Produk
 
Senin, 12 Desember 2016 | 14:17:02

Pilkades Tangun diduga Warnai Politik Uang, Masyarakat dan BPD Tolak Hasil

Laporan : Fahrin Waruwu

Sebarkan:
Fahrin Waruwu
Ini dugaan bukti-buktinya pada Pilkades Desa Tangun Kecamatan Bangun Purba.
ROKANHULU - Terkait masyarakat serta Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Tangun Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menolak hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2016 yang diselenggarakan Kamis, (1/12) yang dimenangkan oleh Kades Lama (Patahana) Haliman Hasibuan.  Tim salah satu Cakades di Desa tersebut sudah melayangkan surat gugatan dengan tujuan surat, kepada Panitia, Panwas, Camat, BPMPD dan Plt Bupati hingga ke DPRD Rohul.

Setelah menerima gugatan dari Tim dan sakades nomor urut 1 (Bukhori) dilanjutkan Laporan atau gugatan dari BPD Desa Tangun tersebut bernomor : 141. 1/BPD/08/2016.perihal : Laporan pelaksanaan Hasil Pemilihan Kepala Desa Tangun Tahun 2016  kepada Bupati Rohul, tembusan Kepala BPMPD Camat Bangun Purba diantara di Poin 5 tertulis, melaporkan dugaan palanggaran Pilkades kepada Camat Bangun Purba dan Bupati Rohul serta merekomendasikan untuk mendiskulifikasi kemenangan calon nomor urut 2 (Haliman) pada Pilkades Desa Tangun.

Dalam awal gugatan masyarakat setempat mengindikasi, Pilkades dimenangkan oleh kandidat Kepala Desa (Kades) Haliman Hasibuan (Petahana), nomor urut 2, terjadi pratek atau diduga diwarnai money politic atau politik uang, dan pemilih juga yang sebagian dikerahkan dari luar desa.

Diantaranya, ada dugaan Money Politik dengan memberikan uang Rp 600.000, 500.000, 400.000, 300.000 dan 200.000 kepada pemilih. Ada juga pemberian HP. Tidak hanya dugaan money politik, ada yang tidak terdaftar DPT yang juga bukan penduduk Desa Tangun, memilih di sejumlah TPS di Desa mereka pada Pilkades tersebut

"Ini sudah kami kumpulkan bukti-buktinya,"beber Cakades nomor urut 1 Bukhori didampingi timsesnya kepada awak media melalui konfensi pers Senin, (12/12/2016) di Pasirpengaraian.

Lanjut Mereka, meminta Plt Bupati Rohul H Sukiman untuk membuktikan pernyatannya sebelum Pilkades berlangsung kepada sejumlah media massa, apa bila ada Cakades yang menang terbukti money politik dan melanggar Peraturan serta UU Pemilihan, bahwa Cakadesnya tidak akan dilantik.

"Kami berharap pelaksanaan Pilkades khususnya di Desa Tangun kepada Plt Bupati Rohul H Sukiman, untuk memberikan rasa keadilan kepada masyarakat pemilih dengan benar, bukan menang Cakadesnya karena diduga lakukan berbagai kecurangan sesuai bukti yang ada. Sehingga pemerintahan Suparman - Sukiman ini kedepan bisa maju dan meningkat, baik Pembangunan di  dari DD Pusat, ADD Provinsi Riau dan ADD Kabupaten Rokan Hulu tersalukan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang disesuaikan pada Visi - misinya Kencang membangun Desa lincah menata Kota,"harap Bukhori dan lainnya.

Sebelumnya, Ali Imran Ketua Tim Pemenangan SUSUKI (Suparman-Sukiman) Kecamatan Bangun Purba mengindikasi di Pilkades Tangun terindikasi telah terjadi kejahatan yang masif, sistematis dan terstruktur.

"Diduga terjadi money politik. Panitia memberikan hak memilih ke lebih dari 20 orang warga luar Desa Tangun, dan merampas hak pilih 9 penduduk asli Tangun," tegas Ali mengatakan kepada Wartawan saat itu  Senin (5/12/16).

Ali mengakui meski 9 warga asli Desa Tangun datang ke TPS membawa identitas kependudukan (KTP dan KK), namun mereka tidak bisa menyalurkan hak suaranya.

Diindikasi lagi, banyak Panitia dan Pengawas Pilkades yang aktif ikut berkampanye, serta ada lagi anggota KPPS yang bukan warga Desa Tangun.

