Iklan Sosial
 
Selasa, 13 November 2018 | 16:46:09
Politik

Dukung Jokowi-Maruf, Ketua DPD PAN Riau Diminta Bertaubat atau Mundur

Sebarkan:
Merdeka.com
Jokowi silahturahmi dengan caleg koalisi.
RIAU - Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Riau, Irwan Nasir terang-terangan memberi dukungan politiknya untuk pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf. Bahkan Irwan ikut hadir di acara deklarasi Jokowi-Ma'ruf Amin beberapa waktu lalu. Keputusan Irwan bertentangan dengan arah politik DPP PAN yang memutuskan mengusung pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga.

DPP PAN menyarankan Irwan mengundurkan diri sebelum dijatuhi sanksi. "Bagi mereka yang tidak loyal atau membangkang atas putusan partai secara nasional tersebut sebaiknya segera sadar diri atau taubat dan kembali menjalankan secara konsisten keputusan partai," tegas Wakil Sekjen PAN Surya Imam Wahyudi kepada merdeka.com, Selasa (13/11).

"Jika tidak, maka sebagai etika moralitas agama sebaiknya mundur dari pengurus atau anggota partai sebelum partai mengambil tindakan sanksi organisasi penonaktifan atau pemecatan," sambungnya.

Surya menjelaskan, secara organisatoris, tindakan kader di daerah yang tidak menjalankan keputusan rakernas yang mengusung Prabowo-Sandi adalah tindakan melanggar disiplin, tidak loyal dan tak taat azas. Pihaknya meyakini kader PAN di daerah yang tak mengikuti keputusan DPP hanya latah dan belum memahami betul AD/ART, platform dan nilai-nilai perjuangan PAN.

"Dan bisa pula karena mereka tersandera oleh persoalan hukum di masa lalu yang digoreng dan dijadikan tekanan politik sanderaan untuk mendukung calon di luar putusan partai," tutupnya.

Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan tidak mau berbicara banyak soal kadernya yang mendukung Calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'rif Amin. Seperti Ketua DPD PAN Riau, Irwan Nasir yang ikut deklarasi dukungan terhadap Jokowi-Ma'ruf. Zulkifli hanya menyebutkan persoalan Irwan yang merupakan Bupati Kepulauan Meranti, Riau itu diselesaikan di internal partai mereka.

"Itu urusan rumah tangga nanti," kata Zulkifli, saat berkunjung ke kantor PAN Riau di Pekanbaru bersama Sandiaga Uno, Senin (12/11).


(merdeka.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Jumat, 14 Desember 2018 | 10:56:25

Gandeng TNI-Polri, Kementan Awasi Zona Rawan Penyelundupan Pertanian

JAKARTA - Tanjungpinang, Pesisir Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara dan Perbatasan merupakan zona rawan penyelundupan komoditas pertanian. Zona ini menjadi fokus Badan Karantina Pertanian (Bara
Jumat, 14 Desember 2018 | 10:51:34

3 Mobil Terseret Longsor di Padang, 1 Meninggal & 4 Lainnya Luka-luka

PADANG - Sebanyak tiga unit mobil terseret material longsor yang terjadi di Sitinjau Lauik, Padang, Sumatera Barat, Kamis malam sekitar pukul 22.30 WIB. Salah satu di antara mobil terseb
Jumat, 14 Desember 2018 | 10:48:03

Bus Tertimpa Longsor saat Melintas Jalur Padang-Solok, 1 Tewas

Padang - Satu bus, truk dan mobil tertimpa longsor saat melintas di Jalur Lintas Sumatera, Padang-Solok. Bus itu terperosok ke jurang dan membuat 1 orang tewas.Longsor itu terjadi pada Jumat (14/1
Jumat, 14 Desember 2018 | 10:43:52

Bus Rombongan MTsN 1 Boyolali Kecelakaan di Tol Ngawi, 1 Tewas 9 Luka

Ngawi - Kecelakaan bus rombongan MTsN 1 Boyolali Jawa Tengah, terjadi di ruas Tol Ngawi-Sragen Km 555+800. Tepatnya Desa Kauman Kecamatan Mantingan, Ngawi. Rombongan pulang dari berwisata di Malang.Bus Su
 
Berita Lainnya
Kamis, 13 Desember 2018 | 15:29:08

Gerindra: La Nyalla Hengkang, Aura Negatif di Kubu Prabowo Hilang

Jakarta - La Nyalla Mattalitti memilih bertobat dan mendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Gerindra bersyukur mantan Ketum PSSI itu berpaling dari pihak Prabowo Subianto-Sandiaga Uno."Bagi
 
Kamis, 13 Desember 2018 | 13:31:14

La Nyalla: Prabowo Mualaf, Jokowi dari Lahir Islam

Jakarta - Ketua Kadin Jatim, La Nyalla Mattalitti belum berhenti menyerang Prabowo, orang yang didukungnya di Pilpres 2014. La Nyalla menyatakan Prabowo seorang mualaf.Hal tersebut mengemuka dalam
 
