Terverifikasi Dewan Pers
 
Kamis, 16 Mei 2019 | 09:21:06
Politik

Meski Tolak Hasil Pilpres, Gerindra Tetap Ingin Calegnya Masuk DPR

Sebarkan:
Detik.com
Ilustrasi bendara Partai Gerindra di kampanye Prabowo.
JAKARTA - Calon Presiden Prabowo Subianto menolak hasil Pemilu 2019. Kubu rival, yakni Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, menyarankan agar caleg dari parpol kubu Prabowo tak usah dilantik menjadi anggota DPR. Namun Gerindra tidak mau. Mereka tetap ingin para caleg terpilihnya dilantik menjadi anggota Dewan.

"Apa urusan mereka kalau kita menolak pilpres kemudian menyuruh kita menolak semuanya (pilpres dan pileg)? Ada apa ini? Santai aja lah," kata Ketua DPP Partai Gerindra Desmond Junaidi Mahesa, kepada wartawan, Kamis (16/5/2019).

Dia meminta pihak TKN Jokowi-Ma'ruf santai menghadapi perbedaan pendapat dalam berdemokrasi. Penolakan parpol pendukung Prabowo-Sandiaga terhadap hasil Pemilu 2019 adalah salah satu perbedaan pendapat itu.

"Masak, kita harus mengikuti cara berpikir TKN yang cuma memikirkan kekuasaan?" ucap Desmond menanggapi usulan TKN agar para penolak hasil Pemilu 2019 tak dilantik menjadi anggota DPR.

Menurut caleg Gerindra dari daerah pemilihan Banten II ini, kubu Jokowi-Ma'ruf hanya memikirkan kekuasaan saja tanpa paham cara menyikapi perbedaan sikap politik. Dia berujar, politik bukan hanya soal perebutan kekuasaan, namun juga soal kebangsaan.

"Jangan seolah-olah orang menolak (hasil pemilu) itu adalah sesuatu yang aneh. Dia (kubu Jokowi) keblinger saja, nggak matang. Ini cuma kayak takut kehilangan kue doang," kata Desmond.

Menurutnya, pilpres dan pileg adalah dua hal yang berbeda. Tak ada masalah bila kubu Prabowo-Sandiaga menolak hasil pilpres, namun menerima hasil pileg. Desmond menyarankan agar TKN Jokowi-Ma'ruf membaca undang-undang dulu sebelum menyuruh agar caleg parpol pro-Prabowo-Sandi tak dilantik menjadi anggota DPR dan DPRD.

"Baca lagi konstitusi, apakah ada undang-undangnya kalau menolak Pilpres maka Pileg juga batal? Belajar lagi lah," ujar Desmond.

Sebelumnya, Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding, berbicara mengenai sikap Prabowo yang menolak hasil Pemilu 2019. Dia meminta agar caleg-caleg dari parpol pendukung Prabowo-Sandiaga tak dilantik KPU menjadi anggota dewan.

"Menurut saya, yang menolak pemilu tidak dilantik anggota DPR-nya atau anggota DPRD-nya," tuturnya.

Bila anggota DPR dari partai yang mendukung Prabowo soal klaim kecurangan pemilu dilantik, itu dianggap Karding tidak sesuai dengan narasi yang dibangun mereka. Untuk itu, ia meminta kubu Prabowo-Sandiaga konsisten.

"Kita minta ke KPU untuk konsisten agar seluruh partai yang menolak hasil pemilu tanpa alasan dan data yang mereka bisa ungkap dengan jelas dan terang benderang, maka supaya tidak melantik anggota DPR/DPRD dari partai yang menolak tersebut. Karena aneh, pilpres ditolak, pileg diterima, sementara pemilunya berbarengan dan pelakunya sama," kata Karding.


Sumber: detik.com
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 22 Mei 2019 | 15:43:59

Babinsa Koramil 02/TP Bersama Warga Melaksanakan Karya Bhakti Semenisasi Jalan

TANAH PUTIH- Babinsa Koramil/02 Tanah Putih (TP), Kabupaten Rohil Riau, melaksanakan Gotong Royong Karya Bhakti semenisasi Jalan Teguh, RT 001/RW 001 Kelurahan Cempedak Rahuk, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten R
Rabu, 22 Mei 2019 | 15:36:33

BPN Sebut Massa Demo Ricuh Bukan Pendukung Prabowo-Sandiaga

JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyebut massa aksi demo ricuh 22 Mei bukanlah dari pendukungnya. BPN menilai massa merupakan masyarakat umum."Saya kira itu masyara
Rabu, 22 Mei 2019 | 15:33:17

Pasca Demo Mahasiswa, Aktifitas di Kantor DPRD Provinsi Riau Berjalan Normal

PEKANBARU- Pasca aksi demonstrasi ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang terdiri beberapa perguruan tinggi di Pekanbaru, selasa sore (21/5). Hari ini, aktifitas di kantor DP
Rabu, 22 Mei 2019 | 15:26:13

Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia Contoh Demokrasi

Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden Joko Widodo dan rakyat Indonesia atas suksesnya pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) tahun 2019. Dal
 
Berita Lainnya
Rabu, 22 Mei 2019 | 09:20:06

TKN Prediksi Ada Oposisi Merapat, PD Ngaku Siap Terlibat di Pemerintahan

JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin memprediksi bakal ada manuver dari partai oposisi untuk bergabung dengan mereka. Partai Demokrat, alah satu partai pengusung Pr
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 09:07:39

