Selasa, 22 Desember 2015 | 14:58:44
Polres Kuansing Tetapkan Tiga Tersangka

Diduga Dua Anggota DPRD Terlibat Korupsi Lahan Kantor Camat

Sebarkan:
internet
Ilustrasi
TELUK KUANTAN- Masyarakat Kuansing cukup terkejut atas penahanan tiga orang pejabat Kuansing yang diduga terlibat kasus korupsi proyek pematangan lahan Kantor Camat Pucuk Rantau senilai Rp199 juta lebih. Sebab, salah satu diantara pejabat yang ditahan oleh Kajari Teluk Kuantan, Senin (21/12/15) kemarin itu merupakan Camat Kuantan Mudik saat ini.

"Gak disangka camat kami ikut terlibat juga," kata Albert warga Kuantan Mudik saat mendengar kabar tersebut.

Selain merasa terkejut, masyarakat Kuansing lainya juga meminta aparat Kepolisian agar mengungkapkan pelaku lain dalam kasus tersebut. Sebab, menurut kabar yang beredar, selain dari empat pelaku yang sudah ditahan oleh pihak kejaksaan, dua oknum anggota DPRD Kuansing juga dikabarkan ikut kecipratan uang haram dari bagi hasil proyek tersebut.

Kabar keterlibatan dua oknum anggota DPRD Kuansing ini dihembuskan oleh salah seorang saksi yang mengetahui aliran dana proyek tersebut.

"Semuanya sudah saya serahkan ke polisi datanya," jelas salah seorang saksi Inisial BS saat diwawancari beberapa waktu lalu.

Kendatipun mengetahui aliran dana tersebut, namun BS merasa enggan merincikan berapa besar dana yang diterima dua oknum dewan tersebut. Sekedar diketahui BS ini merupakan pegawai yang bekerja di Dinas CKTR waktu itu. Peran BS ini waktu itu disebut-sebut sebagai penghubung dari Kadis CKTR untuk meminjam CV Hari Teknindo kepada Harianton.

Setakad ini pihak kejaksaan telah menahan empat orang tersangka yakni, Kadis CKTR Fahrudin, Mantan Camat Pucuk Rantau Budi Asrianto, Direktur CV Hariteknindo Harianton dan PPTK Guswwendi.

Penahanan keempat pelaku ini dilakukan setelah penyidik dari Tindak Pidana Korupsi, Polres Kuansing menetapkan status tersangka beberapa bulan lalu. Awal kasus ini terungkap, sebelumnya, Direktur CV. Hari Teknindo, Harianton telah ditetapkan oleh penyidik Tipikor Polres Kuansing sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pematangan lahan itu, Harianton mengaku hanya menerima uang sebesar Rp7 juta sebagai imbalan dari meminjamkan perusahaan miliknya kepada oknum pegawai dinas CKTR yang berinisial BS.

Berikut hasil pengakuan BA terhadap aliran dana. Salah seorang tersangka inisial BA Saat diwawancarai riauterkinicom beberapa bulan sebelum penahan mengakui jika dirinya hanya menerima uang sebesar Rp35 juta dari Kadis CKTR Kuansing melalui seorang stafnya inisial GS.

Uang sebesar Rp35 juta itu diterima oleh BA dalam dua tahap. Tahap pertama sebesar Rp25 juta secara tunai dan tahap ke dua Rp10 juta melalui transfer rekening.

BA mengakui, uang sebesar Rp35 juta itu digunakannya untuk pelaksanaan pematangan lahan kantor Camat Pucuk Rantau pada tahun 2013 lalu, sesuai dengan permintaan Kadis CKTR inisial FHR kepada dirinya waktu itu, dan uang yang diterimanya itu bisa dipertanggungjawabkan olehnya, karena ada rincian penggunaan uang tersebut.

"Yang meminta saya mengerjakannya waktu itu, Kadis CKTR langsung, dia (FHR) tidak pernah ngomong ke saya bahwasanya yang seharusnya mengerjakan ini adalah Cv. Hari Teknindo," ungkap BA.

Selain itu, BA juga mengakui tidak mengenal sama sekali Direktur Cv. Hari Teknindo, Harianton. Dirinya baru mengetahui Harianton jauh-jauh hari setelah proyek itu rampung dilaksanakan.

"Saya taunya dia (Harianton-red) pada tanggal 10 Nopember 2014 lalu, itupun karena dianya sms ke saya memperkenalkan diri," Jelas BA.

Setelah memperkenalkan diri kata BA, Harianton ini juga pernah datang ke kediamannya, disitulah BA baru mengetahui bahwasanya yang seharu

snya mengerjakan proyek pematangan lahan itu adalah CV. Hari Teknindo. Selain itu, dalam pertemuan singkat dikediamannya itu, BA juga baru mengetahui jika Harianton telah diperiksa oleh pihak kepolisian karena proyek pematangan lahan itu tengah bermasalah.

