Produk
 
Rabu, 17 Januari 2018 | 07:57:16
Travel

Taman Sari, Bangunan Heritage Perpaduan Eropa, China, dan Jawa

Sebarkan:
liputan6.com
Jakarta Taman Sari Keraton Ngayogyokarto Hadiningrat memiliki bangunan arsitektur yang kokoh. Gaya arsitekturnya memiliki nuansa Eropa, China, ditambah unsur filosofi Jawa, Buddha dan Hindu yang kental. Budiyono, pemandu Taman Sari (55), menyebutkan bangunan ini dirancang oleh Sultan HB I, sehingga pembangunannya kental dengan filosofi yang tinggi. 
 
"Kalau yang bangun itu Tumenggung Mangun Dipura orang Madiun. Madiun kan masuk Mataram. Orang Madiun ini membangun lima tahun dilanjutkan Pangeran Notokusumo Pakualaman. Konsepnya meniru gaya Eropa," ujar Budiyono kepada Liputan6.com beberapa waktu lalu. 
 
Budiyono meluruskan jika yang membangun Taman Sari bukanlah Demang Tegis yang orang Portugis. Sebab, saat itu ada orang yang terdampar di pantai selatan yang ternyata dari Portugis. Namun, yang membangun adalah Tumenggung Mangun Dipuro.
 
"Kalau Demang Tegis itu tambah-tambahan saja, yang bangun itu orang Madiun itu niru gaya Eropa," ujarnya.
 
Bangunan dengan arsitektur gaya Eropa sangat terlihat dari bangunan yang tebal dari dinding bangunan dan tingginya bangunan. Tebalnya dinding ini juga menjadi penanda fungsi Taman Sari sebagai benteng kraton Ngayogyokarto Hadiningrat waktu itu. 
 
"Ini benteng pertahanan, HB III dia lari ke lorong itu. Makanya bangunannya lebih tebal dari keraton ada 1 setengah dan ada dua meter tebalnya," katanya.
 
Dirinya menambahkan, bangunan Taman Sari senditi dibangun tanpa semen, melainkan menggunakan bligon, yaitu batu bata dihaluskan juga pasir gamping atau kapur. Hal inilah yang menjadi ruangan di bangunan Taman Sari dingin.
 
"Ya karena menyerap air. Pintu pendek, tapi plafon tinggi jadi udara tersimpan. Bangunan sekarang kan bangunan modern beda, padahal dulu enggak pakai AC," katanya.

Bangunan Penuh Makna

 
Pintu depan Taman Sari atau kebun istana Keraton Yogyakarta saat ini dahulunya adalah pintu belakang. Pintu masuk saat ini ada gapura yang ketika masuk terhitung pendek, sehingga orang yang masuk harus menunduk.
 
"Tandanya menghormat itu dari tradisi Mataram masuknya agak mebungkuk gitu. Istilahnya raja aja menghormat ke abdi dalem atau rakyatnya. Pemimpin zaman dulu gitu," katanya. 
 
Gapura masuk Taman Sari saat ini ada bentuk naga. Menurut dia, simbol pengaruh dari China. Sementara masuk lagi ada empat ruangan untuk abdi dalem yang di dindingnya ada ukiran sengkolo atau sengkalan (waktu) mulainya pembangunan Taman Sari.
 
"Catur Nogo Roso Tunggal (4861) dibalik jadi 1684, ini tahun Jawa. Proses pembangunan Taman Sari," ujarnya.
 
Dalam ukiran di dinding itu juga ada sulur-sulur atau gambar tumbuhan merambat yang berarti penanggalan tahun masa selesainya. Diketahui, pembangunan Taman Sari membutuhkan waktu selama tujuh tahun.
 
"Ada Lajering (tangkai digambarkan satu) Sekar (bunga digambarkan angka 6) Sinesep (angka 9) Peksi (burung itu digambarkan angka 1)  1691 selesai pembangunan Taman Sari, ini dari Jawa," katanya. 
 
