Kamis, 10 Januari 2019 | 07:14:19

Beberapa Kejanggalan di Mega Proyek SPAM Durolis Rohil

Laporan : Jonathan Surbakti

Sebarkan:
Jonathan Surbakti
Tampak Bangunan Pagar Proyek SPAM Durolis di Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan Kabupaten Rokan Hilir Senin (7/1/2019)
UJUNGTANJUNG-Proyek SPAM Regional Durolis merupakan proyek strategis untuk dapatmelayani kebutuhan air minum 3 Kabupaten/kota di Provinsi Riau yakni,kota Dumai, Kabupaten Rokan Hilir, dan Kabupaten Bengkalis. DisingkatDurolis.Air baku yang akan diolah berasal dari air permukaan yaitu sungai Rokan. 

Bangunan sadap atau intake  mengambil air baku ini terletak di Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan kelurahan Melayu Besar dan Bangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) nyapun terletak dalam satu kawasan diatas lahan seluas 3,5 Ha. Sementara untuk semua  lokasi ini lahan dibebaskan dari warga seluas 6 Ha.

Mega proyek air minum di Provinsi Riau ini dimulai pekerjaan fisiknya pada tahun 2017 dengan anggaran sharing APBN, APBD Provinsi dan APBD Kabupaten/Kota.

Diharapkan SPAM Durolis ini dapat dinimati manfaatnya di tahun 2019 oleh masyarakat Kabupaten Rokan Hilir, pasalnya Anggaran APBD Provinsi  dan APBDKabupaten Rokan Hilir sebesar Rp 50 Miliar lebih telah menyelesaikan jaringan perpipaannya dan sambungan ke setiap rumah.Kabupaten Rokan Hilir   sendiri menggarkan dana sebesar Rp.34,5 Miliar.

Namun dengan kejadian runtuhnya bangunan intake pada hari Jum'at tanggal 4 Januari 2019 lalu, tentu akan menjadi kendala terhadap beroperasinya SPAM Regional Durolis di Kabupaten Rokan Hilir. Di tracking dari LPSE.pu.go.id, informasi pemenang lelang pembangunan konstruksi penyediaan air baku Durolis yakni PT Monhas Andresrabat dengan harga penawaran Rp 26.600.000.000. Dari pagu Rp 33.685.452.000.

Sedangkan untuk supervisi dimenangkan oleh PT Riau Multi Cipta Dimensi dengan harga penawaran Rp 1.035.100.000 dari pagu sebesar Rp 1.050.000.000. Dua perusahan ini masing-masing beralamat di Pekanbaru. Lalu, Kenapa Bangunan Intake SPAM Durolis Bisa Runtuh?
Tampak Bangunan Pagar Proyek SPAM Durolis di Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan Kabupaten Rokan Hilir Senin (7/1/2019)


Pemerhati pembangunan, R. Yudhi Digjawinata menduga penyebab runtuhnya intake lantaran adanya kegagalan kontruksi. Dia menjelaskan bahwa menurut UU No.18/1999 tentang Jasa Konstruksi, Pasal 1: Kegagalan bangunan adalah keadaan bangunan, yang setelah diserahterimakan oleh penyedia jasa kepada pengguna jasa, menjadi tidak berfungsi baik sebagian atau secara keseluruhan dan/atau tidak sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam kontrak kerja konstruksi atau pemanfaatannya yang menyimpang sebagai akibat kesalahan penyedia jasa dan/atau pengguna jasa.

Menurut Yudhi kegagalan bangunan dan kegagalan konstruksi dapat disebabkan oleh faktor teknis maupun faktor non teknis. "Faktor teknis terjadi karena adanya penyimpangan proses pelaksanaan yang tidak memenuhi spesifikasi teknis yang disepakati dalam kontrak, sedangkan faktor non teknis lebih disebabkan karena proses pra kontrak (Bidding) maupun tidak kompetenya Badan Usaha, tenaga kerja, tidak profesionalnya tata kelola manajerial antara pihak-pihak yang terlibat dalam proyek konstruksi serta lemahnya pengawasan/supervisi," terang Yudhi yang juga penggiat media ini.

Sedangkan faktor-faktor penyebab kegagalan konstruksi, sebut Yudhi sangat beraneka ragam, baik yang berasal dari luar (eksternal) maupun yang berasal dari dalam (internal). Adapun beberapa faktor yang secara garis besar berpengaruh dan menjadi parameter terhadap kegagalan
konstruksi, antara lain:

1.Kesalahan Dalam Perencanaan

Kesalahan perencanaan merupakan faktor yang sangat penting dan vital dimana sangat berpengaruh terhadap desain dari perencaan yang akan dilaksanakan dilapangan, jika dalam aspek perencanaan pihak konsultan salah memperhitungkan atau menganalisis maka konsekuensi dan dampak yang dapat ditimbulkan ke depan akan sangat signifikan berpengaruh terhadap kegagalan fisik bangunan.

Perencanaan dalam hal ini dapat berupa perencanaan desain fisik/ukuran, perencanaan anggaran, perencanaan mutu, perencanaan waktu pelaksanaan, perencanaan kelayakan, perencanaan manfaat/benefit, perencanaan fungsi dan perencanaan yang mendukung terhadap produk kontruksi yang akan dihasilkan.

