Terverifikasi Dewan Pers
 
Senin, 17 Juni 2019 | 14:17:14
Politik

PDIP Tepis Isu Megawati akan Mundur dari Kursi Ketua Umum

Sebarkan:
Foto: Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. (dok. PDIP).
JAKARTA - PDI Perjuangan (PDIP) menepis isu akan mundurnya Megawati Soekarnoputri dari kursi ketua umum menyusul rencana Kongres ke-V yang dipercepat. PDIP menegaskan Megawati masih dibutuhkan hingga saat ini.

"Nggak ada (isu mundur), kita membutuhkan (Megawati sebagai ketum) dan dari atas sampai bawah. Dan kita juga melihat Ibu masih benar memimpin PDIP, dan terbukti kemarin 2019 kita masih bisa menang," kata Ketua DPP PDIP Trimedya Pandjaitan di kompleks DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (17/6/2019).

Kongres merupakan forum resmi untuk memilih susunan pengurus partai. Isu soal regenerasi pimpinan PDIP pun menyeruak buntut dari agenda Kongres yang dipercepat.

"Regenerasi kan tidak harus di pucuk pimpinan, bisa aja regenerasi di bawahnya, sekjen dan ketua-ketua, wasekjen dan lainnya, itu kan bagian dari regenerasi," kata Trimedya.

Anggota DPR RI itu mengatakan tidak mengetahui pasti apa langkah ke depan Megawati untuk PDIP. Namun yang pasti, kata Trimedya, Megawati menginginkan PDIP semakin kuat di 2019 untuk persiapan menuju 2024.

"Tapi kita bisa menangkap apa yang diinginkan Ibu, tentu gerak partai harus lebih gesit lagi di periode yang akan datang ini. Kenapa? Tantangan yang paling utama kan seperti yang disampaikan oleh Ibu Ketum adalah pemilu 2024, pemilu 2019 ini adalah antara aja, tantang yang paling real itu nanti 2024," ucapnya.

Terkait percepatan Kongres V PDIP, menurut Trimedya itu adalah hak prerogratif Megawati sebagai Ketum. Dia pun sebagai kader menyerahkan seluruhnya pada Megawati.

"Memang itu (percepatan kongres) dimungkinkan di AD ART, apalagi hak prerogatif kan ada di dalam tangan Ibu ketua umum. Jadi kalau seandainya melihat kepentingan politik, Bu Mega menyatakan bahwa kongres itu dipercepat ya sah, karena kewenangan itu diberikan kepada Ibu ketua umum," sebut Trimedya.

Seperti diketahui, Kongres V PDIP sedianya dilaksanakan pada tahun 2020 mendatang. PDIP pun memastikan Kongres dipercepat dengan dilaksanakan pada 8-10 Agustus di Bali.

Isu soal regenerasi di tubuh PDIP muncul karena beredarnya surat Rakernas ke-IV PDIP yang diteken oleh putra Megawati, Prananda Prabowo sebagai Ketua DPP. Surat bernomor 5214/IN/DPP/V/2019 tersebut juga ditandatangani Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Surat yang ditandatangani putra Megawati yang akrab disapa Nanan itu kian menguatkan isu mengenai regenerasi pucuk pimpinan PDIP menyusul percepatan Kongres. Sebab, umumnya, surat undangan acara sekelas rakernas diteken oleh ketum dan sekjen.



Sumber: detik.com
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 24 Juli 2019 | 09:30:53

PAN Nilai Inti Pertemuan Prabowo-Megawati Bukan soal Bagi-bagi Jatah

JAKARTA - Ketua umum PDIP Megawati Soekarnoputri disebut akan bertemu dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto. PAN berharap tokoh yang sempat bersebrangan di Pemilu 2019 bertemu kembali."Semoga bis
Rabu, 24 Juli 2019 | 09:26:28

PPP soal Pertemuan Megawati-Prabowo: Sah Saja Jika Bicara Ketua MPR

JAKARTA - PPP merespon baik pertemuan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Prabowo Subianto. Waketum PPP M Arwani Thomafi menyebut pertemuan itu bisa meneduhkan situasi politik."Rencana terseb
Rabu, 24 Juli 2019 | 09:16:35

Polisi Masih Periksa Jefri Nichol Terkait Narkoba

JAKARTA - Pemeriksaan Jefri Nichol terkait narkoba masih berlangsung hingga pagi ini. Namun polisi belum bisa menyampaikan perkembangan pemeriksaan Jefri."Saat ini masih pemeriksaan. Saya masih tung
Rabu, 24 Juli 2019 | 09:09:50

Bakamla Sehatkan Masyarakat Desa Maritim Melalui Program GERMAS Bersama Kemenkes

BANTEN -  Bakamla RI melanjutkan program Desa Maritim yang telah dimulai sejak 2018 dengan mengadakan kegiatan fasilitasi kerja sama pengembangan Desa Maritim Bakamla untuk Desa Panimbang Jaya, di Ka
 
Berita Lainnya
Rabu, 24 Juli 2019 | 09:30:53

PAN Nilai Inti Pertemuan Prabowo-Megawati Bukan soal Bagi-bagi Jatah

JAKARTA - Ketua umum PDIP Megawati Soekarnoputri disebut akan bertemu dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto. PAN berharap tokoh yang sempat bersebrangan di Pemilu 2019 bertemu kembali."Semoga bis
 
