Selasa, 13 Agustus 2019 | 13:25:25
Hukum

Proyek MY Duri-Pakning, KPK Harus Ungkap Tersangka Lain

Laporan : Afdal Aulia

Sebarkan:
PEKANBARU - Pasca ditetapkannya bupati Bengkalis Amril Mukminin sebagai tersangka dalam dugaan suap atau gratifikasi sebesar Rp 5,6 miliar  pembangunan jalan poros Kota Duri kecamatan Mandau menuju Sungai Pakning kecamatan Bukit batu sejauh ini belum ada perkembangan signifikan dari kasus tersebut. Termasuk belum adanya tersangka baru dari proyek dengan total nilai Rp 498 miliar itu.

Selain dugaan gratifikasi yang dialamatkan kepada bupati Bengkalis, proyek tersebut diduga kuat juga bermasalah dari sisi konstruksi pekerjaan dimana uang muka proyek sudah dibayarkan sebesar Rp 75 miliar melalui anggaran dalam APBD Bengkalis tahun 2017 lalu atau sebesar 15 persen dari keseluruhan volume proyek. Namun sampai proyek dihentikan bukan November 2018 lalu volume pekerjaan diduga belum mencapai 15 persen, padahal seharusnya pekerjaan awal 15 persen berupa pembersihan dan pembukaan lahan untuk badan jalan sudah tuntas dikerjakan tekanan yaitu PT.Citra Gading Asritama (CGA).

Pengamat hukum dan pembangunan Riau Raden Adnan memberikan pendapat bahwa kasus dugaan gratifikasi yang disematkan kepada bupati Bengkalis bisa dikwmbangkan, karena tidak tertutup kemungkinan ada pelaku lain yang menerima suap dari rekanan PT.CGA. Selain itu ia berharap kasus Mega proyek itu diusut tuntas KPK tidak hanya sebatas suap kepada bupati Bengkalis, tetapi juga dari sisi konstruksi karena bisa saja volume masih dibawah 15 persen tapi uang muka sudah diterima tekanan 15 persen.

"Kita desak KPK untuk segera menetapkan tersangka baru selain bupati Bengkalis. Misalnya Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) atau Pengguna Anggaran (PA) serta Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) karena mereka yang bertanggungjawab soal pekerjaan di lapangan," ulas Asnan, Selasa (13/08/2019).

Lebih jauh tukas Adnan, proyek MY Duri-Pakning sudah mengemuka kepermukaan dalam beberapa tahun belakangan mulai dari sempat dibatalkannya proyek itu oleh Kadis PUPR M.Nasir beberapa waktu lalu yang berbuntut panjang hingga Mahkamah Agung (MA). Sekarang proyek tersebut jadi persoalan hukum dan tentu KPK harus melakukan pengembangan mau siapa saja terlibat dalam kasus ini harus dijebloskan ke penjara.

Kemudian tambah advokat tersebut proyek MY Duri-Pakning bisa menjadi jalan pembuka juga bagi proyek MY lainnya di Bengkalis apakah bermasalah juga atau tidak dapat ditelusuri karena masing-masing proyek saling memiliki keterkaitan satu sama lain. KPK secepatnya menetapkan tersangka baru agar persoalan kasus hukum proyek MY Duri-Pakning tuntas dan KPK bisa menelusuri kasus lain.

"Apalagi tahun 2012 lalu Pemkab Bengkalis menggelontorkan anggaran mencapai Rp 2,4 triliun untuk enam paket MY termasuk Duri-Pakning dan jalan poros pulau Rupat yang juga sedang ditangani KPK saat ini,"pinta Adnan.(afd)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 20 Agustus 2019 | 16:00:04

Eksekusi Kantor Garda Nasdem Rokan Hilir Ricuh

UJUNGTANJUNG-Eksekusi Kantor garda pemuda Partai Nasdem terletak diatas tanah 4 ( empat ) Hektare di Jalan Lintas Riau-Sumut, Kelurahan Banjar XII, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir ( Rohil ), Selasa
Selasa, 20 Agustus 2019 | 15:10:20

Tim Satgas Rokan Hulu Padamkan Api

ROKAN HULU - Tim Satuan tugas (Satgas) Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) berjibaku padamkan api yang membakar lahan seluas kurang lebih satu hektar yang telah di imas tumbang di Desa Rambah Tengah Barat K
Selasa, 20 Agustus 2019 | 15:05:39

Gundala Jadi Film Termahal Tahun Ini?

Jakarta - Gundala merupakan salah satu film paling dinanti tahun ini. Selain itu, film yang dibintangi oleh Abimana Aryasatya ini juga disebut-sebut menelan biaya yang sangat mahal.Joko Anwar selaku p
Selasa, 20 Agustus 2019 | 13:57:35

Kades Rambah Hilir Tengah Himbau Warganya Cegah Karhutla

ROKAN HULU - Kepala Desa Rambah Hilir Tengah, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, Sereger menghimbau kepada seluruh warganya untuk tidak melakukan membuka lahan dan hutan dengan cara
 
Berita Lainnya
Sabtu, 17 Agustus 2019 | 18:33:33

Diduga Gegara Hutang Pria Ini Aniaya Korban, Iptu Nur Rahim : Pelaku Kita Amankan Dari Rumahnya