2.Kesalahan Dalam Pelaksanaan

Kesalahan pelaksanaan merupakan tindak lanjut dari proses perencanaan kontruksi, dimana dalam tahap pelaksanaan juga memegang peranan penting terhadap kegagalan konstruksi yang tentunya lebih berorientasi kepada pihak pelaksana proyek/kontraktor. Dalam tahap pelaksanaan faktor-faktor tersebut antara lain dapat dari segi metode pelaksanaan yang salah, kualitas material yang tidak sesuai spesifikasi dalam kontrak dan perencanaan, penggunaan tenaga kerja yang tidak ahli/berpengalaman, penggunaan peralatan yang tidak efektif, kurangnya pengawasan dan manajemen proyek yang buruk.

"Tentunya jika aspek tersebut dapat lebih diperhatikan maka tingkat risiko kegagalan konstruksi dari aspek pelaksanaan dapat direduksi,"
pungkas Yudhi. Dengan kejadian runtuhnya bangunan intake Durolis, Yudhi berharap aparat penegak hukum masuk untuk menyelidiki penyebab sebenarnya. Dan bila perlu baik supervisi, perencana maupun kontraktornya diperiksa.  "Supaya kasus ini terang benderang sebaiknya pihak penegak hukumseperti Kejaksaan maupun kepolisian masuk untuk melakukan penyelidikan. Karena kita menduga kuat ada kegagalan konstruksi
dibalik runtuhnya bangunan intake Durolis itu," Yudhi menambahkan.

Kadis PUPR  Riau ketika dikonfirmasi spiritriau melalu WhatsAppnya   ini kegiatan kementerian dana APBN mas, jawabnya singkat Sementara itu, Dinas PUPR Kabupaten Rokan Hilir, Jon Syafrindo melalui  Kepala Bidang Cipta Karya PUPR Kabupaten Rokan Hilir, Juwarto didampingi Camat Tanah Putih Tanjung Melawan,  Nurmasyah ketika ditemui dilapangan mengatakan, bahwa runtuhnya proyek bangunan Intake ini  bukan tanggung jawab pihak Kabupaten Rokan Hilir.  Karena proyek pengerjaan Intake ini langsung ditangani oleh PUPR Pusat. Namun Juwarto mengakui bahwa akibat bangunan Intake inik runtuh, tentu saja   warga masyarakat Kabupaten Rokan Hilir akan batal menikmati air bersih yang  seharusnya akhir Januari Tahun 2019 sudah selesai dan dapat difungsikan, paparnya (***)

 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 18 Juni 2019 | 12:13:47

Sambut HUT Bhayangkara ke 73, Polres Dumai Gelar Baksos

Dumai - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke 73 yang jatuh pada 1 Juli 2019 nanti, Polres Dumai gelar bakti sosial berupa pengecekan kesehatan gratis dan pembagian sembako, pada Selasa (
Selasa, 18 Juni 2019 | 10:43:11

Kapal Tenggelam di Sumenep, Polisi: 17 Penumpang Tewas dan 1 Hilang

SUMENEP - Sebanyak 15 dari 16 penumpang Kapal Motor Arim Jaya yang tenggelam di Perairan Sumenep, antara Pulau Sapudi dan Pulau Giliyang telah ditemukan. Kini, tinggal 1 orang yang belum ditemuk
Selasa, 18 Juni 2019 | 10:35:03

Yeni yang Tewas karena Banjir di Pekanbaru Masih Pengantin Baru

PEKANBARU - Tim Gabungan terdiri Basarnar, Polsek Tampan, Damkar dan warga Pekanbaru berhasil menemukan jenazah perempuan yang terseret arus di parit besar Pekanbaru. Belakangan diketahui, korba
Selasa, 18 Juni 2019 | 10:16:00

Pakai Spanduk Berbahasa Inggris, Massa Aksi Kawal MK Tiba di Patung Kuda

JAKARTA - Massa mengatasnamakan Alumni Universitas Indonesia mulai berdatangan ke area dekat Mahkamah Konstitusi (MK), tepatnya di kawasan Patung Kuda. Massa datang untuk mengawal sidang perdana
 
Berita Lainnya
Selasa, 18 Juni 2019 | 10:43:11

Kapal Tenggelam di Sumenep, Polisi: 17 Penumpang Tewas dan 1 Hilang

SUMENEP - Sebanyak 15 dari 16 penumpang Kapal Motor Arim Jaya yang tenggelam di Perairan Sumenep, antara Pulau Sapudi dan Pulau Giliyang telah ditemukan. Kini, tinggal 1 orang yang belum ditemuk
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 10:35:03

Yeni yang Tewas karena Banjir di Pekanbaru Masih Pengantin Baru

PEKANBARU - Tim Gabungan terdiri Basarnar, Polsek Tampan, Damkar dan warga Pekanbaru berhasil menemukan jenazah perempuan yang terseret arus di parit besar Pekanbaru. Belakangan diketahui, korba
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 10:16:00

