RENGAT- Setelah dipancing tim Reskrim Polres Indragiri Hulu, Riau, pelaku pembegalan warga Kabupaten Inhil di Desa Tambak, Kecamatan Kuala Cenaku beberapa waktu lalu akhirnya dibekuk.

Tidak sendirian, ternyata komplotan pelaku yang mengaku sebagai anggota polisi itu berjumlah 4 orang, satu diantaranya perempuan.

"Jumlah paku 4 orang, diantaranya, Fiter (21), Reni (28), Roli dan Dendi (20). Keempat pelaku itu merupakan warga Rengat dan bahkan salah satu tersangka tinggal di Asrama Kodim 0302 Inhu," ujar Kapolres Inhu AKBP Ari Wibowo melalui Paur Humasnya Iptu Yarmen Djambak, Jumat, (8/1/2016).

Disebutkan Yarmen, penangkapan 4 tersangka itu berawal dari tertangkapnya pelaku utama, Fiter saat akan beraksi di kawasa jembatan Danau Raja Rengat, sedangkan tiga tersangka lain ditangkap di rumah masing-masing. Tersangka itu ditangkap pada, Jumat (8/1/2016) sekitar pukul 02.00 WIB dinihari.

Sekitar pukul 02.00 WIB dinihari itu, tim Reskrim Polres Inhu melakukan under cover dengan mengendarai mobil L 300 bermuatan yang sudah dipersiapkan untuk memancing pelaku menjalankan aksinya.

Begitu tim yang menyamar tiba di kawasan jembatan dan langsung mematikan mobilnya, seakan-akan mengalami kerusakan. Tidak lama kemudian, pelaku Fiter datang menghampiri mobil dengan menggunakan sepeda motor.

Setiba dilokasi, pelaku mengaku sebagai anggota Kodim 0302 Inhu dan membentak anggota polisi yang menyamar sebagai sopir mobil itu. Mendengar hal itu, tim langsung mengamankan pelaku. Bahkan, setelah digelandang, polisi mempertemukan pelaku dengan korban yang dibegalnya beberapa waktu lalu di Desa Pulau Gelang, Kuala Cenaku guna memastikan apakah ia merupakan pelaku yang sebenarnya.

Sementara itu, saat dilakukan introgasi, pelaku mengaku bahwa dalam menjalankan aksinya, ia dibantu oleh tiga rekannya. Dari pengakuan itu,tim langsung melakukan pengejaran dan penangkapan tiga tersangka itu, ketiganya ditangkap di rumah masing-masing.

"Dari hasil penyelidikan dan pengembangan kasus ini, ternyata kawanan ini telah melakukan aksinya di 6 TKP berbeda dengan modus menghentikan korbannya dan mengaku sebagai anggota Polri. Begitu korbannya berhenti, pelaku langsung melakukan penggeledahan bak seorang pilisi. Jika korban melawan, pelaku mengancam akan menembak," jelasnya.

Dari penangkapan keempat tersangka itu, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa, 3unit sepeda motor dengan merek berbeda yang diduga hasil tindak kejahatan pelaku, pungkas Yarmen.(grc)