Terverifikasi Dewan Pers
 
Jumat, 15 Maret 2019 | 09:53:19
Politik

TKN Merasa Percuma Debat Rocky Gerung soal Kartu Pra-Kerja

Sebarkan:
Detik.com
Foto: Rocky Gerung.
JAKARTA - Rocky Gerung mengkritik pedas atas rencana program Joko Widodo menambah 'koleksi kartu' dengan kartu pra-kerja. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf merasa percuma berdebat dengan Rocky soal kartu itu.

Rocky menyampaikan kritik itu saat mengisi acara forum 'Pikiran, Akal, dan Nalar' di Hotel Grand Arkenso, Semarang. Dia menyebut sudah banyak kartu yang dikeluarkan Jokowi dan kartu terakhir adalah rencana meluncurkan kartu pra-kerja.

"Kartu pra-kerja, yang kelihatannya agak absurd karena kalau diiyakan, berapa ratus juta yang akan dibiayai negara? Ratusan juta penganggur akan dibiayai oleh negara, uangnya dari mana? Nyuri dari mana? Seluruh tuyul di Jawa Tengah dikumpulin ogah untuk nyuri, karena terlalu banyak yang mesti dicuri," kata Rocky, Rabu (13/3/2019).

"Saya kira masih ada satu kartu di kantong beliau, kartu pra-dungu dan jangan berharap kartu itu akan dibagikan, karena dia akan pakai sendiri kartunya itu," imbuhnya.

Menurut Rocky, penampilan petahana saat ini justru tidak mengangkat elektabilitas. Kemudian, ia juga mengaku mendapat kabar TKI Siti Aisyah bebas dari hukuman mati di Malaysia karena intervensi pemerintah Indonesia, namun menurut Rocky kenyataannya tidak.

"Saya baca di media luar negeri, Mahathir Mohammad bilang tidak ada intervensi," jelasnya.

Rocky pun menganggap upaya pencitraan tidak akan berhasil jika yang dicitrakan tidak bisa mendukung. Hal hal itulah yang juga membuat khawatir surveyor di lingkungan Istana.

"Anda lihat bahwa upaya untuk mengemas seseorang, tidak mungkin berhasil kalau yang bersangkutan memang tidak punya standar minimal sebagai pejabat publik, sebagai tokoh, sebagai kandidat," tegasnya.

Sementara itu, TKN mengaku malas merespons kritik Rocky. TKN meminta Rocky belajar soal kebijakan anggaran terlebih dahulu sebelum berkomentar.

"Dia tidak mengerti anggaran. Dia suruh belajar dulu soal budget policy, kebijakan anggaran, baru dia ngomong. Saya nggak mau ngomentarin. Daripada saya ngomentarin tapi dia ngomong-nya ngawur kanan-kiri, percuma. Nggak ada guna," ujar Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Johnny G Plate, kepada wartawan, Rabu (13/3/2019).

"Ini orang berpikir dulu, cari tahu dulu, baru beri komentar. Dia belum tahu konsepnya apa sudah komentar. Dia belum paham, tapi sudah kasih komentar, itu orang kategori apa itu," imbuhnya.

Johnny meminta Rocky Gerung tak asal bicara. Menurut dia, Rocky tak memahami apa konsep Kartu Pra-kerja yang diwacanakan Jokowi. Dia khawatir, komentar Rocky tersebut malah justru akan merugikan paslon yang diusungnya.

"Kebijakan itu adalah kehadiran negara untuk memastikan adanya social security, jaminan sosial. Dan rakyat nanti yang mendapatkan itu akan senang karena negara hadir. Kedua, Kartu Pra-kerja itu kartu untuk vocation training, pelatihan-pelatihan untuk menjembatani kebutuhan pasar tenaga kerja dengan ketersediaan kualifikasi SDM kita. Khususnya para generasi muda milenial. Jadi Rocky belajar dulu, pahami dulu, berpikir dulu baru komentar. Sehingga komentarnya pas," tutur Politikus NasDem itu.