Kamis, 13 Desember 2018 | 10:28:03

Kader PAN Sumsel Dukung Jokowi, Tim Prabowo: Kami Tak Goyah

Palembang - Puluhan kader PAN Sumsel mendeklarasikan dukungan untuk Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Dukungan ramai-ramai ini pun disebut tak mempengaruhi kekuatan tim Prabowo-Sandi di Bumi Sriwi
 
Kamis, 13 Desember 2018 | 10:07:18

Kontroversi Tantangan Prabowo Jadi Imam Salat

Jakarta - Capres Prabowo Subianto ditantang jadi imam salat. Tantangan ini pun menjadi kontroversi karena ada pihak yang pro dan kontra.La Nyalla Mattalitti merupakan pemberi tantangan ini kepada
 
Kamis, 13 Desember 2018 | 09:37:02

La Nyalla Effect Diragukan, Nyalla: Tunggu Kejutannya

Jakarta - La Nyalla effect diragukan oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. La Nyalla Mattalitti mengaku tidak ambil pusing, karena masyarakat yang menilai."Nggak apa-apa, itu o
 
Rabu, 12 Desember 2018 | 16:58:55

PKS soal La Nyalla Effect: Jokowi Tak Akan Bisa Kalahkan Prabowo

Jakarta - PKS tidak khawatir dengan 'La Nyalla Effect' bagi Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Madura, Jawa Timur. PKS yakin La Nyalla Mattalitti tidak akan membantu memberikan suara yang sig
 
Rabu, 12 Desember 2018 | 14:27:42

Waketum PAN Nilai Partai Rugi Jika Pecat Ketua DPW Kalsel Pendukung Jokowi

JAKARTA - Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Amanat Nasional (PAN) Bara Hasibuan menilai, sulit untuk memecat Ketua DPW PAN Kalimantan Selatan, Muhidin. Sebab, kata dia, Muhidin adalah tokoh Kalimantan Sel
 
Rabu, 12 Desember 2018 | 13:37:59

Hanura Balas Habiburokhman: Prabowo Bilang Kenaikan Gaji PNS Bagus

Jakarta - Partai Hanura bingung dengan sikap Badan Pemenangan Nasional atau BPN Prabowo-Sandiaga yang menyoroti kenaikan gaji PNS sebesar 5% di 2019. Ketua DPP Hanura Inas Nasrullah Zubir mengungkit
 
Rabu, 12 Desember 2018 | 11:44:36

Siap Potong Leher, Seberapa Kuat La Nyalla Effect?

Jakarta - 'Pertobatan' La Nyalla berbalik mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin bikin geger politik nasional. Apakah La Nyalla effect yang pernah memotori Prabowo-Hatta di Pilpres 2014 membawa untung be
 
Selasa, 11 Desember 2018 | 15:38:11

Gaji PNS Naik, Kubu Prabowo Kaji Potensi Pelanggaran UU Pemilu

Jakarta - Gaji PNS naik 5% pada tahun 2019. Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan melakukan kajian hukum. Mengapa?Sekretaris Direktorat Advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi,
 
Selasa, 11 Desember 2018 | 15:27:10

La Nyalla Tantang Prabowo Pimpin Salat dan Baca Al-Fatihah

Jakarta - Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jawa Timur La Nyalla Mattalitti membesuk sekaligus silaturahmi dengan cawapres KH Ma'ruf Amin. Usai pertemuan, La Nyalla diberi serban dan juga bola se
 
Selasa, 11 Desember 2018 | 14:31:32

La Nyalla Besuk Maruf Amin, Bicara Lupakan Prabowo

Jakarta - La Nyalla Mahmud Mattalitti menyambangi Ma'ruf Amin. Ketua MPW Pemuda Pancasila Jawa Timur itu memang telah memberikan dukungan untuk pasangan Jokowi-Ma'ruf.La Nyalla tiba di k
 
Selasa, 11 Desember 2018 | 13:32:38

PAN Copot Ketua DPW Kalsel, BPN: Bukti Keseriusan Menangkan Prabowo

Jakarta - DPP PAN mencopot Muhidin dari posisi Ketua DPW Kalimantan Selatan karena mendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Sikap PAN mendapat apresiasi dari Badan Pemenangan Nasional (B
 
Selasa, 11 Desember 2018 | 11:49:46

PSI Kritik Istilah Pos Pertempuran, PKS: Jangan Lebay dan Baper!

Jakarta - PSI menyebut istilah pos pertempuran sebagai posko pemenangan Prabowo-Sandi yang akan dibentuk di Solo, Jawa Tengah, penuh permusuhan. PKS meminta PSI tidak terlalu berlebihan dalam menang
 
Selasa, 11 Desember 2018 | 11:26:32

PPP: Baiknya Pak SBY Imbau Kader untuk Tak Ikut Panasi Situasi

Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berharap dua kubu pada Pilpres 2019 tetap menjaga suasana kondusif dan tak melampaui batas. PPP menyambut baik saran itu sembari m
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top