Memasuki ruangan selanjutnya atau gedung sekawan yang diisi abdi dalem yang memainkan alat musik gamelan. Di sinilah Sultan akan melihat para penari dari atas gapura masuk diiringi musik.
 
"Ada empat gedung empat atau sekawan untuk gamelan, belum ada speaker atau sound. Dulu satu gedung diisi alat musik yang masing-masing gedung beda alatnya, tapi saling bersahutan jadi stereo nanti," ujarnya.
 
Setelah memasuki gedung sekawan di selatan, ada pintu di atasnya ada Kala. Kala ini yang dimaknai sebagai penolak bala, sehingga ilmu hitam tidak dapat masuk saat Sultan sedang mandi.
 
"Kala itu lima sebagai tolak bala ini dari Hindu, baru gapura yang masuk itu Buddha. Kala ini dipasang di pintu," ujarnya.

Sarat Filosofi

 
Saat memasuki kolam pemandian raja ada tiga kolam. Kolam pertama untuk anak-anak, kedua untuk selir, serta ketiga untuk raja dan selir terpilih. Sudut kolam ini ada bangunan berbentuk bunga teratai di dalamnya.  
 
"Bunga teratai dari agama Buddha, kalau Jawa itu berati pinayungan. Kalau capek bisa istirahat di sini. Jadi di bawah bunga teratai itu keluar airnya. Airnya tidak pernah kering dulu kan ada lima mata air. Cara pembuatan kolam itu kayak bikin sumur," ujarnya.
 
Selain bangunan Taman Sari dipengaruhi unsur agama Hindu, Buddha, Islam, juga dipengaruhi agama Kristen. Seperti bentuk bangunan yang mirip dengan bentuk gereja. 
 
"Kristen itu minoritas, tapi ada bangunan yang mirip gereja. Jadi Sultan itu tidak membeda-bedakan agama, abdi dalem silakan memilih agamanya," katanya.
 
Selain pemandian ada bangunan Lopak Lopak yang berada di pintu keluar, atau dulu pintu masuknya Taman Sari. Bangunan berbentuk segidelapan ini sudah tidak terlihat. Namun, sisa bangunan terlihat dari batu bata yang tertata.  
 
"Kenapa delapan? Sebab, yang mau mencapai kesempurnaan harus melalui delapan tahap. Prambanan kan ada delapan candi pokok. Kalau gapuranya ada trap itu bunga teratai ada sembilan itu dari Buddha, candi Borobudur itu ada sembilan kasta untuk mencapai tertinggi. Kalau lima itu dari Islam," katanya.
 
Menariknya lagi, adalah saat masuk area masjid bawah tanah atau Sumur Gumuling yang turun ke bawah menuruni tangga. Kemudian kala memasuki lorong-lorong dengan bagian atas ada ventilasi, sehingga cahaya masuk menjadi penerangan lorong tersebut. 
 
"Dingin di lorong ini karena dulu itu atasnya air kan danau. Nah, di sini dingin karena sekarang atasnya rumah warga," katanya.
 
Memasuki masjid bawah tanah berbentuk bulat membuat bangunan ini terlihat unik. Sebab, ada satu mihrab untuk imam di masing-masing lantai, sehingga makmun memutar di belakang imam.    
 
"Dulu belum ada speaker dan dibikin menggema. Coba tepuk kan gema suaranya, kalau di Arab kayak orang tawaf, Hindu itu linkarinas, pintu ini ada delapan budaya dari Hindu. Anak tangga itu sembilan, itu Buddha tangganya ada lima dari Islam rukun islam," katanya. 
 
