Kamis, 12 Oktober 2017 | 20:49:10

Pilkades Tanjung Bakau, Hafit : Saya Hadir Untuk Menjadi Jawaban Kebutuhan Masyarakat

Laporan : Aditya Prahara

Sebarkan:
Aditya Prahara
MERANTI - Suhu politik Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Tanjung Bakau, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Meranti semakin memanas, setiap calon optimis dapat memenangkan hati masyarakat. Tidak terkecuali Hafit, S.Sos, figur muda yang selama ini berkiprah di Staf Protokoler Dwan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Meranti.

Saat ditemui awak media Hafit mengatakan bahwa dirinya optimis dengan semakin banyaknya dukungan yang terus berdatangan menjelang hari H pemilihan. 

"Iya, kemaren sudah kita lakukan pertemuan di Dusun 2 dan Alhamdulillah masyarakat memberikan dukungan penuh dan menaruh harapan besar kepada saya untuk terus bersosialisasi di Dusun-Dusun yang lain," ujarnya.

Bukanlah tanpa alasan masyarakat Dusun-Dusun itu memberikan dukungan, hal itu dikarenakan Hafit mempunyai Visi dan Misi yang cukup jelas, sederhana, terukur, dan menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat Desa Tanjung Bakau secara umum.

Dengan banyaknya dukungan yang terus mengalir kepada Hafit, Calon yang berusia 30 tahun ini memang dilemahkan oleh oknum-oknum dengan berbagai issue diantaranya, hafit masih muda, belum matang. Namun ketika dikonfirmasi awak media Hafit menjelaskan kepada dengan penuh senyuman sembari berkata, "Setiap manusia pasti mengalami penuaan seiring bertambahnya usia, tapi dewasa itu pilihan," dikiaskanya bahwa "hanya mempelam masak yang dipungkang orang".

Dalam pertemuan yang dilakukan dirumah salah satu warga Dusun 2 ini dihadiri lebih kurang 60 orang. Diantaranya Tokoh Masyarakat, Imam mesjid, Ibu2 PKK dan Anggota Wirid Yasin. Dihadapan masyarakat Hafit berjanji bahwa apabila dirinya terpilih kelak, maka dia akan menjalankan misinya dengan merangkul seluruh element masyarakat demi kemajuan perubahan Desa Tanjung Bakau. 

Diakhir acara Hafit mengajak masyarakat untuk sama-sama menyaksikan kampanye akbar (Debat kandidat) pada tanggal 24 Oktober di Kantor Desa Tanjung Bakau, karena visi dan misi adalah tolak ukur seseorang dalam menjadi pemimpin masyakat Desa Tanjung Bakau selama 1 periode kedepan. 

Selain itu hafit juga mengajak masyarakat untuk tidak tergiur dengan money politik (politik uang). Karena itu mencidrai berlangsungnya proses demokrasi dalam pemilihan kepala desa di desa kita. 

"Pilihlah secata objektif sesuai dengan hati nurani, tanpa harus mengedepankan ego kelompok, ego suku, dan ego Dusun," tutup anak muda itu. (adp)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Jumat, 19 Oktober 2018 | 16:33:56

Sungguh Tak Terduga, Remaja Ini Kehilangan Nyawa Akibat Mi Instan

BANYAK orang yang gemar makan mi instan, bahkan sampai ada yang mengonsumsinya setiap hari. Padahal sebenarnya telah banyak bukti yang menunjukkan makanan itu tidak baik untuk kesehatan. Hanya saja, rasan
Jumat, 19 Oktober 2018 | 16:31:03

Polisi Selidiki Pencurian Laptop Mahasiswa S3 di Kalibata

Jakarta - Laptop mahasiswa S3 bernama Rezzy Eko Caraka dicuri di sebuah tempat makan di salah satu pusat perbelanjaan Kalibata, Jakarta Selatan. Kasus tersebut masih dalam penyelidikan polisi."Dalam penye
Jumat, 19 Oktober 2018 | 16:28:59

Makam Saad Jadi Magnet Wisatawan Muslim di China

PENYEBARAN Islam di China diketahui sudah terjadi dalam waktu yang lama. Termasuk di Guangzhou meski komunitas Muslim di sana tidak sebanyak di daerah lain di China, seperti Xinjiang, Gansu, Qinghai, Ning
Jumat, 19 Oktober 2018 | 16:25:45

CEO Huawei Buka-bukaan soal Ponsel Lipat

JAKARTA - Huawei dikabarkan akan menantang Samsung untuk meluncurkan ponsel lipat pertamanya. Namun sayangnya, baik Huawei maupun Samsung belum banyak memberikan rincian tentang ponsel dan kapan tepatnya
 
Berita Lainnya
Jumat, 19 Oktober 2018 | 16:23:03

Bupati Rohul Ngaku Tak Hadiri Deklarasi Dukungan Jokowi

Jakarta - Bupati Rokan Hulu (Rohul) Sukiman memenuhi undangan Bawaslu Riau. Usai diperiksa, Sukiman menyatakan dirinya tak hadir di deklarasi dukungan Jokowi di Pekanbaru, beberapa minggu lalu."Deklarasikan
 
