Terverifikasi Dewan Pers
 
Senin, 11 Februari 2019 | 15:05:07
Politik

Muchdi PR Pro-Jokowi, Berkarya Tunggu Perintah Tommy-Titiek Soeharto

Sebarkan:
Detik.com
Sekjen Berkarya, Priyo Budi Santoso.
JAKARTA - Waketum Partai Berkarya, Muchdi PR menyatakan dukungan untuk Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Berkarya belum menyikapi dukungan tersebut karena menunggu perintah Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) dan Siti Hediati Haryadi (Titiek Soeharto) selaku pimpinan partai.

"Apakah partai akan mengambil langkah tindak lanjut? Tentang ini saya belum mau berkomentar. Kita menunggu arahan ketum (Tommy Soeharto) dan juga pandangan Ketua Wantim (Titiek Soeharto), Ketua Wanhor (Tedjo Eddy), para waketum dan tokoh lainnya," kata Sekjen Berkarya Priyo Budi Santoso kepada wartawan, Senin (11/2/2019).

Priyo menegaskan dukungan Muchdi ke Jokowi tak berkaitan dengan partai. Ia menyebut dukungan itu merupakan manuver pribadi. Partai Berkarya diketahui merupakan pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Sikap Pak Muchdi adalah pendapat dan manuver pribadi beliau yang sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan Partai Berkarya," tuturnya.

"Partai Berkarya tetap pada garis keputusan dukung penuh Prabowo-Sandi dan tidak berpaling kepada yang lainnya. Kami tidak bergeser sedikitpun. Kami memerintahkan kepada semua DPW dan DPD se-Indonesia, semua ormas pendiri dan didirikan, para caleg semua tingkatan, dan relawan se-Indonesia untuk tetap fokus pada dwi sukses partai, yaitu sukses menang legislatif dan sukses Prabowo presiden," lanjut Priyo.

Lantas, bagaimana dengan anggapan Partai Berkarya merupakan parnoko alias partai nol koma? Priyo optimistis Berkarya bisa lolos ke parlemen sesuai ketetapan ambang batas sebesar 4%.

"Survei-survei itu tidak ngaruh. Kami punya survei tersendiri dan itu cukup menggembirakan. Kami punya cara dan strategi tersendiri untuk tidak sekadar hanya lolos dari lubang jarum threshold 4%. Target kami lebih dari itu," tegas Priyo.

Muchdi PR hadir dalam agenda deklarasi dukungan 1.000 purnawirawan untuk Jokowi dan Ma'ruf Amin di Pilpres 2019, Minggu (10/2). Eks Danjen Kopassus itu mengaku punya alasan khusus mengapa memilih mendukung Jokowi. Menurutnya, Jokowi sudah berbuat banyak selama hampir 5 tahun memimpin Indonesia.

"Pertama, karena saya melihat Pak Jokowi ini sudah berbuat banyak selama 5 tahun ini. Itu jelas pembangunan yang dirasakan oleh masyarakat dan rakyat Indonesia sudah jelas kan," kata Muchdi.



Sumber: detik.com
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Kamis, 22 Agustus 2019 | 12:09:25

456 Unit Kios Ludes Terbakar di Lahap Sijago Merah, Aktivitas Pasar Terapung Tembilahan Lumpuh Total

TEMBILAHAN - Diperkirakan sebanyak 456 unit kios pedagang pasar Selodang Kelapa Yos Sudarso, Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ludes terbakar, akibatnya aktivitas jual beli lumpuh total, Kamis 22 Agu
Kamis, 22 Agustus 2019 | 11:40:07

Babinsa Koramil 02/TP Melaksanakan Kegiatan Outbond dan Menanam Pohon Bersama Siswa Pramuka

ROKAN HILIR- Kegiatan Bumi perkemahan yang sedang berlangsung di desa Datuk Comel, Kepenghuluan Lenggadai Hilir, Kecamatan Tanah Putih berjalan dengan lancar. Kamis (22/8/2019).Peserta Pramuka sangat antusias d
Kamis, 22 Agustus 2019 | 11:32:36

Video Gempi Karaoke Lagu Location Unknown Dilihat 1,1 Juta Kali

JAKARTA  Location Unknown kini menjadi salah satu lagu favorit Gempita Noura Marten atau Gempi. Seperti yang diabadikan oleh Gading Marten, Gempi terlihat bak penyanyi saat menyanyikan lagu yang diny
Kamis, 22 Agustus 2019 | 11:23:16

Mau Terlihat Langsing? Yuk, Ikuti Trik Fashion Berikut ini

Jakarta Bagi para perempuan, banyak yang mendambakan tampilan tubuh yang langsing. Tapi faktanya, tak semua orang memiliki bentuk tubuh langsing. Apalagi bagi kamu yang kurang percaya diri dengan bent
 
Berita Lainnya
Selasa, 20 Agustus 2019 | 18:30:58

Diduga Embat Bini Tim Sukses, Oknum DPRD Terpilih Disebut Biang Perceraian

DUMAI - Kisah perselingkuhan kerap menjadi alasan perceraian rumah tangga. Kisah ini pulalah yang sekarang dialami oleh AP, warga  Bangun Sari Kelurahan Mekar Sari Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai. 
 