"Kami masyarakat tidak akan pernah menerima Kepala Desa yang bukan dipilih oleh masyrakat Tangun. Masyarakat minta Plt Bupati Rokan Hulu (H. Sukiman) berlaku arif dan bijaksana untuk memberikan Keadilan bagi masyarakat Tangun," pintanya.

Ali mengungkapkan dugaan kejahatan masif, sistematis dan terstruktur, serta praktik money politic sudah dilaporkan ke Panitia Pilkades tingkat kabupaten melalui Camat Bangun Purba, Suharman Nasution.

Dalam laporannya, masyarakat juga ikut melampirkan bukti dugaan money politik dilakukan Kades Tangun terpilih Haliman, seperti uang yang diberikan kepada masyarakat.

Ia mengatakan perolehan suara antara calon nomor urut 2, Haliman Hasibuan (Petahana), dengan calon nomor urut 1, Bahori, hanya selisih 17 suara.

Sedikitnya ada 12 warga Desa Tangun yang mengaku menerima uang dari calon nomor urut 2, terdiri 200 ribu, 300 ribu, 400 ribu, 500 ribu, dan 600 ribu. Bahkan, ada seorang warga dibelikan handphone.

"Dia menang karena didukung pemilih dari luar (desa), kalau warga Tangun bukan dia yang dipilih," tegas Ali.

"Masyarakat (Tangun) tidak akan menerima kemenangan dia (Haliman)," tambah Ali Imran dan mengindikasi kecurangan Pilkades paling vatal terjadi di TPS I di Dusun I Desa Tangun.

Sementara itu, Camat Bangun Purba Suharman Nasution mengakui pihaknya sudah memanggil Ketua Panitia dan Ketua Panwas Pilkades untuk konfirmasi dugaan kecurangan terjadi. (fah) 
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Jumat, 23 Februari 2018 | 17:16:51

Panglima TNI : PPRC TNI Siap Digerakkan ke Berbagai Wilayah NKRI

JAWATIMUR-Tantangan tugas TNI kedepan tidak semakin ringan dihadapkan dengan fenomena global yang menghadirkan berbagai bentuk ancaman kedaulatan negara. Hal ini menuntut kesiapsiagaan Pasukan Pemukul Reaksi Ce
Jumat, 23 Februari 2018 | 17:14:10

Jaga Kesatrian, Personel Bakamla RI Bersihkan Lingkungan Kantor

JAKARTA-Kebersihan sebagian dari iman, mari kita jaga iman kita dengan menjaga kebersihan lingkungan sekitar kita, hal itu diucapkan Plt. Kepala Biro Umum Bakamla RI Kolonel Marinir Sandy M. Latief saat berbaur
Jumat, 23 Februari 2018 | 16:10:39

Sedang Asik Ngopi, Calon Wakil Bupati Inhil ini Disambangi Tokoh Masyarakat

KATEMAN - Beberapa tokoh masyarakat Kecamatan Kateman jumpai Calon Wakil Bupati Indragiri Hilir 2018-2023, H Syamsuddin Uti, di Resto Puri Hotel Sungai Guntung, Kecamatan Kateman, Kamis (22/2/18) malam. Keh
Jumat, 23 Februari 2018 | 10:12:28

Survei Median, Pemilih Demokrat Lebih Melirik Jokowi ketimbang SBY

Jakarta - Direktur Eksekutif Lembaga Media Survei Nasional (Median) Rico Marbun mengatakan, dari hasil survei pemilih dari Partai Demokrat lebih banyak mendukung Joko Widodo atau Jokowi ketimbang ketua umu
 
Berita Lainnya
Jumat, 23 Februari 2018 | 10:12:28

Survei Median, Pemilih Demokrat Lebih Melirik Jokowi ketimbang SBY

Jakarta - Direktur Eksekutif Lembaga Media Survei Nasional (Median) Rico Marbun mengatakan, dari hasil survei pemilih dari Partai Demokrat lebih banyak mendukung Joko Widodo atau Jokowi ketimbang ketua umu
 
Kamis, 22 Februari 2018 | 11:31:34

Jokowi: Undang-Undang MD3 Perlu Dikaji Lagi

Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengaku hingga kini belum menandatangani berkas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2017 tentang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (MD3). Ia beralasan, UU MD3 masih perlu dikaji
 
Rabu, 21 Februari 2018 | 09:47:10

Rommy: Jokowi Tanya, Kalau Gandeng Prabowo di Pilpres Bagaimana?