BS Bantah Pinjam CV. Hari Teknindo

Jika sebelumnya Direktur Cv. Hari Teknindo, Harianton alias Anton mengaku perusahaannya dipinjam oleh BS yang notabene pegawai CKTR Kuansing, kini giliran BS membantah tuduhan Anton. Kata BS, dirinya tidak sepakat dengan kata-kata meminjam seperti yang diutarakan Anton kepada media beberapa waktu lalu. "Saya tidak pernah meminjam perusahaan, tapi, saya hanya disuruh oleh pak Kadis CKTR untuk mencari perusahaan yang ada di Kuansing yang memiliki sub bidangnya land clearing," sebut BS.

Lalu kata BS, setelah dicari semua daftar perusahaan yang ada di Kuansing ini yang memiliki sub bidang land clearing, hanya ada satu-satunya perusahaan yaitu Cv. Hari Teknindo. Lantas, BS memberitahu atasannya, bahwasanya Cv. Hari Teknindo lah yang memiliki sub bidang tersebut. Selanjutnya BS diminta atasanya untuk menghubungi sipemilik perusahaan.

"Jadi saya tidak setuju kalau saya disebut-sebut meminjam perusahaannya dia," katanya tegas.

Tidak hanya itu ucapan Anton yang disesali BS, mengenai uang Rp7 juta sebagai uang pinjam perusahaan juga dibantahnya. Kata BS, sebenarnya buka dia yang memberikan uang Rp7 juta itu kepada Anton, namun Anton lah yang telah memotong uang itu langsung sebelum diserahkan langsung kepada BS.

"Saya tidak pernah memberikan uang Rp7 juta kepada Anton, uang sebanyak Rp199 juta itu kan Anton yang menariknya dari Bank Riau_Kepri, uang sebesar Rp7 juta itu langsung dipotong Anton, sisanya baru diberikan kepada saya," cetusnya.

Sebenarnya kata BS, dirinya tidak mau berkomentar apapun terkait kasus ini, sebab dirinya telah memberikan keterangan dihadapan penyidik kepolisian secara transparan.

"Saya sudah diperiksa oleh penyidik, disana saya sudah ceritakan secara terang benderang. Saya tidak mau menimbulkan polemik karena kasus ini," tutur BS.(rtc)
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Jumat, 23 Februari 2018 | 13:25:25

Kini, SMAN 1 Pangkalan Kuras Miliki Masjid

PELALAWAN-Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Pangkalan Kuras, kini miliki rumah ibadah sendiri. Pada Kamis kemarin (22/2/2018) telah dilakukan momentum peletakkan batu pertama, pertanda sekolah yang dikepalai o
Jumat, 23 Februari 2018 | 12:36:51

Pertunjukan Teater Dilanggar Todak Hari Pertama Berlangsung Meriah

PEKANBARU-Pertunjukan teater "Dilanggar Todak" pada hari pertama telah dimulai.  Acara yang dihadiri ratusan penonton ini dilaksanakan di Gedung Anjung Seni Idrus Tintin, Jalan Sudirman, Pekanbaru. Kamis 2
Jumat, 23 Februari 2018 | 11:59:51

De Gea Tolak Tawaran Madrid

MANCHESTER Kecintaan terhadap Manchester United membuat David de Gea enggan menerima tawaran dari Real Madrid. Seperti diberitakan ESPN, Jumat (23/2018), hal itu karena kiper Tim Nasional (Timnas) Spanyol itu
Jumat, 23 Februari 2018 | 11:48:13

Mulai Sambal Bejek Belayu hingga Nasi Angin, Ini 3 Kuliner Tabanan Wajib Anda Cicipi

DALAM beberapa tahun terakhir, industri Pariwisata Indonesia memang tengah menunjukkan tren positif. Hal ini ditandai dengan meningkatknya jumlah kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara setiap ta
 
Berita Lainnya
Jumat, 23 Februari 2018 | 08:30:17

Sembunyikan Shabu di Kandang Ayam, Acong Ditangkap Polisi

ROKANHILIR-Meski telah menyembunyikan narkotika jenis Shabu di kandang ayam belakang rumahnya, Polisi tetap berhasil menemukannya. Akibatnya WR alias Acong (22) harus berurusan dengan Polsek Bangko Pusako.I
 
Kamis, 22 Februari 2018 | 19:19:42

Pelarian Pelaku Curanmor Berakhir di Tangan Tim Opsnal Polsek Pangkalan Kuras

PELALAWAN-Pada Selasa (20/2/2018) sekira pukul 15.00 WIB, Tim Opsnal Polsek Pangkalan Kuras yang dipimpin oleh Aipda Andri Purnawirawan melakukan penangkapan terhadap pelaku Curanmor atas nama RE (28), warga De
 
Kamis, 22 Februari 2018 | 17:13:12

Dalam Satu Hari, Polsek Dumai Kota Ungkap Dua Kasus Sabu

DUMAI - Jajaran Tim Opsnal Polsek Dumai Kota kembali menunjukkan komitmennya dalam meberantas peredaran Narkoba di Kota Dumai.Hal ini terbukti dengan diamankannya tiga orang sekaligus dalam dua ungkap kasus pen
 