ROKANHILIR - M alias Pak Edi (45) warga jalan Sei Buaya Rambongan Kelurahan Bagan Batu Kota Kecamatan Bagan Sinembah harus menikmati hari kemerdekaan di jeruji besi. Pasalnya ia ditangkap atas dugaan penganiaya
 
Sabtu, 17 Agustus 2019 | 17:17:54

Bocah Begal Bocah, 5 Pelaku Diringkus Opsnal Polsek Bagan Sinembah

ROKANHILIR - Lima pria yang masih bocah berhasil diamankan Tim Opsnal Polsek Bagan Sinembah, kelima bocah ini diringkus atas dugaan tindak pidana Pencucian dengan Kekerasan atau Curas atau yang biasa disebut Be
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 20:39:43

Kasus Sengketa Tanah, Jhony Charles Minta Hakim Objektif dan Adil

UJUNG TANJUNG-Terkait adanya surat disampaikan oleh Pengadilan Negeri ( PN ) Rohil, Nomor W4.U12/2919/HK.02/8/2019, kepada Selamat Sempurna Sitorus SH, selaku kuasa hukum dari H. Syamsul alias Cupak, untuk meny
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 15:58:51

Prada Deri Mutilasi Fera Usai Bercinta karena Ngaku Hamil 2 Bulan

PALEMBANG - Sidang terdakwa Prada Deri Pramana yang mutilasi kekasihnya, Fera Oktaria masih berlanjut. Pada sidang kali ini, Deri pun membeberkan alasan dirinya nekat membunuh korban.Deri mengaku bertemu
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 15:04:01

Mayat ABG dalam Karung di Tegal, Berhubungan Intim Sebelum Dibunuh

TEGAL  - Iik, ABG asal Tegal, menjadi korban pembunuhan oleh 5 temannya sendiri. Bahkan salah satu pelaku mengaku saat dalam kondisi terpengaruh minuman keras, sempat melakukan hubungan intim dengan
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 14:45:14

Ditangkap Saat Nyabu, Umar Kei: Saya Minta Maaf ke Masyarakat Indonesia

JAKARTA - Polisi menggelar konferensi pers kasus narkotika dengan tersangka Tokoh Pemuda Maluku, Umar Kei. Umar Kei dalam kesempatan itu meminta maaf kepada masyarakat maupun kepada Polri atas perbu
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 14:34:36

Kangkangi Perda Bengkalis,HKI Pekdum 4B Terindikasi Penada Material Tanah Timbun

Pinggir - Perusahaan pengembang ruas jalan tol Pekanbaru-Dumai khususnya di wilayah Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis, yakni Hutama Karya Infrastruktur (HKi) seksi 4 B, terindikasi sebagai penada material t
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 13:42:42

Ini Jeratan Hukum Untuk Ismanto Oknum ASN Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

INHU - Ismanto oknum ASN Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada Balai Tanman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT) yang tersangkut kasus Narkoba, dijerat pasal berlapis UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 11:27:43

Ismanto Terlibat Narkoba, ini Komentar Kepala Satuan Polhut KLHK TNBT Inhu

INHU - Ismanto oknum ASN Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada Balai Tanman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT) yang tersangkut kasus Narkoba, dikenal baik dan disiplin dalam bekerja. Ismanto t
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 11:20:58

Polisi Sita Seribuan Telur Penyu di Sambas Kalbar

PONTIANAK - Polisi mengamankan ribuan telur penyu di Pelabuhan Sintete, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Telur itu dimiliki penumpang KM Sabuk Nusantara 38, asal Singkawang."Rabu, 14 Agustus 2014 kita
 
Rabu, 14 Agustus 2019 | 17:02:45

Tukang Bakso Asal Kediri Tawarkan Istri untuk Layanan Threesome

SURABAYA - Seorang tukang bakso asal Kediri menjual istrinya dengan layanan seks bertiga atau threesome. Kini praktik prostitusi itu terbongkar oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres
 
Rabu, 14 Agustus 2019 | 15:43:47

Polres Pelalawan Tangkap Warga yang Kuasai Ilegal Lahan Tesso Nilo

PEKANBARU - Polres Pelalawan, Riau, menangkap warga setempat terkait penguasaan lahan. Warga itu diduga menguasai lahan di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) secara ilegal."Tersangka atas
 
Rabu, 14 Agustus 2019 | 14:50:40

Uang Palsu Rp 1,5 Miliar Dimusnahkan di Polda Sumut

MEDAN - Sebanyak 21.632 lembar uang palsu dimusnahkan Polda Sumatera Utara (Sumut) bersama Bank Indonesia (BI) perwakilan Sumut. Uang palsu ini berasal dari masyarakat yang meminta pengecekan ke
 
Rabu, 14 Agustus 2019 | 14:42:07

Polisi Sita 8 Truk Produk Ilegal Asal Cina, Kerugian Negara Rp 6,4 T

JAKARTA - Subdit I Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya membongkar penyelundupan produk-produk ilegal. Total ada 8 truk kontainer produk ilegal. Atas perbuatan para pelaku ini negara dirugikan hingga Rp 6
 
Rabu, 14 Agustus 2019 | 14:29:13

Hebat, Akhirnya Polres Mengamankan Tersangka Karhutla

INHU - Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hulu (Inhu) tidak main-main dalam menindak pelaku kejahatan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Buktinya, warga Desa Kelesa Kecamatan Seberida Kabupaten Inhu berinis
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top