Terverifikasi Dewan Pers
 
Jumat, 15 Februari 2019 | 16:52:58
Politik

TKN Sebut Pidato Kebangsaan Prabowo Cari Panggung, BPN: Tidak Fair!

Sebarkan:
Detik.com
Saleh Partaonan Daulay
JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memaklumi sikap Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang menyebut pidato kebangsaan Prabowo di Semarang adalah cari panggung. Menurut BPN, tak ada yang salah dari pidato kebangsaan Prabowo karena hanya mengungkapkan gagasan dan idenya.

"Pidato itu hanya mengungkapkan gagasan dan ide terkait bangsa ini. Tidak ada yang salah. Justru dengan begitu, masyarakat bisa membaca alam pikiran dan gerakan yang akan dibangun oleh Prabowo jika nanti diberi amanah," kata juru debat BPN, Saleh Partaonan Daulay, kepada wartawan, Jumat (15/2/2019).

Menurut Saleh, apa yang dilakukan Prabowo bagi TKN selalu salah. Saleh menilai TKN kewalahan menaikkan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf yang disebutnya masih stagnan.

"Bagi TKN, segala yang terkait dengan Prabowo-Sandi pastilah salah. Kita memaklumi saja sikap mereka. Mungkin saja saat ini mereka lagi kewalahan untuk menaikkan elektabilitas Jokowi yang konon dikabarkan masih stagnan," ujar Saleh.

Politikus PAN ini mengatakan TKN tak pernah menyebut Jokowi cari panggung. Padahal, menurut Saleh, panggung Jokowi jauh lebih banyak.

"Hanya saja, TKN tidak pernah menyebut pidato-pidato Jokowi sebagai mencari panggung. Padahal, jika dihitung, panggung Jokowi jauh lebih banyak. Dari satu kegiatan ke kegiatan lain, dan dari satu daerah ke daerah lain," tuturnya.

Saleh lalu menyebut TKN tidak fair. Menurutnya, di banyak panggung, Jokowi juga bicara soal politik.

"Apakah kegiatan-kegiatan itu tidak cari panggung? Bukankah di atas panggung-panggung itu Jokowi juga bicara soal politik? Di sini letak tidak fair-nya TKN. Silakan masyarakat yang menilai," pungkas Saleh.

Sebelumnya, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menilai pidato kebangsaan yang akan dilakukan capres Prabowo Subianto di Semarang bagian dari mencari panggung. Meski demikian, TKN menyatakan usaha tersebut merupakan hak Prabowo.

"Saya kira itu hak Pak Prabowo ya untuk menyampaikan pidato kebangsaan. Dan saya kira memang itu adalah bagian dari mencari panggungnya Pak Prabowo," kata juru bicara TKN Ace Hasan Syadzily di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (15/2).



Sumber: detik.com
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Minggu, 26 Mei 2019 | 22:22:32

PT PJB UBJOM Luar Jawa PLTU Tembilahan dan Kodim 0314/Inhil Jalin Kesepakatan Kerjasama

TEMBILAHAN - PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) Unit Bisnis Jasa Operation And Maintenance (UBJOM) Luar Jawa selaku anak perusahan PLN yang mengelola PLTU Tembilahan menandatangani kerja sama dengan Kodim 0314/Inh
Minggu, 26 Mei 2019 | 22:19:16

PT. CPI Gagas Program URP, Mahasiswa di Riau Magang Ke Korea Selatan

PEKANBARU- Program Kemitraan PT. Chevron Pacific Indonesia (CPI) dengan Universitas di Riau, yaitu, University Relationship Program (URP) yang digagas  PT CPI, memberikan peluang bagi mahasiswa Riau untuk
Minggu, 26 Mei 2019 | 20:35:00

Drs H. Alfedri dan IPMKS Buka Puasa Bersama

SIAK - Mahasiswa dan pelajar sebagai calon-calon pemimpin masa depan bangsa,  diharapkan sumbangsihnya untuk kemajuan daerah sembari mematangkan kepemimpinan diri lewat berbagai saluran organisasi dan pagu
Minggu, 26 Mei 2019 | 20:09:50

Polsek Rimba Melintang Bagikan 100 Takjil

ROKANHILIR-Memanfaatkan bulan Ramadhan untuk memperbanyak alam ibadah adalah banyak dilakukan, baik perorangan maupun lembaga. Demikian juga dengan Jajaran Polsek Rimba Melintang. Minggu 26/5 petang.Pada kesemp
 
Berita Lainnya
Sabtu, 25 Mei 2019 | 14:57:26

PAN Tepis Dewan Guru Besar UGM: Gelar Profesor Amien Rais Tak Hilang

JAKARTA - Ketua Dewan Guru Besar UGM, Koentjoro menyebut gelar guru besar dan profesor Amien Rais sudah hilang. PAN membantahnya."Pemberian gelar guru besar itu ada mekanismenya. Tidak mudah untuk
 
Sabtu, 25 Mei 2019 | 14:51:50

Ahmad Syaikhu Kritik Pansus Wagub di DPRD, Ketua DPW PKS Minta Maaf

JAKARTA - Cawagub DKI Jakarta Ahmad Syaikhu mengkritik lambannya Pansus DPRD DKI memulai pembahasan pemilihan wagub. Atas kritik Syaikhu, DPW PKS meminta maaf ke DPRD."Mewakili PKS, saya meminta maaf jika a
 
Sabtu, 25 Mei 2019 | 10:15:39

F-Gerindra DKI ke Ahmad Syaikhu: Belum Apa-apa Berani Nyerang Dewan!

