonesia. Taksi tersebut bakal dioperasikan oleh Bluebird.M
 
Berita Lainnya
Senin, 22 April 2019 | 11:42:28

Daya Tarik Jembatan Barelang di Batam yang Mirip Golden Gate

JEMBATAN legendaris Golden Gate di San Fransisco menjadi salah satu ikon di Amerika Serikat. Namun tak perlu jauh-jauh ke AS, jembatan serupa juga ada di Batam, Kepulauan Riau. Namanya jembatan Barelang,
 
Senin, 22 April 2019 | 08:52:44

Destinasi Digital, GenPI Rohul Siap Luncurkan Pasar Dangaoe Dangaoe

ROHUL - Booming destinasi digital semakin santer terdengar. Dipelopori oleh Generasi Pesona Indonesia (GenPI), pasar kekinian itu terus mewabah di Tanah Air. Tengok saja GenPI Rokan Hulu (Rohul) yang bers
 
Sabtu, 20 April 2019 | 16:05:17

Cantiknya Semarak Pernak-pernik Paskah di Manado

JELANG perayaan Paskah, beberapa wilayah di Kota Manado mulai marak dipajang berbagai ornamen dan pernak-pernik Paskah atau perayaan kebangkitan Yesus Kristus yang jatuh pada Minggu, 21 April 2019 mendata
 
Sabtu, 20 April 2019 | 14:35:21

Usai dari Festival Crossborder Nunukan, Jangan Lupa Mampir di Krayan

NUNUKAN - Pelaksanaan Festival Crossborder Nunukan sudah dekat. Event yang akan dilangsungkan di GOR Dwikora, Nunukan, akan dihelat pada 27-28 April 2019. Kalian yang ingin berkunjung, ada baiknya mampir
 
Jumat, 19 April 2019 | 10:52:11

Mengunjungi Tempat Yesus Disalib, Wafat, Dikubur dan Dibangkitkan

SELURUH umat kristiani di seluruh dunia bersiap menyambut hari kebangkitan Yesus Kristus atau biasa disebut dengan Paskah. Tentunya semua orang akan berbahagia menyambut bangkitnya sang Mesias dari kemati
 
Jumat, 19 April 2019 | 09:09:20

Kiat Asyik Main Ice Skating untuk Pemula dari Skater Profesional

WALAU Indonesia merupakan negara tropis, hanya memiliki dua musim yang mana artinya tidak ada musim dingin bersalju, tapi masyarakat Indonesia terutama di kota besar seperti Jakarta bisa dibilang cukup fa
 
Jumat, 19 April 2019 | 08:48:03

Setelah Museum Tanah, Kota Bogor Segera Miliki Meseum Pertanian

BOGOR Selalu ada saja alasan untuk berkunjung ke Kota Bogor, Jawa Barat. Selain hawa sejuk Pegunungan Salak, kota yang terletak 59 Km sebelah selatan dari Kota Jakarta ini juga memiliki beberapa tempat
 
Kamis, 18 April 2019 | 16:17:18

Gereja Katedral Notre Dame Terbakar, Perempuan Ini Melihat Penampakan Yesus

SUDAH dua hari sejak kebakaran hebat, Gereja Katedral Notre Dame masih menjadi perbincangan hangat di seantero media massa. Dunia masih tak percaya karena kehilangan satu ciptaan terbesar manusia yang sud
 
Selasa, 16 April 2019 | 16:48:28

Waduk Gajah Mungkur Wonogiri Kini Punya Taman Bunga

OBJEK Wisata Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri akan memiliki wahana baru, yakni Taman Bunga Selosia. Wahana tersebut akan dibuka untuk pengunjung pada momen libur Lebaran, Juni mendatang. Pengerjaan p
 
Selasa, 16 April 2019 | 16:22:45

Danau Pink yang Cantik, Tapi Tak Boleh Disentuh

Melbourne - Baru-baru ini suatu danau di Melbourne, Australia berubah warna airnya menjadi pink. Sungguh cantik, tapi turis diingatkan untuk tidak menyentuh airnya.Diberitakan media-media Australia, Selasa (1
 
Senin, 15 April 2019 | 16:43:49

Jokowi Masuk ke Kakbah, Ada Apa di Dalamnya?

PRESIDEN RI Joko Widodo (Jokowi) sedang berada di tanah suci untuk menunaikan ibadah umrah bersama istri dan kedua anak laki-lakinya. Istimewanya, Jokowi dan keluarganya diizinkan memasuki Kakbah. Padahal
 
Senin, 15 April 2019 | 08:54:35

4 Obyek Wisata Ini Beri Promo di Pemilu 17 April 2019

TANGGAL 17 April mendatang yang jatuh pada hari Rabu ditetapkan sebagai hari libur dalam rangka Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Lalu tanggal 19 April yang jatuh pada hari Jumat juga ditetapkan sebagai hari
 
Sabtu, 13 April 2019 | 15:32:56

Belajar Kisah-Kisah Alquran di Quranic Park Dubai

DUBAI selalu membuat terobosan baru untuk menarik para wisatawan. Kali ini Dubai membuka Quranic Park, sebuah taman baru yang menampilkan kebunkebun, pemandangan, dan berbagai kisah dalam Alquran. Keha
 
Sabtu, 13 April 2019 | 15:20:36

5 Spot Instagramable di Konser Putih Bersatu di GBK

HARI ini ribuan pendukung calon presiden dan wakil presiden nomor urut 1, Joko Widodo (Jokowi) dan KH. Ma'ruf Amin memadati komplek Gelora Bung Karno (GBK). Hal ini dikarenakan ada gelaran kampanye akb
 
Sabtu, 13 April 2019 | 14:13:16

Sensasi Berendam di Kolam Pemandian di Tengah Sawah di Desa Melung Banyumas

BANYUMAS - Desa Melung, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas mengusung konsep wisata unik dengan memanfaatkan sawah terasering milik desa. Lanskap kolam pemandian berlokasi diapit teras-teras sawah
 
 
 
Terpopuler

1

20 Apr 2019 16:05 | 397 views
Travel

Cantiknya Semarak Pernak-pernik Paskah di Manado

2

16 Apr 2019 16:48 | 284 views
Travel

Waduk Gajah Mungkur Wonogiri Kini Punya Taman Bunga

3

16 Apr 2019 16:22 | 253 views
Internasional

Danau Pink yang Cantik, Tapi Tak Boleh Disentuh

 
 
 
 
 
 
Top