Terverifikasi Dewan Pers
 
Kamis, 18 Juli 2019 | 09:43:12
Politik

PKB Ngebet Tambah Menteri, NasDem: Kurang Bijak Bebani Presiden

Sebarkan:
Foto: Dok. Pribadi
JAKARTA - PKB ingin menambah jatah kursi menteri di kabinet Joko Widodo (Jokowi) periode 2019-2024. Partai NasDem menilai permintaan tersebut tidak bijak karena membebani Jokowi.

"Melihat betapa komprehensifnya program kerja presiden ke depan. Kurang bijak jika kita malah membebani presiden," kata Ketua DPP NasDem Irma Suryani Chaniago kepada kepada wartawan, Rabu (17/7/2019) malam.

Irma menuturkan pihaknya juga tidak bisa mencampuri permintaan PKB ke Jokowi. Dia menilai hal itu urusan internal partai bersangkutan.

"Soal PKB minta tambah jumlah menteri, itu menjadi urusan dapur parpol yang bersangklutan. Kami tidak ingin ikut campur," jelas Irma.

Irma menegaskan penentuan menteri merupakan hak prerogatif Jokowi. NasDem, menurut Irma, siap membantu presiden jika diminta.

"Kursi menteri, jumlah, posisi dan siapa kandidatnya biar menjadi hak prerogatif presiden. Kami dari NasDem hanya menyiapkan kader untuk diwakafkan sebagai pembantu presiden di kabinet dan di manapun presiden membutuhkan," jelasnya.

Terkait menteri di kabinet Jokowi saat ini, PKB sudah menempatkan empat kadernya di kabinet Jokowi periode sebelumnya yaitu Menristekdikti M Nasir, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Menteri Pembangunan Desa Eko Putro S, serta Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.

Meski demikian, PKB ingin jatah kursi menteri untuk mereka bertambah di kabinet Joko Widodo (Jokowi) periode 2019-2024. Menurut PKB, rugi jika mereka mendapatkan jumlah kursi menteri yang sama seperti periode ini.

"Mudah-mudahan PKB lebih beruntung. Artinya, kalau kemarin dapat katakanlah empat, besok nambah, itu beruntung. Kalau sama-sama saja, ibarat usaha masih rugi. Tapi kalau berkurang, itu celaka," kata Ketua DPP PKB Jazilul Fawaid di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (17/7).

Jazilul menjelaskan PKB memang menargetkan tambahan kursi di sejumlah posisi strategis. Ia mengatakan hal ini demi mengakomodasi kepentingan konstituen PKB.

"PKB tentu ingin memastikan kepada konstituennya bahwa 2019 ini selain ada kenaikan kursi yang signifikan, juga katakanlah mendapat posisi strategis dan tambahan. Itu yang diharapkan," ucapnya.


Sumber: detik.com
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Sabtu, 24 Agustus 2019 | 11:27:18

Curi Baterai Truck, Pria ini Bonyok Dihajar Massa

ROKANHILIR - DS (29) jalan Lintas Riau - Sumut Km. 39 Kepenghuluan Balai Jaya Kabupaten Rokan Hilir ini harus merasakan sakit di sekujur tubuhnya. Pasalnya dia kedapatan mencuri 2 unit baterai Truck dari sebuah
Sabtu, 24 Agustus 2019 | 09:03:16

Tiga Kapolsek Polres Rohil Jalani Promosi dan Mutasi

UJUNGTANJUNG-Kepolisian Resort Rokan Hilir menggelar upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) tiga Perwira Kapolsek dijajaran polres Rohil Sabtu (24/08/19 ). Perwira Kapolsek yang menjalani serah terima ter
Jumat, 23 Agustus 2019 | 18:43:26

Gustian Ingin Membangun Kampung Halaman Melalui Pilkada Rohul 2020

ROKAN HULU - Desas-desus politik tahun 2020 sudah mulai menjadi salah satu perbincangan hangat dari berbagai kalangan saat ini, termasuk di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, akan adanya lagi pesta demokrasi
Jumat, 23 Agustus 2019 | 15:51:47

Pura-pura Ingin Beli, Pria Ini Malah Bawa Lari Cincin Emas Rp 8 Juta

BAGANSIAPIAPI-Toko Mas Bintang Jaya yang berada di Jalan Merdeka No 13 B tepatnya di areal kota Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko, jadi sasaran pelaku maling emas yang berpura-pula sebagai pembeli. Peristiwa itu
 
Berita Lainnya
Sabtu, 24 Agustus 2019 | 09:45:44

Plt LAMR Inhil Lakukan Koordinasi dengan LAM Riau, ini yang Dibahas

PEKANBARU - Pelaksana Tugas (Plt) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melaksanakan kunjungan kerja ke LAM Riau dalam rangka persiapan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) LAMR Kab
 