Pakai Spanduk Berbahasa Inggris, Massa Aksi Kawal MK Tiba di Patung Kuda

JAKARTA - Massa mengatasnamakan Alumni Universitas Indonesia mulai berdatangan ke area dekat Mahkamah Konstitusi (MK), tepatnya di kawasan Patung Kuda. Massa datang untuk mengawal sidang perdana
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 09:45:08

Jelang Sidang di MK, Kawat Berduri Dipasang di Jalan Medan Merdeka Barat

JAKARTA - Kawat berduri dan pembatas jalan dipasang di Jalan Medan Merdeka Barat menjelang sidang sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi. Kawat berduri dan pembatas jalan itu dipasang melintang sampai menutup
 
Selasa, 18 Juni 2019 | 08:58:26

13 dari 16 Penumpang Kapal Motor yang Tenggelam di Sumenep Ditemukan Tewas

SUMENEP - Sebanyak 13 dari 16 penumpang kapal motor yang tenggelam di perairan antara Pulau Sapudi dan Pulau Giliyang, Sumenep, Madura telah ditemukan. Mereka semua ditemukan dalam kondisi tak b
 
Senin, 17 Juni 2019 | 15:20:22

Rok Batik Ditemukan Dekat Potongan Kaki Manusia di Tol Kertosono-Nganjuk

JOMBANG - Polisi melakukan olah TKP di lokasi penemuan potongan kaki manusia di Tol Kertosono-Nganjuk. Hasilnya, petugas menemukan sehelai rok panjang motif batik tidak jauh dari potongan kaki tersebut.Po
 
Senin, 17 Juni 2019 | 14:08:59

Viral Pria 41 Tahun Nikahi Gadis SMP 13 Tahun, Ini Pandangan Muhammadiyah

JAKARTA - Pernikahan di Sidrap, Sulawesi Selatan, antara Rustam Ashary (41) dan seorang gadis kelas 1 SMP Sri Wahyuni (13) viral di media sosial. Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah mengatakan, pernikahan te
 
Senin, 17 Juni 2019 | 13:46:00

Driver Ojol Jambret HP Bocah di Cengkareng, Istri Diperiksa Polisi

JAKARTA - Polisi masih mengetahui identitas driver ojek online yang menjambret ponsel milik seorang bocah di Cengkareng, Jakarta Barat. Istri pelaku telah dimintai keterangan oleh polisi terkait
 
Senin, 17 Juni 2019 | 11:20:46

Mayat Pria Diduga Gantung Diri di Cilandak Ditemukan Membusuk

JAKARTA - Seorang pria bernama Ali Akbar Apriandi (37) ditemukan tewas gantung diri di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Korban ditemukan dalam kondisi sudah membusuk."Korban diduga telah menin
 
Senin, 17 Juni 2019 | 11:16:31

Ansor Ngaku Serang Sopir Bus karena Dengar Percakapan Hendak Dibunuh

JAKARTA - Ansor (29), pria yang menyerang sopir bus Safari hingga menyebabkan kecelakaan maut 12 orang tewas, mengakui perbuatannya. Dia mengaku menyerang sopir lantaran mendengar percakapan telepon antar
 
Senin, 17 Juni 2019 | 11:14:02

Jembatan Penghubung Sumsel-Lampung Putus Total, 2 Truk Terjebak

PALEMBANG - Jalan lintas timur Sumatera perbatasan Ogan Komering Ilir-Lampung putus total. Jalan lintas putus akibat jembatan penghubung di pebatasan ambrol saat truk tengah melintas."Jalan lintas timur S
 
Senin, 17 Juni 2019 | 10:57:15

Penyerang Sopir Bus Tewaskan 12 Orang di Tol Cipali Seorang Sekuriti

CIREBON - Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengungkapkan kecelakaan beruntun di Tol Cipali yang menewaskan 12 orang dipicu penyerangan sopir bus Safari Darma Raya. Pelakunya seorang pria yang beker
 
Senin, 17 Juni 2019 | 10:47:56

Kecelakaan Maut di Cipali, Polisi: Dipicu Penumpang Serang Sopir

JAKARTA - Polisi mengungkap dugaan penyebab kecelakaan maut di Tol Cipali pagi ini. Ada seorang penumpang yang tiba-tiba menyerang sopir."Ada seorang saksi, ini penting sekali saksinya. Saksi ini mengatakan
 
Sabtu, 15 Juni 2019 | 15:24:42

Komplotan Pencuri Motor Bersenpi Ditangkap, 1 Pelaku Tewas Ditembak

JAKARTA - Subdit Resmob Polda Metro Jaya menangkap satu kelompok pencurian kendaraan bermotor dengan senjata api. Satu pelaku tewas ditembak karena melawan dan dua pelaku lainnya buron."Setelah
 
Sabtu, 15 Juni 2019 | 15:16:26

Mobil Perampok yang Gasak 6 Kg Emas di Tangerang Dilempari Batu

TANGERANG - Aksi perampokan bersenjata api di toko emas di Jalan Raya Serang, Balaraja, Kabupaten Tangerang, menghebohkan warga sekitar. Warga sempat melempari mobil para pelaku seketika saat me
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top