Terverifikasi Dewan Pers
 
Rabu, 15 Mei 2019 | 16:36:16
Politik

NasDem: Sajak Fadli Zon Memalukan, Lebih Baik Minta Maaf ke Rakyat

Sebarkan:
Detik.com
Foto: Taufiqulhadi
JAKARTA - Partai NasDem mengkritik Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang menelurkan sajak terbaru. Menurutnya, Fadli Zon memalukan.

"Biasanya orang bisa membuat sajak karena hatinya halus dan lapang. Kata orang Jawa legowo. Tapi ini kok bertolak belakang dengan jiwa seninya yang halus: tidak berlapang hati. Kalau memang hatinya lapang, terima saja hasil keputusan rakyat bahwa mereka telah memilih Jokowi sebagai Presiden RI," kata anggota Fraksi NasDem DPR, Teuku Taufiqulhadi, Rabu (15/5/2019).

Taufiqulhadi mengatakan, seorang pesaing yang kalah versi quick count Pilpres 2019, bakal menyampaikan selamat kepada lawannya. Namun, dia memandang itu tidak dilakukan Fadli cs.

"Tapi Pak Fadli Zon dan teman-teman justru dengan bersemangat menolak hasil real count dan menyalah-nyalahkan KPU. Mengklaim kemenangan sepihak dan masih banyak keanehan-keanehan yang menjadi bahan tetawaan orang," katanya.

Karena itu, Taufiqulhadi meminta Fadli Zon membuat sajak baru yang isinya permintaan maaf kepada rakyat. Dia mengatakan Fadli yang juga Waketum Partai Gerindra itu telah mempermainkan rakyat dalam pemilu.

"Nah, saya usulkan, daripada membuat sajak yang memalukan karena telah mempertontonkan hati tidak lapang, Pak Fadli Zon bikin saja sebuah sajak yang meminta maaf kepada rakyat karena telah mempermainkan sikap mereka dalam pemilu selama ini. Dan sajak itu juga sebagai sajak ucapan selamat atas kemenangan Pak Jokowi," katanya.

Berikut ini isi sajak Fadli Zon terbaru:

RAKYAT BERGERAK

ketika keadilan diinjak-injak
kebenaran makin terkoyak
di mana kau berpijak?

ketika kecurangan meruyak
suara rakyat dibajak
di mana kau berpihak?

negeri ini makin rusak
dipimpin penguasa congkak
pribumi tergusur jadi budak
komprador asing pesta merompak

bangunlah jiwa-jiwa merdeka
mendobrak tembok tirani
saatnya rakyat bergerak bersama
menjemput perubahan esok hari

Fadli Zon
Perjalanan Cirebon-Jakarta, 13 Mei 2019


Sumber: detik.com
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 20 Mei 2019 | 19:04:07

Ngabuburit di Jalan Swarna Bumi Tembilahan, Ada Takjil Geratis

TEMBILAHAN - Seperti Ramadhan tahun sebelumnya, pada pertengahan Ramadhan 1440 H, Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga dan Budaya (Disparporabud) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali mengemas konsep ngabuburit
Senin, 20 Mei 2019 | 16:57:43

Gennaro Gattuso Berharap Dipertahankan AC Milan

MILAN Kemenangan 2-0 atas Frosinone menghidupkan peluang AC Milan untuk kembali berlaga di Liga Champions musim depan. Kebangkitan I Rossoneri tak lepas dari peran penting Gennaro Gattuso sejak pertengahan
Senin, 20 Mei 2019 | 16:50:34

Ketum Dharma Pertiwi : Ibadah Puasa Sebagai Wahana Peningkatan Kesadaran Spiritual

JAKARTA - Ibadah puasa yang sedang dilaksanakan ini, dapat dijadikan sebagai wahana pengendalian diri dan peningkatan kesadaran spiritual. Makna berpuasa setiap warga muslim adalah untuk melatih dan menahan emo
Senin, 20 Mei 2019 | 16:46:59

Jejak Bisnis Nabi Muhammad SAW, Kisah Kapak Kayu

JAKARTA - Dalam segala hal Nabi Muhammad SAW, merupakan tauladan kita semua. Rasulullah pernah bekerja karyawan, pengusaha sukses dan panglima perang. Pada kesempatan yang sama, Nabi Muhammad SAW juga ber
 
Berita Lainnya
Senin, 20 Mei 2019 | 15:01:52

PKS Harap Demokrat Tetap Bertahan di Koalisi Prabowo-Sandi

JAKARTA - Dua elite Partai Demokrat (PD), Ferdinand Hutahaean dan Jansen Sitindaon, tak mau lagi mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno karena Ani Yudhoyono menjadi sasaran bully buzzer dari kubu 0
 
Senin, 20 Mei 2019 | 13:18:42

2 Elite Balik Badan, Demokrat Pertimbangkan Keluar dari Koalisi Prabowo

JAKARTA - Dua elite Partai Demokrat (PD) balik badan dari barisan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Partai pimpinan Ketum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu mempertimbangkan untuk keluar dari Koalisi I
 