Kamis, 22 Februari 2018 | 15:57:56

Sat Narkoba dan Polsek Ujungbatu Musnahkan Barang Bukti Panangkapan di Tiga TKP

ROKANHULU - Bertempat di halaman Kantor Satuan Reserse Narkoba Polisi Resor (Polres) Rokan Hulu Riau dilaksanakan pemusnahan barang bukti hasil penangkapan di tiga Tempat Kejadian Perkara (TKP)  penang
 
Kamis, 22 Februari 2018 | 14:34:52

Polsek Bagan Sinembah Bekuk Pembongkar Pondok Jaga Kebun Sawit

ROKANHILIR-Tim Opsnal Polsek Bagan Sinembah berhasil mengamankan dua orang pelaku pencurian di sebuah pondok jaga kebun sawit di wilayah Kepenghuluan Bagan Sinembah Utara Kecamatan Bagan Sinembah Raya Kab
 
Kamis, 22 Februari 2018 | 13:17:09

Polsek Bagan Sinembah Amankan dua Pelaku Jambret

ROKANHILIR-IHP (20) warga Kepenghuluan Makmur Jaya Kecamatan Bagan Sinembah Raya dan AS (15) warga Prumnas Kepenghuluan Bagan Batu Kecamatan Bagan Sinembah ini harus berurusan dengan Polsek Bagan Sinembah. Pas
 
Kamis, 22 Februari 2018 | 12:15:34

Dari Warga Sumut ini, Polsek Bagan Sinembah Temukan Shabu, Ekstasi dan Timbangan Digital

ROKANHILIR-HS (27) warga Anjung Ganjang Kecamatan Teluk Dalam Kabupaten Asahan Sumut ini, Opsnal Polsek Bagan Sinembah menemukan Narkoba jenis Shabu dan Ekstasi. Bahkan Polisi juga menemukan satu buah timbangan
 
Kamis, 22 Februari 2018 | 11:52:02

Di Jalan Kuari Babusalam Rambah, Sat Narkoba Polres Rohul Ringkus Pria Ini.

ROKANHULU - Lagi dan lagi Satuan Reserse Narkoba Polisi Resor (Polres) Rokan Hulu (Rohul) Riau mengungkap kasus narkotika jenis shabu, kali ini seorang laki-laki ditangkap di Jalan Kuari Desa Babusallam Kec
 
Rabu, 21 Februari 2018 | 15:41:03

Sukses Dalam Tugas, Polres Rohul Terima Penghargaan Kapolda Riau

ROKANHULU - Suatu kebanggan tersendiri bagi seluruh anggota korps Bhayangkara yang bertugas di wilayah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Pasalnya, baru-baru, Polres Rohul mendapatkan penghargaan dari Polda Ri
 
Rabu, 21 Februari 2018 | 15:10:18

Dua Wanita Ini Diamankan Polsek Rambah, Ini Kasusnya

ROKANHULU - Dua orang perempuan, AR (39) warga Pasar Tangun Desa Tangun Kecamatan Bangun Purba dan SA (28) warga Desa Batang Tanggal Kecamatan Lubuk Barumun Kabupaten Padang Lawas Provinsi Sumatera Utara (S
 
Rabu, 21 Februari 2018 | 12:02:02

Sat Polair Rohil Bekuk DPO Narkoba

ROKANHILIR-Akhirnya pelarian tersangka narkotika MA (45) alias Asril salah satu Daftar Pencarian Orang (DPO) pihak Sat Polair, warga jalan Kecamatan gang Pekuburan Kepenghuluan Bagan Punak Kecamatan Bangko
 
Rabu, 21 Februari 2018 | 10:13:18

Dari 3 Pelaku, Polsek Bangko Amankan 200 Gram Shabu dan 98 Butir Pil Exctasy

ROKANHILIR-Dari tiga orang pelaku, Tim Opsnal Polsek Bangko berhasil mengamankan 200 gram butiran kristal diduga Narkotika jenis Shabu dan 98 butir pil diduga Ekstasi.Hal itu diungkapkan dalam pers rilis
 
Selasa, 20 Februari 2018 | 22:26:41

Cabuli Anak Di Bawa Umur, Warga Air Jamban Ditangkap Polisi

MANDAU - Tim Opsnal Mandau mengamankan MS (34) warga Kecamatan Mandau yang diduga melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur.Kapolres Bengkalis AKBP Abas Basuni Sik, kepada Spiritriau.com Se
 
Selasa, 20 Februari 2018 | 16:22:44

Sat Narkoba Polres Rohul Ungkap Kasus Narkotika jenis Shabu

ROKANHULU - Berdasarkan Infomasi masyarakat yang dipertajam dengan hasil penyelidikan, pada hari Sabtu, (17/2/ 2018) sekira pukul 20.30 Wib, Satuan Reserse Narkoba Polisi Resor Rokan Hulu (Rohul) Riau berha
 
Selasa, 20 Februari 2018 | 08:52:24

Pasutri di Mandau ini Aniaya Anak Kandung, Sekujur tubuh Bocah Ini Lebam

MANDAU-Belum jelas apa yang menjadi motif pasangan suami isteri (Pasutri) di Kecamatan Mandau ini menganiaya anak kandungnya sendiri. Akibat kekejaman kedua orangtuanya, bocah 8 tahun ini mengalami lebam
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top