Terverifikasi Dewan Pers
 
Rabu, 19 Juni 2019 | 10:05:13
Politik

Gelar Rakernas Tertutup, PDIP: Kontemplasi Politik Perlu Keheningan

Sebarkan:
Detik.com
Foto: Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto
JAKARTA - PDI Perjuangan hari ini menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) untuk membahas persiapan Kongres V PDIP. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan Rakernas digelar tertutup untuk merenungi sikap politik PDIP 5 tahun mendatang.

"Rakernas IV kali ini pun dilaksanakan secara tertutup. Partai menyadari bahwa keheningan dalam politik penting dalam kontemplasi politik. Terlebih ketika PDI Perjuangan memerlukan suasana khusus, memerlukan kejernihan alam pikir guna merumuskan agenda strategis internal partai ke depan," kata Hasto kepada wartawan, Rabu (19/6/2019).

Ia menjelaskan dalam rakernas akan dirumuskan sejumlah langkah strategis PDIP di periode 2019-2024. Hasto menyebut tak akan mengecewakan kepercayaan yang telah diberikan rakyat ke PDIP dan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Kami tidak menanggapi kemenangan dengan euforia. Kami bersyukur, dipercaya kembali oleh rakyat. Kami bertanggung jawab untuk menggunakan besarnya dukungan rakyat tersebut di dalam membangun masa depan bangsa secara bersama-sama dengan cara gotong royong dengan seluruh komponen bangsa," tuturnya.

Menurut agenda, Rakernas dimulai pukul 10.00 WIB di kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat. Akan ada beberapa agenda yang akan dibahas, salah satunya terkait rencana percepatan Kongres V PDIP yang akan digelar di Bali pada Agustus mendatang.

Surat bernomor 5214/IN/DPP/V/2019 tersebut diteken oleh putra Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Prananda Prabowo sebagai Ketua DPP dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Hingga saat ini belum diketahui pasti apakah Rakernas dan Kongres nantinya akan membahas pergantian Ketum baru, atau tidak.

Kongres PDIP sendiri sedianya digelar pada 2020 nanti, namun dipercepat menjadi 8-10 Agustus 2019 di Bali. PDIP terakhir kali melaksanakan kongres pada 2015. Saat itu, dalam Kongres IV, PDIP secara aklamasi kembali mengukuhkan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum 2015-2020. Jabatan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketum PDIP seharusnya baru berakhir pada 2020.


Sumber: detik.com

 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 24 Juli 2019 | 09:43:18

Babinsa Koramil 02/Tanah Putih Laksanakan Pendampingan dan Penyuluhan Ternak Ayam Kampung

TANAH PUTIH-  Sepertinya kebutuhan akan ayam kampung  yang terus semakin meningkat  tidak diimbangi dengan produksi yang besar, sehingga terjadi kekurangan persediaan ayam  yang mengakibatka
Rabu, 24 Juli 2019 | 09:39:41

Ini Alasan Kulit Tampak Kusam

Terdapat sejumlah alasan mengapa kulit Anda terlihat kusam. Padahal Anda sudah sering kali mandi dan memakai pelembab kulit agar kulit tampak cerah. Rupanya memang terdapat sejumlah alasan mengapa kulit seri
Rabu, 24 Juli 2019 | 09:36:18

PD ke Rian Ernest soal Parpol Cari Duit dari APBD DKI: Masih Aja Ngomong Rumor!

JAKARTA - Ketua Fraksi Demokrat-PAN DPRD DKI Jakarta, Taufiqurrahman merespons pernyataan politikus PSI Rian Ernest soal rumor parpol tingkat nasional menjadikan APBD DKI sebagai 'lahan' mencari dui
Rabu, 24 Juli 2019 | 09:30:53

PAN Nilai Inti Pertemuan Prabowo-Megawati Bukan soal Bagi-bagi Jatah

JAKARTA - Ketua umum PDIP Megawati Soekarnoputri disebut akan bertemu dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto. PAN berharap tokoh yang sempat bersebrangan di Pemilu 2019 bertemu kembali."Semoga bis
 
Berita Lainnya
Rabu, 24 Juli 2019 | 09:30:53

PAN Nilai Inti Pertemuan Prabowo-Megawati Bukan soal Bagi-bagi Jatah

JAKARTA - Ketua umum PDIP Megawati Soekarnoputri disebut akan bertemu dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto. PAN berharap tokoh yang sempat bersebrangan di Pemilu 2019 bertemu kembali."Semoga bis
 
Rabu, 24 Juli 2019 | 09:26:28

PPP soal Pertemuan Megawati-Prabowo: Sah Saja Jika Bicara Ketua MPR

JAKARTA - PPP merespon baik pertemuan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Prabowo Subianto. Waketum PPP M Arwani Thomafi menyebut pertemuan itu bisa meneduhkan situasi politik."Rencana terseb
 