Senin, 20 Mei 2019 | 11:24:23

Seperti Ferdinand, Ketua Demokrat Jansen Balik Badan Tinggalkan Prabowo

JAKARTA - Kadiv Hukum dan Advokasi Partai Demokrat (PD) Ferdinand Hutahaean menyatakan mundur dari barisan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno karena menuding buzzer pasangan nomor urut 02 itu mem-bully
 
Senin, 20 Mei 2019 | 09:42:56

Demokrat: Kami Tetap 02 Sampai Nanti 22 Mei

JAKARTA - Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan menegaskan partainya akan mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hingga 22 Mei 2019. Sebab, kata Hinca, pada tanggal itu berakhir sudah pertandingan
 
Senin, 20 Mei 2019 | 09:05:13

Demokrat Tegaskan Tetap Dukung Prabowo Meski Ferdinand Balik Badan

JAKARTA - Partai Demokrat (PD) menghormati sikap kadernya Ferdinand Hutahaean yang mengklaim dirinya berhenti mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Meski demikian, Demokrat menegaskan tetap
 
Sabtu, 18 Mei 2019 | 16:09:48

Prabowo Tolak Hasil Pemilu, Politikus Senior Golkar: Tunjukkan dan Buktikan

JAKARTA - Capres Prabowo Subianto menolak hasil penghitungan Pilpres 2019 yang dilakukan KPU karena merasa ada kecurangan. Politisi Senior Partai Golkar, Ginandjar Kartasasmita meminta agar pihak Prabowo menu
 
Sabtu, 18 Mei 2019 | 14:43:36

Gerindra akan Ajukan Gugatan Hasil Pileg di Jakarta, NTT dan Madura ke MK

JAKARTA - Partai Gerindra akan menempuh jalur Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menyelesaikan sengketa hasil pemilihan legislatif (Pileg) 2019. Daerah yang akan disengketakan yaitu Jakarta, NTT, dan Ma
 
Sabtu, 18 Mei 2019 | 13:51:09

Bawaslu Sidang Pengaduan, KPU Rohul Tak Terbukti Pelanggaran Admistrasi Pemilu

ROKANHULU - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawsslu) Kabupaten Rokan Hulu,,Riau melalui vidio yang diunggah di tautan facebook Gummer Siregar seorang komisioner telah menyelesaikan dan menuntaskan pengadua
 
Jumat, 17 Mei 2019 | 14:06:47

PD ke Gerindra: Katanya Prabowo Menang, Kok Sindir AHY Menteri Jokowi

JAKARTA - Partai Demokrat (PD) tak terima dengan sindiran 'mau jadi menteri Jokowi' yang dilontarkan Partai Gerindra terkait pertemuan kepala daerah, termasuk melibatkan Agus Harimurti Yudhoyo
 
Jumat, 17 Mei 2019 | 13:53:47

PD ke Gerindra: Forum Bogor Silaturahmi, Bukan Manuver AHY Jadi Menteri

JAKARTA - Partai Gerindra membela Anies Baswedan dari kritikan Wasekjen Partai Demokrat (PD) Andi Arief karena tak hadir dalam forum Bogor dengan menyindir seseorang yang mereka sebut 'or
 
Jumat, 17 Mei 2019 | 13:35:11

PBB ke BPN: Akhiri Pilpres dengan Legowo, Tak Perlu Kisah Endgame

JAKARTA - Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Fadli Zon, mengatakan pihaknya sudah membuka data-data terkait pemilu yang disebut terdapat kecurangan, di s
 
Jumat, 17 Mei 2019 | 13:09:50

Ketua Berkarya Minta Prabowo Juga Tolak Hasil Pileg, Priyo: Itu Pribadi

JAKARTA - Ketua DPP Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang meminta Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tak hanya menolak hasil Pilpres 2019, tapi juga hasil Pileg. Sekjen Berkarya Priyo Budi Santoso
 
Jumat, 17 Mei 2019 | 10:13:42

PSI Sebut Prabowo-Sandi Peserta Terburuk, BPN: Jangan Ajari Ikan Berenang

JAKARTA - PSI menyebut Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebagai peserta pemilu terburuk. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi balik menyerang PSI dengan membuat plesetan Partai Sensasional
 
Kamis, 16 Mei 2019 | 16:36:55

PSI: Prabowo-Sandi Peserta Pemilu Terburuk

JAKARTA - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menilai pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebagai peserta pemilu terburuk. Kenapa?"Bukan Pemilu 2019 yang merupakan pemilu terburu
 
Kamis, 16 Mei 2019 | 10:32:01

Jawab Demokrat, BPN Jamin Penolakan Hasil Pemilu Sesuai Konstitusi

JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menanggapi pernyataan Partai Demokrat (PD) yang menegaskan tidak akan mengikuti langkah Prabowo jika menggunakan cara inko
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top