Menurut dia, Sultan HB 1 sangat tinggi filosofi hidupnya. Sehingga semuanya diatur mulai dari arsitekturnya hingga makna dalam arsitekturnya. Bahkan, bangunan dulu ini dinilai tidak kalah dengan ketahanan bangunan saat ini.
(liputan6.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Minggu, 20 Mei 2018 | 19:51:21

Alfa Syahputra: Hari Kebangkitan Nasional, Hindarilah Perang Saudara

ROKAN HULU - Hari Kebangkitan Nasional yang biasa dirayakan seluruh bangsa Indonesia pada 20 Mei mengingat dua peristiwa penting yaitu Berdirinya Boedi Oetomo Pada 20 Mei 1908 dan Ikrar Sumpah Pemuda Pada 28 Ok
Minggu, 20 Mei 2018 | 19:48:36

Pemerintah Mulai Terpikat Program Pemberdayaan Masyarakat PKUR YBM-BRI di Pekanbaru

PEKANBARU -Ketekunan para petani pemberdaya Jamur Tiram, kini mendatangkan keberkahan. Program yang termasuk dalam Peningkatan Keterampilan Usaha Rakyat (PKUR), gagasan Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia
Minggu, 20 Mei 2018 | 16:33:57

Peringati Harkitnas, Firdaus Optimis Riau Jadi Provinsi Paling Maju Lewat Konsep Riau Madani

PEKANBARU - Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke- 110 pada tahun 2018 ini merupakan momentum penting bagi kebangkitan Riau menjadi provinsi paling maju di Indonesia. Syaratnya, harus ada program strategis da
Minggu, 20 Mei 2018 | 16:12:54

Nikmati 4 Wisata Ramadan di Turki, Salah Satunya Tempat Jubah Nabi Muhammad Disimpan

Turki merupakan salah satu negara paling menakjubkan di dunia, apalagi di bulan Ramadan seperti ini.Selama bulan Ramadan, umat Islam di seluruh dunia akan menjalankan ibadah puasa dari fajar hingga senja.Ini me
 
Berita Lainnya
Minggu, 20 Mei 2018 | 16:12:54

Nikmati 4 Wisata Ramadan di Turki, Salah Satunya Tempat Jubah Nabi Muhammad Disimpan

Turki merupakan salah satu negara paling menakjubkan di dunia, apalagi di bulan Ramadan seperti ini.Selama bulan Ramadan, umat Islam di seluruh dunia akan menjalankan ibadah puasa dari fajar hingga senja.Ini me
 
Sabtu, 19 Mei 2018 | 09:42:03

14 Destinasi Wisata Andalan Kota Palembang

PALEMBANG - Pemerintah Kota Palembang mengandalkan 14 destinasi wisata menyambut Asian Games XVIII, 18 Agustus-2 September 2018, untuk mencapai target kunjungan 2,5 juta wisatawan. Kepala Dinas Pariwisata
 
Sabtu, 19 Mei 2018 | 09:04:19

Asyiknya Liburan Tengah Tahun ke Perth di Australia Barat

Jakarta -Liburan tengah tahun merupakan hal wajib yang tidak boleh dilewatkan. Selain bisa menyegarkan pikiran, liburan tengah tahun dapat memperbaiki mood dan mengembalikan semangat bekerja agar bisa merea
 
Sabtu, 19 Mei 2018 | 08:55:38

Indonesia dan Belanda Kerjasama Riset Pariwisata

JAKARTA - Indonesia dan Belanda bekerja sama mengembangkan riset terkait pariwisata dengan obyek penelitian berupa pariwisata di pulau-pulau kecil dari tinjauan sosial ekonomi maupun manajemen lingkungan.
 