TKN Jokowi Prediksi Ada Oposisi Merapat, PAN Rapat Evaluasi Pemilu 2019

JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin memprediksi bakal ada manuver dari partai oposisi untuk bergabung ke 01. PAN, salah satu partai pengusung Prabowo Subianto-Sand
 
Selasa, 21 Mei 2019 | 19:43:14

Golkar Incar Posisi Ketua MPR

JAKARTA-Meski berada di urutan kedua peroleh suara di Pemilu serentak 2019, Partai Golkar DPR akan membidik kursi pimpinan MPR."Kami optimistis Golkar akan mendapat jatah pimpinan MPR karena jatah Ketua DPR aka
 
Selasa, 21 Mei 2019 | 11:07:12

Ace: Golkar Raup 85 Kursi di DPR, Urutan Kedua Setelah PDIP

JAKARTA - Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily menyatakan partainya berada di peringkat kedua perolehan jumlah kursi di DPR RI. Menurutnya, dalam pemilu legislatif, yang menjadi barometer ialah pe
 
Selasa, 21 Mei 2019 | 09:43:01

BPN Tolak Hasil Pilpres, Gerindra Koreksi Pileg di 5 Provinsi

JAKARTA - Partai kolisi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi sebagian sepakat tidak menandatangani berita acara pemeriksaan (BAP) terkait rekapitulasi pileg 2019. Ada beberapa alasan me
 
Senin, 20 Mei 2019 | 15:01:52

PKS Harap Demokrat Tetap Bertahan di Koalisi Prabowo-Sandi

JAKARTA - Dua elite Partai Demokrat (PD), Ferdinand Hutahaean dan Jansen Sitindaon, tak mau lagi mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno karena Ani Yudhoyono menjadi sasaran bully buzzer dari kubu 0
 
Senin, 20 Mei 2019 | 13:18:42

2 Elite Balik Badan, Demokrat Pertimbangkan Keluar dari Koalisi Prabowo

JAKARTA - Dua elite Partai Demokrat (PD) balik badan dari barisan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Partai pimpinan Ketum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu mempertimbangkan untuk keluar dari Koalisi I
 
Senin, 20 Mei 2019 | 11:24:23

Seperti Ferdinand, Ketua Demokrat Jansen Balik Badan Tinggalkan Prabowo

JAKARTA - Kadiv Hukum dan Advokasi Partai Demokrat (PD) Ferdinand Hutahaean menyatakan mundur dari barisan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno karena menuding buzzer pasangan nomor urut 02 itu mem-bully
 
Senin, 20 Mei 2019 | 09:42:56

Demokrat: Kami Tetap 02 Sampai Nanti 22 Mei

JAKARTA - Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan menegaskan partainya akan mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hingga 22 Mei 2019. Sebab, kata Hinca, pada tanggal itu berakhir sudah pertandingan
 
Senin, 20 Mei 2019 | 09:05:13

Demokrat Tegaskan Tetap Dukung Prabowo Meski Ferdinand Balik Badan

JAKARTA - Partai Demokrat (PD) menghormati sikap kadernya Ferdinand Hutahaean yang mengklaim dirinya berhenti mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Meski demikian, Demokrat menegaskan tetap
 
Sabtu, 18 Mei 2019 | 16:09:48

Prabowo Tolak Hasil Pemilu, Politikus Senior Golkar: Tunjukkan dan Buktikan

JAKARTA - Capres Prabowo Subianto menolak hasil penghitungan Pilpres 2019 yang dilakukan KPU karena merasa ada kecurangan. Politisi Senior Partai Golkar, Ginandjar Kartasasmita meminta agar pihak Prabowo menu
 
Sabtu, 18 Mei 2019 | 14:43:36

Gerindra akan Ajukan Gugatan Hasil Pileg di Jakarta, NTT dan Madura ke MK

JAKARTA - Partai Gerindra akan menempuh jalur Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menyelesaikan sengketa hasil pemilihan legislatif (Pileg) 2019. Daerah yang akan disengketakan yaitu Jakarta, NTT, dan Ma
 
Sabtu, 18 Mei 2019 | 13:51:09

Bawaslu Sidang Pengaduan, KPU Rohul Tak Terbukti Pelanggaran Admistrasi Pemilu

ROKANHULU - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawsslu) Kabupaten Rokan Hulu,,Riau melalui vidio yang diunggah di tautan facebook Gummer Siregar seorang komisioner telah menyelesaikan dan menuntaskan pengadua
 
Jumat, 17 Mei 2019 | 14:06:47

PD ke Gerindra: Katanya Prabowo Menang, Kok Sindir AHY Menteri Jokowi

JAKARTA - Partai Demokrat (PD) tak terima dengan sindiran 'mau jadi menteri Jokowi' yang dilontarkan Partai Gerindra terkait pertemuan kepala daerah, termasuk melibatkan Agus Harimurti Yudhoyo
 
Jumat, 17 Mei 2019 | 13:53:47

PD ke Gerindra: Forum Bogor Silaturahmi, Bukan Manuver AHY Jadi Menteri

JAKARTA - Partai Gerindra membela Anies Baswedan dari kritikan Wasekjen Partai Demokrat (PD) Andi Arief karena tak hadir dalam forum Bogor dengan menyindir seseorang yang mereka sebut 'or
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top