JAKARTA - Ahmad Syaikhu mengkritik panitia khusus (pansus) Wagub DKI Jakarta karena dianggap sudah terlalu memakan banyak waktu. Fraksi Gerindra DPRD DKI geram dengan kritik tersebut."Cawagub belu
 
Sabtu, 25 Mei 2019 | 09:52:46

BPN Ajukan 51 Bukti Gugatan Pilpres ke MK, TKN: Menunjukkan Tidak Siap

JAKARTA - Tim Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengajukan 51 bukti saat mendaftarkan gugatan hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin mem
 
Jumat, 24 Mei 2019 | 14:26:08

TKN Kritik Amien Rais soal Buku Jokowi People Power: Cari Perhatian!

JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin mengkritik politikus senior PAN Amien Rais yang sengaja membawa buku 'Jokowi People Power' saat menjalani pe
 
Jumat, 24 Mei 2019 | 13:55:49

Partai Demokrat Ajukan 70 Gugatan Sengketa Pemilu ke MK

JAKARTA - Partai Demokrat mengajukan sekitar 70 gugatan sengketa pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK). Perkara itu berasal dari 23 provinsi terkait sengketa penghitungan suara caleg DPR RI serta D
 
Jumat, 24 Mei 2019 | 10:09:21

Hanya Selisih 1 Suara, Caleg PAN Baubau Gugat ke MK

JAKARTA - Calon anggota legislatif DPRD Kota Baubau 2019-2024, Ratna, menggugat hasil Pileg 2019. Sebab, ia hanya selisih satu suara dengan teman satu partai di PAN.Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Kota
 
Jumat, 24 Mei 2019 | 10:00:44

Bupati Klungkung Mundur dari Partai, Gerindra: Gugur Satu Tumbuh Seribu!

JAKARTA - Bupati Klungkung, Bali, I Nyoman Suwirta mundur dari Partai Gerindra setelah dikeluarkan dari grup WhatsApp dan disebut pengkhianat karena sempat bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi
 
Jumat, 24 Mei 2019 | 09:54:55

Sopir Ngaku Tak Tahu Asal Batu di Ambulans, Begini Respons Gerindra

JAKARTA - Sopir dan dua orang pengurus DPC Gerindra Tasikmalaya yang menumpangi ambulans berisi batu di kawasan Sabang, Jakarta Pusat, mengaku tidak mengetahui asal benda yang dipakai dalam kerusuhan 22 Mei 201
 
Jumat, 24 Mei 2019 | 09:39:09

TKN Jokowi: Dahnil Anzar Ganggu Komunikasi Gerindra-KIK

JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin menyoroti gaya komunikasi Kordinator Jubir Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, te
 
Kamis, 23 Mei 2019 | 14:29:34

Koalisi Prabowo Persilakan PAN Bila Ingin Gabung ke Jokowi

JAKARTA - PAN berbicara soal kemungkinan mereka bergabung ke Koalisi Indonesia Kerja (KIK) yang mengusung Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin. Koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menanggapi
 
Kamis, 23 Mei 2019 | 13:24:00

Kocak! BPN Prabowo Serah-Terimakan Ferdinand PD ke TKN Jokowi

JAKARTA - Kadiv Advokasi dan Hukum DPP Demokrat Ferdinand Hutahaean balik badan dari barisan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi dan Tim Kampanye Nasional (T
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 09:20:06

TKN Prediksi Ada Oposisi Merapat, PD Ngaku Siap Terlibat di Pemerintahan

JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin memprediksi bakal ada manuver dari partai oposisi untuk bergabung dengan mereka. Partai Demokrat, alah satu partai pengusung Pr
 
Rabu, 22 Mei 2019 | 09:07:39

TKN Jokowi Prediksi Ada Oposisi Merapat, PAN Rapat Evaluasi Pemilu 2019

JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin memprediksi bakal ada manuver dari partai oposisi untuk bergabung ke 01. PAN, salah satu partai pengusung Prabowo Subianto-Sand
 
Selasa, 21 Mei 2019 | 19:43:14

Golkar Incar Posisi Ketua MPR

JAKARTA-Meski berada di urutan kedua peroleh suara di Pemilu serentak 2019, Partai Golkar DPR akan membidik kursi pimpinan MPR."Kami optimistis Golkar akan mendapat jatah pimpinan MPR karena jatah Ketua DPR aka
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top