Jumat, 19 Oktober 2018 | 15:44:30

PPP soal Dana Saksi Rp 3,9 T: Tujuannya untuk Pemilu yang Fair

Jakarta - Badan Anggaran (Banggar) DPR telah membahas usulan dana saksi parpol sebesar Rp 3,9 triliun untuk Pileg 2019. PPP menyatakan dana saksi itu diperlukan demi terwujudnya pemilu yang berkeadilan."J
 
Jumat, 19 Oktober 2018 | 11:43:12

Kerap Ikut Kampanye Sandi, Zulkifli Hasan: Logistik PAN Kurang

Jakarta - Ketum PAN Zulkifli Hasan kerap ikut cawapres Sandiaga Uno berkampanye ke daerah-daerah. Alasan Zul ikut Sandi kampanye ke daerah lain karena logistik PAN kurang.Zul awalnya menjawab pertanyaan m
 
Jumat, 19 Oktober 2018 | 11:11:53

NasDem Tolak Dana Saksi Rp 3,9 T dari APBN: Masa Porsi Rakyat Direbut

Jakarta - Komisi II DPR mengusulkan dana saksi Pileg 2019 diambil dari APBN. NasDem menolak keras usulan itu yang angkanya mencapai Rp 3,9 triliun merujuk pernyataan Badan Anggaran DPR. "Jika akhirnya pemer
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 16:43:44

Prabowo The Winter Soldier, TKN: Jokowi Dekat dengan Rakyat

Jakarta - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma-ruf Amin mengomentari sebutan The Winter Soldier untuk capres nomor urut 01 Prabowo Subianto. TKN menyebut saat ini Indonesia membutuhkan pemimpin yang
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 16:22:43

Fadli Zon Bela Ahmad Dhani: Masak Ngomong Idiot Jadi Tersangka?

Jakarta - Ahmad Dhani ditetapkan sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik oleh Polda Jatim. Fadli Zon mengkritik penetapan status tersangka kompatriotnya di Gerindra ini."Saya kira hukum jadi nggak netr
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 14:05:02

PAN Setuju 100 Persen Biaya Saksi Pemilu 2019 Dibiayai APBN

Jakarta - Komisi II DPR mengusulkan saksi partai Pileg 2019 dibiayai APBN. Ketua MPR Zulkifli Hasan sepakat dengan usulan itu."Saya setuju 100 persen," kata Zulkifli di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Ka
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 13:53:13

Setuju Saksi Partai di Pileg Dibiayai APBN, Fahri: Agar TPS Aman

Jakarta - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyetujui usul Ketua Komisi II DPR Zainudin Amali agar saksi partai Pileg 2019 dibiayai APBN. Pembiayaan saksi dengan APBN dianggap bisa membuat persaingan an
 
Kamis, 18 Oktober 2018 | 11:20:37

Menuju Senayan, Joto Bangun Hadir Sebagai Jurkam

ROKANHILIR - Joto Bangun anggota  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rokan Hilir dari Partai Hanura maju sebagai Caleg DPR RI dalam pemilu tahun 2019 dari Partai Hanura dengan Nomor Urut 5. Saat i
 
Rabu, 17 Oktober 2018 | 14:59:10

Siap Kombinasikan Susu dan Ikan Lele, Tim Prabowo: Tak Perlu Impor

Jakarta - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menyindir program 'Gerakan Emas' Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tak realistis. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sand
 
Rabu, 17 Oktober 2018 | 13:19:02

Ketua Muhammadiyah Amiruddin Jadi Jurkam Kampanye Caleg

ROKANHILIR - Ir. H. Amiruddin MM Ketua Badiklat (Badan Pendidikan dan Pelatihan) DPC Partai Hanura (Hati Nurani Rakyat) Kabupaten Rokan Hilir yang juga maju sebagai Caleg DPRD Provinsi Riau Nomor Urut 2 d
 
Rabu, 17 Oktober 2018 | 11:47:10

Mardani: Anak Sekolah Tak Boleh Teriak 2019 Ganti Presiden

Jakarta -Viral anak-anak sekolah mengampanyekan 2019 ganti presiden. Inisiator gerakan tagar 2019 Ganti Presiden, Mardani Ali Sera menyebut kasus itu menjadi perhatian."Kasus #2019GantiPresiden dan anak sekol
 
Selasa, 16 Oktober 2018 | 17:56:55

Cutra : Partai Hanura Akan Membawa Perubahan

ROKANHILIR-Cutra Andika SH Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Rokan Hilir dalam kampanye yang dilaksanakan di Kepenghuluan Bagan Sapta Permai Kecamatan Bagan Sinembah pada tanggal 14 Oktober 2018 menyampaikan te
 
Selasa, 16 Oktober 2018 | 11:58:01

Gaya kampanye PKS: Diserang kubu Jokowi, tak dibela koalisi Prabowo

Pernyataan Presiden PKS Sohibul Iman menuai kontroversi dalam konsolidasi nasional partainya di Hotel Bumi Wiyata, Minggu (14/10) lalu. Sohibul menyerukan tentang gaya kampanye para kadernya menghadapi P
 
Selasa, 16 Oktober 2018 | 11:20:10

PSI: Gerindra Jangan Politisasi Peluru Nyasar di Gedung DPR

Jakarta - Anggota Fraksi Gerindra Wenny Warouw tak percaya peluru yang melesat ke ruangannya di Gedung DPR karena salah sasaran latihan anggota Perbakin. PSI meminta Gerindra untuk tak mempolitisasi mas
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top