Selasa, 23 Juli 2019 | 11:34:16

Bara Hasibuan: PAN Tulus Ingin Bantu Jokowi

JAKARTA - Waketum PAN Bara Hasibuan menegaskan pernyataan sang ketua umum, Zulkifli Hasan, yang mendukung Joko Widodo (Jokowi) tanpa syarat. Ia mengatakan PAN tulus ingin kembali membantu Jokowi di
 
Selasa, 23 Juli 2019 | 10:50:24

Ketua Fraksi Golkar Rohul Minta Ditunda Seleksi Direktur Prusda

ROKAN HULU - Ketua Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) Rokan Hulu Nono Patria Pratama SE, meminta seleksi atau lelang jabatan untuk Direktur Utama dan Dewan Pengawas  Perusahaan Daerah (Perusda) Ro
 
Senin, 22 Juli 2019 | 16:26:42

Amien Rais Bicara Rekonsiliasi 55-45, NasDem: Itu Bukan Urusannya!

JAKARTA - Partai Nasional Demokrat (NasDem) menilai tidak sepatutnya Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais berbicara soal pembagian 'kue' di rezim pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) periode kedua
 
Senin, 22 Juli 2019 | 16:06:42

Beda dengan Dewan Pembina, Ketum KPPG Dukung Airlangga Pimpin Golkar Lagi

JAKARTA - Ketua Umum Kelompok Perempuan Partai Golkar (KPPG) Hetifah Sjaifudian mendukung Ketum Golkar Airlangga Hartarto kembali memimpin untuk periode 2019-2024. Sikap ini berbeda dengan Dewan
 
Senin, 22 Juli 2019 | 14:24:19

Usai Puasa 1 Periode, Akhirnya PDIP Sabet 1 Kursi di DPRD Aceh

JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan Partai Aceh soal rekapitulasi suara hasil pileg DPR Aceh. Alhasil, Keputusan KPU Aceh tidak berubah, salah satunya PDI Perjuangan memiliki 1 ku
 
Senin, 22 Juli 2019 | 13:39:38

Dewan Pembina KPPG Dukung Bamsoet Jadi Ketum Golkar

JAKARTA - Dewan Pembina Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG), Ula Nurachwati, mendukung langkah Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang maju sebagai calon Ketua Umum Partai Golkar. Menurut dia, kepemimpinan Ai
 
Senin, 22 Juli 2019 | 09:17:45

Ide 55-45 Amien Rais Ditepis, PAN: Jangan Hanya Dimaknai Bagi-bagi Kursi

JAKARTA - Ide Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais soal pembagian porsi 55-45 terkait rekonsiliasi Joko Widodo dan Prabowo Subianto ditepis sejumlah parpol. PAN menghargai pihak yang tak setuju
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 15:05:36

PKB Nilai Lukman Gagal di Kemenag: Parkirannya Jelek, Apalagi Menterinya

JAKARTA - PKB menilai Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin bukan seorang petarung. PKB juga menyebut Lukman malah terkunci oleh anak buahnya sehingga banyak masalah yang tidak sampai kep
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 13:30:19

Suharso: Tak Ada Dualisme, Kalau Ada yang Ngaku PPP Kami Pidanakan

SERANG - Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa mengatakan tak ada dualisme di partainya. Menurutnya, kalau ada pihak yang menggelar acara dan mengaku sebagai PPP maka bisa dipidanakan oleh pihak
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 11:54:34

Effendi Simbolon: PDIP Kondusif, Tak Ada Gejolak di Kepemimpinan Megawati

JAKARTA - Politikus PDIP Effendi Simbolon mengatakan situasi politik di internal partainya berlangsung dinamis. Ia menyebut tak ada hiruk pikuk kepemimpinan di internal PDIP seperti yang terjadi
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 09:24:22

Gerindra Ingin Kursi Ketua MPR, Ini Respons PKS

JAKARTA - Partai Gerindra menginginkan kursi Ketua MPR sebagai bentuk rekonsiliasi nyata di tingkat elite parlemen. PKS yang berkoalisi dengan Gerindra di Pemilu 2019 mempersilakan partai berlog
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 09:19:18

Bima Arya: Banyak di DPP PAN yang Semangat Jadi Oposisi

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Bima Arya Sugiarto menyebutkan banyak kader di DPP PAN yang ingin menjadi oposisi. Menurutnya oposisi juga terhormat."Saya lihat di dalam it
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 17:03:44

Gerindra Ingin Ketua MPR, PAN: Politik Itu Dinamikanya Tinggi

JAKARTA - Beberapa partai politik, termasuk Partai Gerindra, turut meramaikan bursa Ketua MPR periode 2019-2024. Berbeda dengan PAN, yang memilih menunggu hingga anggota DPR dan MPR hasil Pemilu 201
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top