Sabtu, 17 Agustus 2019 | 16:08:32

Profil Singkat Edimas, Dari Aktivis Mahasiswa Hingga Bakal Calon Kades Tasik Serai

DURI  Pilkades Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, di rencanakan akan di gelar pada Akhir Bulan Oktober 2019 ini,  salah satu nama kandidat bakal calon kepala desa T
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 12:23:26

Anton Adiputra Terpilih Ketua SAPMA PP Kabupaten Rokan Hulu

ROKAN HULU - Ketua Pengurus Wilayah Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) Provinsi Riau Restu Rambah melantik Pengurus Cabang Sapma PP Kabupaten Rokan Hulu, selasa(13/08/2019) Malam Di
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 10:06:55

NasDem Hormati Jokowi soal 55% Menteri dari Kalangan Profesional

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap desain kabinetnya di periode kedua dari usia, hingga 55% menteri dari kalangan profesional. Partai NasDem menyebut menghormati keputusan Joko
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 09:56:47

Jokowi Janji 55% Menteri Profesional, PDIP: Kursi Parpol Dibagi Proporsional

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap desain kabinetnya di periode kedua berisi 55% menteri profesional. PDI-Perjuangan menyebut Jokowi tidak akan mengurangi jatah menteri parpol.
 
Kamis, 15 Agustus 2019 | 09:14:40

Jokowi Janji 55% Menteri Profesional, PPP Yakin Pos Parpol Tak Dikurangi

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap desain kabinetnya di periode kedua dari usia, latar belakang, hingga 55% menteri profesional. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yakin hal in
 
Rabu, 14 Agustus 2019 | 14:52:58

Maju Pilkada Meranti, Zulfan Heri Merapat ke PKS

PEKANBARU- Untuk mewujudkan maju pada pemilihan kepala daerah (pilkada) bupati dan wakil bupati Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2020 mendatang. Politisi kawakan Riau, Zulfan Heri berazam mulai melakukan geril
 
Rabu, 14 Agustus 2019 | 10:04:05

PKS: Wajar JK Khawatir, Amendemen UUD Ibarat Buka Kotak Pandora

JAKARTA - PKS memaklumi kekhawatiran Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) soal amendemen UUD 1945. Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengibaratkan amendemen UUD 1945 seperti membuka kotak pandora."Wajar
 
Rabu, 14 Agustus 2019 | 09:51:04

Gerindra Sepakat dengan JK soal Amendemen UUD 45 Berisiko

JAKARTA - Partai Gerindra sepakat dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang menyebut amendemen UUD 1945 berisiko mengembalikan kewenangan MPR memilih dan memberhentikan presiden. Jika hal itu terjadi, G
 
Rabu, 14 Agustus 2019 | 09:26:41

PDIP Tepis Kekhawatiran JK soal Amendemen UUD: Presiden Tetap Dipilih Rakyat

JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) bicara soal risiko yang terjadi terkait wacana amendemen UUD 1945, yaitu presiden akan kembali dipilih oleh MPR. PDIP, sebagai salah satu partai yang me
 
Rabu, 14 Agustus 2019 | 08:23:21

PKS Matangkan Caleg Terpilih se-Riau

PEKANBARU- Hampir seratus anggota DPRD terpilih dari 12 Kabupaten dan Kota di Riau dimatangkan dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) dan  pembekalan, yang dilakukan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai
 
Selasa, 13 Agustus 2019 | 14:16:22

Politikus PDIP Nilai PD Telat Jika Ingin Perkuat Pemerintahan Jokowi

JAKARTA - Politikus PDIP Andreas Hugo Pareira mengatakan keinginan Partai Demokrat (PD) untuk memperkuat pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah sangat terlambat. Menurutnya, dukungan PD ha
 
Selasa, 13 Agustus 2019 | 13:37:48

PD Ingin Perkuat Pemerintahan Jokowi, PKB: Tergantung Kesepakatan

JAKARTA - Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, mengatakan partainya telah mengukuhkan diri mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi)."Kalau soal bergabung atau tidak, itu k
 
Senin, 12 Agustus 2019 | 15:05:42

PAN Usul Pimpinan MPR Jadi 10, NasDem: Jangan Terlalu Pragmatis

JAKARTA - Partai NasDem tak setuju dengan usul PAN agar pimpinan MPR menjadi 10 orang. NasDem berbicara soal kedewasaan politik dan demokrasi."Menggunakan setiap perkembangan dan dinamika politik sebagai al
 
Senin, 12 Agustus 2019 | 09:52:54

Gerindra Lirik Opsi Paket Pimpinan MPR PDIP, PKS: Itu Hak Mereka

JAKARTA - Gerindra melirik opsi paket pimpinan MPR yang ditawarkan PDIP. PKS menilai itu hak dari Gerindra."Itu haknya kawan-kawan Gerindra," kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kepada wartawan, Senin (12/8/2
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
Top