Jumat, 18 Mei 2018 | 15:06:13

4 Masjid Megah dan Cerita Uniknya di Indonesia

Tangerang - Sebagai negara mayoritas Muslim, Indonesia memiliki ribuan masjid. Ada empat masjid megah yang meiliki cerita unik dan gaib.Selamat berpuasa, traveler. Yuk, wisata religi ke masjid-masjid megah in
 
Jumat, 18 Mei 2018 | 13:26:14

5 Destinasi Wisata Angker di India yang Bikin Bulu Kuduk Berdiri

BERLIBUR merupakan salah satu cara efektif untuk menghilangkan bosan dan penat. Namun, bagi beberapa orang yang memiliki jiwa petualang, beberapa wisata angker mungkin bisa menjadi tantangan tersendiri.
 
Jumat, 18 Mei 2018 | 11:31:46

Eksplor Wisata Guizhou, dari Goa Terpanjang hingga Jembatan Tertinggi

SALAH satu provinsi dengan pertumbuhan tercepat di China, Guizhou, menjadi salah satu tujuan wisata paling menjanjikan di negara ini. Pemandangannya menakjubkan dan kaya akan nilai sejarah. Provinsi Guizhou
 
Kamis, 17 Mei 2018 | 13:59:10

3 Bukti Industri Pariwisata di Aceh Makin Bergeliat

Jakarta Aceh baru saja meluncurkan Calendar of Event 2018 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Senin malam (14/5/2018). Setidaknya ada 100 atraksi wisata yang berba
 
Kamis, 17 Mei 2018 | 13:55:24

Danau Tasmania yang Kembali Memukau Pengunjung

DANAU yang terkenal dengan sebutan Disappearing Tarn memukau para pendaki dan fotografer di Pegunungan Australia setelah terisi dengan volume air yang tak biasa. Biasanya danau kering di Gunung Wellingto
 
Rabu, 16 Mei 2018 | 16:13:09

Ngejreng! Ini Kampung Warna-warni di Malang

Kampung Jodipan di Malang dikenal akan setiap sudutnya yang warna-warni. Asyik nih buat foto-foto. Kampung Jodipan di Kota Malang adalah kampung warna-warni paling hits di Indonesia. Berawal dari project tug
 
Selasa, 15 Mei 2018 | 10:48:05

Saat Danau di China Beku, Ini yang Terjadi

Ketika musim dingin tiba, danau di Beijing, China banyak yang membeku. Danau tersebut pun menjadi area ice skating musiman.Ada yang berbeda dengan Danau Shichahai di China, ketika musim dingin tiba airnya m
 
Selasa, 15 Mei 2018 | 09:52:33

Menikmati Sunset di Embung Nglanggeran, Keindahannya Dijamin Menghipnotis

OBYEK wisata di Yogyakarta seakan tidak pernah habis untuk dikunjungi. Terlebih, ada beberapa warga yang memang bekerja sama dengan pemerintah setempat untuk memunculkan obyek wisata baru. Salah satu obye
 
Selasa, 15 Mei 2018 | 09:47:13

7 Negara Keluarkan Travel Advice, Menpar: Kita Akan Yakini Mereka kalau Indonesia Aman

ISU terorisme yang tengah merundung sejumlah tempat di Indonesia menimbulkan sebuah pertanyaan besar di industri pariwisata dalam negeri. Apakah negara kita masih aman untuk dikunjungi wisatawan nusantara
 
Senin, 14 Mei 2018 | 15:15:20

Gencar Promosi, Indonesia Gelar Asian Festival 2018 di Bulgaria

Sofia - Indonesia terus berpromosi untuk menarik wisman. KBRI Sofia di Bulgaria pun mengadakan Asian Festival 2018 yang dihadiri oleh Presiden Bulgaria.Asian Festival 2018 merupakan kegiatan tahun kedua y
 
Senin, 14 Mei 2018 | 10:16:47

Ada di Banjarnegara, Gunung Batu Menjelma Jadi Waduk Secantik Ini

Banjarnegara - Berawal dari Gunung Batu Tampomas di Desa Gentansari Kecamatan Pagedongan, Banjarnegara kini berubah menjadi danau cantik. Selain menyuguhkan panorama alam yang indah, juga bisa mengarungi
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top