Semarang - Pemilihan Presiden (Pilpres) segera digelar pada 2019. Siapa saja yang akan menjadi calon wakil presiden mendampingi Jokowi sudah bermunculan. Salah satu yang diwacanakan adalah Ketua Umum
 
Selasa, 20 Februari 2018 | 15:42:03

Dukung Jokowi, Golkar Bakal Bentuk Gerakan Jangkar Bejo dan Gojo

Jakarta - Partai Golkar mendukung Joko Widodo atau Jokowi kembali maju sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Partai berlambang pohon beringin itu kini sedang menyiapkan dan mengem
 
Selasa, 20 Februari 2018 | 10:13:57

Mantap, Nama-nama Calon Wakil Bupati Rohul Terus Bermuculan

ROKANHULU – Kekosongan kursi Wakil Bupati Rokan Hulu, pasca dilantiknya H. Sukiman menjadi Bupati Rohul defenitif melanjutkan sisa jabatan Bupati sebelumnya priode tahun 2016-2021 menjadi pembicaraan hangat
 
Senin, 19 Februari 2018 | 10:14:45

Megawati: Pemilu Itu Hak Masyarakat Indonesia

Jakarta - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengingatkan seluruh pihak untuk mendorong masyarakat menggunakan hak memilih para pemimpinnya di di Pilkada 2018 dan Pemilu 2019. "Pemilihan umum
 
Minggu, 18 Februari 2018 | 13:36:58

Plt Danrem Hadiri Deklarasi Kampanye Damai Serentak

PEKANBARU- Plt Danrem 031/ Wira Bima Kol Czi I Nyoman Parwata, SE, M.Si, M.Tr ( Han) menghadiri kegiatan Deklarasi Kampanye Damai Serentak yang di laksanakan oleh KPU Riau di halaman Kantor KPU Riau, Jalan Gaja
 
Minggu, 18 Februari 2018 | 12:51:01

KPU Undi Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2019 Malam Ini

JAKARTA-Komisi Pemilihan Umum atau KPU akan menyelenggarakan pengundian nomor urut partai politik peserta pemilu hari ini, Ahad, 18 Februari 2018. Pengundian dilakukan pukul 19.00 di kantor KPU, Jalan Imam Bonj
 
Minggu, 18 Februari 2018 | 12:34:46

Ini 14 Partai Politik Peserta Pemilu 2019

JAKARTA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan 14 partai politik sebagai peserta Pemilihan Umum 2019.Keempat belas partai itu dianggap memenuhi syarat administrasi dan verifikasi faktual secara nasional.Partai
 
Sabtu, 17 Februari 2018 | 16:09:16

Tidak Penuhi Syarat, PBB dan PKPI Gagal Ikut Tahapan Pemilu 2019

Jakarta - Komisi Pemilihan Umum KPU membacakan hasil verifikasi dan penetapan partai politik peserta Pemilu 2019 di Hotel Grand Mercure, Harmoni, Jakarta Pusat, Sabtu (17/2/2018). Hasilnya, 2 dari 16 par
 
Sabtu, 17 Februari 2018 | 15:21:59

Gerindra: PDIP Tak Akan Usung Jokowi di Pilpres 2019

Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono memprediksi PDI Perjuangan tidak akan mengusung kembali Joko Widodo menjadi calon presiden di Pemilu 2019 mendatang. Sebab, menurut dia, jalanny
 
Sabtu, 17 Februari 2018 | 10:48:37

Main-main dengan dana kampanye, Paslon akan didiskualifikasi

Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta tim pemenangan melaporkan seluruh urusan administrasi dan penggunaan dana kampanye pada 24 Juni, pukul 18.00 WIB. Jika tidak, atau terlambat, maka pasangan calon teran
 
Jumat, 16 Februari 2018 | 16:33:18

Gerindra prediksi PDIP tak bakal usung Jokowi di 2019

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono memprediksi PDI Perjuangan tidak akan mengusung kembali Joko Widodo menjadi calon presiden di Pemilu 2019 mendatang. Sebab, menurutnya, jalannya pemerinta
 
Jumat, 16 Februari 2018 | 14:29:11

Politikus Golkar sindir Yuddy: Jangan jadikan Golkar alat kejar kekuasaan

Korbid Pemenangan Pemilu Sumatera DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mempertanyakan motif kembalinya politisi Partai Hanura Yuddy Chrisnandi kembali ke Partai Golkar. Doli menegaskan pihaknya tidak ingin G
 
Jumat, 16 Februari 2018 | 13:31:14

Ganjar-Yasin diminta Gus Mus tak alergi kritik

Calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo-Taj Yasin mengikuti pengajian rutin di Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Kabupaten Rembang, Jumat (16/2). Dalam pengajian tersebut, Ganj
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top