Johnny lalu menyinggung soal posisi Rocky dalam kubu kontestasi pilpres. Johnny mengaku kasihan dengan Prabowo jika pernyataan Rocky dikesankan seolah-olah mewakili capres 02 itu.

"Apalagi nanti jika komentar Rocky dikesankan seolah-olah mewakili Pak Prabowo. Jadi kalau dia mewakili tapi dia nggak paham, karena saya yakin Pak Prabowo nggak berpikir begitu. Hanya karena Rocky yang nggak paham, nanti dikira Pak Prabowo juga nggak paham. Saya kasihan sama Pak Prabowo," sambung Johnny.


Sumber: detik.com
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Minggu, 26 Mei 2019 | 02:33:07

Disdik Kepri Peringati Hardiknas 2019

TANJUNG PINANG-GUBERNUR H Nurdin Basirun Mengajak semua pihak,dalam Merefleksikan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) untik bersama- Sama menyatukan komitmen Dalam mengeluarkan energi Positif dalam
Minggu, 26 Mei 2019 | 02:24:51

H.Nurdin Basirun:Tulus Ikhlas Adalah Kunci Kesuksesan

TANJUNG PINANG-Gubernur Tanjung Pinang H Nurdin Basirun "GUBERNUR H Nurdin Basirun Mengatakan dalam kehidupan  Keseharian ketulusan dan ke-Ikhlasan menjadi bagian dari Sebuah landasan  akan hadirnya r
Minggu, 26 Mei 2019 | 00:06:05

KP Hayabusa 3008 Dit Polair Mabes Polri Gagalkan Penyelundupan 77 Ribu Benih Lobster

Dumai - Kapal Polisi (KP) Hayabusa 3008 Direktorat Polisi Air Baharkam Mabes Polri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan lebih kurang 77 Ribu benih Lobster, pada Kamis (24/5/2019) siang kemarin di sekitar p
Sabtu, 25 Mei 2019 | 22:47:48

Meriahkan Malam 27 Ramadhan dan Malam Idul Fitri, Remaja Masjid Baitul Rahman Kuala Gasib Membaut Lampu Colok

SIAK - Sambut malam 27 Ramadhan 1440 Hijriah dan malam Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440, remaja Masjid Baitul Rahman Kampung Kuala Gasib, bergotong royong membuat lampu colok.Salah seorang Remaja Masjid Baitu
 
Berita Lainnya
Sabtu, 25 Mei 2019 | 14:57:26

PAN Tepis Dewan Guru Besar UGM: Gelar Profesor Amien Rais Tak Hilang

JAKARTA - Ketua Dewan Guru Besar UGM, Koentjoro menyebut gelar guru besar dan profesor Amien Rais sudah hilang. PAN membantahnya."Pemberian gelar guru besar itu ada mekanismenya. Tidak mudah untuk
 
Sabtu, 25 Mei 2019 | 14:51:50

Ahmad Syaikhu Kritik Pansus Wagub di DPRD, Ketua DPW PKS Minta Maaf

JAKARTA - Cawagub DKI Jakarta Ahmad Syaikhu mengkritik lambannya Pansus DPRD DKI memulai pembahasan pemilihan wagub. Atas kritik Syaikhu, DPW PKS meminta maaf ke DPRD."Mewakili PKS, saya meminta maaf jika a
 
Sabtu, 25 Mei 2019 | 10:15:39

F-Gerindra DKI ke Ahmad Syaikhu: Belum Apa-apa Berani Nyerang Dewan!

JAKARTA - Ahmad Syaikhu mengkritik panitia khusus (pansus) Wagub DKI Jakarta karena dianggap sudah terlalu memakan banyak waktu. Fraksi Gerindra DPRD DKI geram dengan kritik tersebut."Cawagub belu
 
Sabtu, 25 Mei 2019 | 09:52:46

BPN Ajukan 51 Bukti Gugatan Pilpres ke MK, TKN: Menunjukkan Tidak Siap

JAKARTA - Tim Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengajukan 51 bukti saat mendaftarkan gugatan hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin mem
 
Jumat, 24 Mei 2019 | 14:26:08

TKN Kritik Amien Rais soal Buku Jokowi People Power: Cari Perhatian!

JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin mengkritik politikus senior PAN Amien Rais yang sengaja membawa buku 'Jokowi People Power' saat menjalani pe
 
Jumat, 24 Mei 2019 | 13:55:49

Partai Demokrat Ajukan 70 Gugatan Sengketa Pemilu ke MK

JAKARTA - Partai Demokrat mengajukan sekitar 70 gugatan sengketa pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK). Perkara itu berasal dari 23 provinsi terkait sengketa penghitungan suara caleg DPR RI serta D
 
Jumat, 24 Mei 2019 | 10:09:21

Hanya Selisih 1 Suara, Caleg PAN Baubau Gugat ke MK

JAKARTA - Calon anggota legislatif DPRD Kota Baubau 2019-2024, Ratna, menggugat hasil Pileg 2019. Sebab, ia hanya selisih satu suara dengan teman satu partai di PAN.Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Kota
 
Jumat, 24 Mei 2019 | 10:00:44

Bupati Klungkung Mundur dari Partai, Gerindra: Gugur Satu Tumbuh Seribu!

JAKARTA - Bupati Klungkung, Bali, I Nyoman Suwirta mundur dari Partai Gerindra setelah dikeluarkan dari grup WhatsApp dan disebut pengkhianat karena sempat bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi
 
Jumat, 24 Mei 2019 | 09:54:55

Sopir Ngaku Tak Tahu Asal Batu di Ambulans, Begini Respons Gerindra

JAKARTA - Sopir dan dua orang pengurus DPC Gerindra Tasikmalaya yang menumpangi ambulans berisi batu di kawasan Sabang, Jakarta Pusat, mengaku tidak mengetahui asal benda yang dipakai dalam kerusuhan 22 Mei 201
 
Jumat, 24 Mei 2019 | 09:39:09

TKN Jokowi: Dahnil Anzar Ganggu Komunikasi Gerindra-KIK

JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin menyoroti gaya komunikasi Kordinator Jubir Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, te
 
Kamis, 23 Mei 2019 | 14:29:34

Koalisi Prabowo Persilakan PAN Bila Ingin Gabung ke Jokowi

JAKARTA - PAN berbicara soal kemungkinan mereka bergabung ke Koalisi Indonesia Kerja (KIK) yang mengusung Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin. Koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menanggapi
 
Kamis, 23 Mei 2019 | 13:24:00

Kocak! BPN Prabowo Serah-Terimakan Ferdinand PD ke TKN Jokowi

JAKARTA - Kadiv Advokasi dan Hukum DPP Demokrat Ferdinand Hutahaean balik badan dari barisan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi dan Tim Kampanye Nasional (T
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 09:20:06

TKN Prediksi Ada Oposisi Merapat, PD Ngaku Siap Terlibat di Pemerintahan

JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin memprediksi bakal ada manuver dari partai oposisi untuk bergabung dengan mereka. Partai Demokrat, alah satu partai pengusung Pr
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 09:07:39

TKN Jokowi Prediksi Ada Oposisi Merapat, PAN Rapat Evaluasi Pemilu 2019

JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin memprediksi bakal ada manuver dari partai oposisi untuk bergabung ke 01. PAN, salah satu partai pengusung Prabowo Subianto-Sand
 
Selasa, 21 Mei 2019 | 19:43:14

Golkar Incar Posisi Ketua MPR

JAKARTA-Meski berada di urutan kedua peroleh suara di Pemilu serentak 2019, Partai Golkar DPR akan membidik kursi pimpinan MPR."Kami optimistis Golkar akan mendapat jatah pimpinan MPR karena jatah Ketua DPR aka
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top