Sabtu, 24 Agustus 2019 | 09:42:15

Empat Nama Berpeluang Nahkodai DPRD Riau

PEKANBARU- Tak sampai dua minggu lagi, 65 anggota DPRD Riau terpilih periode 2019-2024 tinggal menunggu pelantikan, yakni tanggal 6 September 2019, di Gedung Paripurna DPRD Riau. Sama dengan la tahunan sebelumn
 
Jumat, 23 Agustus 2019 | 18:43:26

Gustian Ingin Membangun Kampung Halaman Melalui Pilkada Rohul 2020

ROKAN HULU - Desas-desus politik tahun 2020 sudah mulai menjadi salah satu perbincangan hangat dari berbagai kalangan saat ini, termasuk di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, akan adanya lagi pesta demokrasi
 
Selasa, 20 Agustus 2019 | 18:30:58

Diduga Embat Bini Tim Sukses, Oknum DPRD Terpilih Disebut Biang Perceraian

DUMAI - Kisah perselingkuhan kerap menjadi alasan perceraian rumah tangga. Kisah ini pulalah yang sekarang dialami oleh AP, warga  Bangun Sari Kelurahan Mekar Sari Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai. 
 
Sabtu, 17 Agustus 2019 | 16:08:32

Profil Singkat Edimas, Dari Aktivis Mahasiswa Hingga Bakal Calon Kades Tasik Serai

DURI  Pilkades Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, di rencanakan akan di gelar pada Akhir Bulan Oktober 2019 ini,  salah satu nama kandidat bakal calon kepala desa T
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 12:23:26

Anton Adiputra Terpilih Ketua SAPMA PP Kabupaten Rokan Hulu

ROKAN HULU - Ketua Pengurus Wilayah Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) Provinsi Riau Restu Rambah melantik Pengurus Cabang Sapma PP Kabupaten Rokan Hulu, selasa(13/08/2019) Malam Di
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 10:06:55

NasDem Hormati Jokowi soal 55% Menteri dari Kalangan Profesional

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap desain kabinetnya di periode kedua dari usia, hingga 55% menteri dari kalangan profesional. Partai NasDem menyebut menghormati keputusan Joko
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 09:56:47

Jokowi Janji 55% Menteri Profesional, PDIP: Kursi Parpol Dibagi Proporsional

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap desain kabinetnya di periode kedua berisi 55% menteri profesional. PDI-Perjuangan menyebut Jokowi tidak akan mengurangi jatah menteri parpol.
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 09:14:40

Jokowi Janji 55% Menteri Profesional, PPP Yakin Pos Parpol Tak Dikurangi

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap desain kabinetnya di periode kedua dari usia, latar belakang, hingga 55% menteri profesional. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yakin hal in
 
Rabu, 14 Agustus 2019 | 14:52:58

Maju Pilkada Meranti, Zulfan Heri Merapat ke PKS

PEKANBARU- Untuk mewujudkan maju pada pemilihan kepala daerah (pilkada) bupati dan wakil bupati Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2020 mendatang. Politisi kawakan Riau, Zulfan Heri berazam mulai melakukan geril
 
Rabu, 14 Agustus 2019 | 10:04:05

PKS: Wajar JK Khawatir, Amendemen UUD Ibarat Buka Kotak Pandora

JAKARTA - PKS memaklumi kekhawatiran Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) soal amendemen UUD 1945. Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengibaratkan amendemen UUD 1945 seperti membuka kotak pandora."Wajar
 
Rabu, 14 Agustus 2019 | 09:51:04

Gerindra Sepakat dengan JK soal Amendemen UUD 45 Berisiko

JAKARTA - Partai Gerindra sepakat dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang menyebut amendemen UUD 1945 berisiko mengembalikan kewenangan MPR memilih dan memberhentikan presiden. Jika hal itu terjadi, G
 
Rabu, 14 Agustus 2019 | 09:26:41

PDIP Tepis Kekhawatiran JK soal Amendemen UUD: Presiden Tetap Dipilih Rakyat

JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) bicara soal risiko yang terjadi terkait wacana amendemen UUD 1945, yaitu presiden akan kembali dipilih oleh MPR. PDIP, sebagai salah satu partai yang me
 
Rabu, 14 Agustus 2019 | 08:23:21

PKS Matangkan Caleg Terpilih se-Riau

PEKANBARU- Hampir seratus anggota DPRD terpilih dari 12 Kabupaten dan Kota di Riau dimatangkan dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) dan  pembekalan, yang dilakukan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai
 
Selasa, 13 Agustus 2019 | 14:16:22

Politikus PDIP Nilai PD Telat Jika Ingin Perkuat Pemerintahan Jokowi

JAKARTA - Politikus PDIP Andreas Hugo Pareira mengatakan keinginan Partai Demokrat (PD) untuk memperkuat pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah sangat terlambat. Menurutnya, dukungan PD ha
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top