Rabu, 24 Juli 2019 | 09:26:28

PPP soal Pertemuan Megawati-Prabowo: Sah Saja Jika Bicara Ketua MPR

JAKARTA - PPP merespon baik pertemuan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Prabowo Subianto. Waketum PPP M Arwani Thomafi menyebut pertemuan itu bisa meneduhkan situasi politik."Rencana terseb
 
Selasa, 23 Juli 2019 | 11:34:16

Bara Hasibuan: PAN Tulus Ingin Bantu Jokowi

JAKARTA - Waketum PAN Bara Hasibuan menegaskan pernyataan sang ketua umum, Zulkifli Hasan, yang mendukung Joko Widodo (Jokowi) tanpa syarat. Ia mengatakan PAN tulus ingin kembali membantu Jokowi di
 
Selasa, 23 Juli 2019 | 10:50:24

Ketua Fraksi Golkar Rohul Minta Ditunda Seleksi Direktur Prusda

ROKAN HULU - Ketua Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) Rokan Hulu Nono Patria Pratama SE, meminta seleksi atau lelang jabatan untuk Direktur Utama dan Dewan Pengawas  Perusahaan Daerah (Perusda) Ro
 
Senin, 22 Juli 2019 | 16:26:42

Amien Rais Bicara Rekonsiliasi 55-45, NasDem: Itu Bukan Urusannya!

JAKARTA - Partai Nasional Demokrat (NasDem) menilai tidak sepatutnya Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais berbicara soal pembagian 'kue' di rezim pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) periode kedua
 
Senin, 22 Juli 2019 | 16:06:42

Beda dengan Dewan Pembina, Ketum KPPG Dukung Airlangga Pimpin Golkar Lagi

JAKARTA - Ketua Umum Kelompok Perempuan Partai Golkar (KPPG) Hetifah Sjaifudian mendukung Ketum Golkar Airlangga Hartarto kembali memimpin untuk periode 2019-2024. Sikap ini berbeda dengan Dewan
 
Senin, 22 Juli 2019 | 14:24:19

Usai Puasa 1 Periode, Akhirnya PDIP Sabet 1 Kursi di DPRD Aceh

JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan Partai Aceh soal rekapitulasi suara hasil pileg DPR Aceh. Alhasil, Keputusan KPU Aceh tidak berubah, salah satunya PDI Perjuangan memiliki 1 ku
 
Senin, 22 Juli 2019 | 13:39:38

Dewan Pembina KPPG Dukung Bamsoet Jadi Ketum Golkar

JAKARTA - Dewan Pembina Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG), Ula Nurachwati, mendukung langkah Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang maju sebagai calon Ketua Umum Partai Golkar. Menurut dia, kepemimpinan Ai
 
Senin, 22 Juli 2019 | 09:17:45

Ide 55-45 Amien Rais Ditepis, PAN: Jangan Hanya Dimaknai Bagi-bagi Kursi

JAKARTA - Ide Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais soal pembagian porsi 55-45 terkait rekonsiliasi Joko Widodo dan Prabowo Subianto ditepis sejumlah parpol. PAN menghargai pihak yang tak setuju
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 15:05:36

PKB Nilai Lukman Gagal di Kemenag: Parkirannya Jelek, Apalagi Menterinya

JAKARTA - PKB menilai Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin bukan seorang petarung. PKB juga menyebut Lukman malah terkunci oleh anak buahnya sehingga banyak masalah yang tidak sampai kep
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 13:30:19

Suharso: Tak Ada Dualisme, Kalau Ada yang Ngaku PPP Kami Pidanakan

SERANG - Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa mengatakan tak ada dualisme di partainya. Menurutnya, kalau ada pihak yang menggelar acara dan mengaku sebagai PPP maka bisa dipidanakan oleh pihak
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 11:54:34

Effendi Simbolon: PDIP Kondusif, Tak Ada Gejolak di Kepemimpinan Megawati

JAKARTA - Politikus PDIP Effendi Simbolon mengatakan situasi politik di internal partainya berlangsung dinamis. Ia menyebut tak ada hiruk pikuk kepemimpinan di internal PDIP seperti yang terjadi
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 09:24:22

Gerindra Ingin Kursi Ketua MPR, Ini Respons PKS

JAKARTA - Partai Gerindra menginginkan kursi Ketua MPR sebagai bentuk rekonsiliasi nyata di tingkat elite parlemen. PKS yang berkoalisi dengan Gerindra di Pemilu 2019 mempersilakan partai berlog
 
Sabtu, 20 Juli 2019 | 09:19:18

Bima Arya: Banyak di DPP PAN yang Semangat Jadi Oposisi

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Bima Arya Sugiarto menyebutkan banyak kader di DPP PAN yang ingin menjadi oposisi. Menurutnya oposisi juga terhormat."Saya lihat di dalam it
 
Jumat, 19 Juli 2019 | 17:03:44

Gerindra Ingin Ketua MPR, PAN: Politik Itu Dinamikanya Tinggi

JAKARTA - Beberapa partai politik, termasuk Partai Gerindra, turut meramaikan bursa Ketua MPR periode 2019-2024. Berbeda dengan PAN, yang memilih menunggu hingga anggota DPR dan MPR hasil Pemilu 201
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top