Terverifikasi Dewan Pers
 
Jumat, 9 November 2018 | 14:12:31
Politik

Gerindra: Kami Pejuang, Bukan Politikus Genderuwo

Sebarkan:
Detik.com
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bicara soal politik genderuwo, yakni politik dengan membuat propaganda dan ketakutan di masyarakat. Gerindra meyakini ciri-ciri tersebut bukan sifat para kadernya.

"Kalau kami jelas bukan tipikal politisi genderuwo, karena kami tidak pernah menakut-nakuti rakyat. Kami ini pejuang politik," kata Ketua DPP Gerindra Habiburokhman kepada wartawan, Jumat (9/11/2018).

Habiburokhman kemudian berbicara soal harga kebutuhan pokok di pasar yang dinilai makin melambung. Menurut dia, fakta-fakta itu didapatkan dari masyarakat secara langsung.

"Yang ada kami justru mendengar dan mendapat masukan dari rakyat. Soal harga-harga kebutuhan yang mahal memang tiap hari kami dengar ketika kami bertemu mereka, termasuk juga soal harga tarif listrik. Saya sudah keliling akar rumput di hampir 100 titik, memang nyatanya rakyat mengeluh soal hidup yang sulit, soal pendapatan rendah, soal lapangan pekerjaan," jelasnya.

Dia menegaskan Gerindra senantiasa menebarkan optimisme kepada masyarakat. Habiburokhman mengatakan sang ketum, Prabowo Subianto bersama cawapres Sandiaga Uno akan mengatasi persoalan yang kini tengah dihadapi rakyat andai terpilih di 2019.

"Kami justru memberikan optimisme pada rakyat jika kelak Prabowo-Sandi berkuasa maka kita akan segera atasi masalah-masalah tersebut," tegas Habiburokhman.

Presiden Jokowi kembali mengingatkan masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan antarsesama masyarakat. Jangan sampai terpengaruh dengan politik yang suka menakut-nakuti.

"Cara-cara seperti ini adalah cara-cara politik yang tidak beretika. Masak masyarakatnya sendiri dibuat ketakutan? Nggak benar kan? itu sering saya sampaikan itu namanya politik genderuwo, nakut-nakuti," kata Jokowi di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, hari ini.

"Jangan sampai seperti itu. Masyarakat ini senang-senang saja kok ditakut-takuti. Iya tidak? Masyarakat senang-senang kok diberi propaganda ketakutan. Berbahaya sekali. Jangan sampai propaganda ketakutan menciptakan suasana ketidakpastian, menciptakan munculnya keragu-raguan," imbuhnya.


(detik.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Senin, 25 Maret 2019 | 15:17:09

199 PTPS Se-Kecamatan Pinggir Hari Ini Di Lantik

Pinggir - Bertempat diruangan aula Kantor Camat Pinggir, 199(seratus sembilan puluh sembilan) Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) yang bertugas di seluruh Kecamatan Pinggir hari ini Senin 25 Maret 2019, dil
Senin, 25 Maret 2019 | 15:15:39

Mimpi Timnas Indonesia U-23 Lolos ke Olimpiade Tokyo 2020 Terhenti

HANOI Kekalahan 0-1 dari Vietnam di matchday kedua Grup K Kualifikasi Piala Asia U-23 2020, menggagalkan banyak mimpi Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23. Selain dipastikan gagal lolos ke Piala Asia U-23 2
Senin, 25 Maret 2019 | 15:11:57

Mourinho: Zidane memang yang Paling Cocok Jadi Pelatih Madrid

LONDON Jose Mourinho memberikan pandangan mengenai keputusan Real Madrid menunjuk kembali Zinedine Zidane sebagai pelatih mereka. Mourinho menilai bahwa Zidane memang yang paling cocok untuk membesut Ma
Senin, 25 Maret 2019 | 15:10:25

Nahas, Peserta UNBK di Karawang Tewas Kecelakaan

KARAWANG - Seorang peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, tewas akibat kecelakaan lalu lintas. Remaja ini tak sampai ke sekolah untuk melakukan ujian. Korban be
 
Berita Lainnya
Senin, 25 Maret 2019 | 15:17:09

199 PTPS Se-Kecamatan Pinggir Hari Ini Di Lantik

Pinggir - Bertempat diruangan aula Kantor Camat Pinggir, 199(seratus sembilan puluh sembilan) Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) yang bertugas di seluruh Kecamatan Pinggir hari ini Senin 25 Maret 2019, dil
 
Senin, 25 Maret 2019 | 13:41:32

Bawaslu Ingatkan Jokowi dan Prabowo Kampanye Sesuai Aturan

JAKARTA - Bawaslu menemukan pelanggaran dalam kampanye akbar hari pertama Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Bawaslu meminta kedua paslon menaati peraturan. "Kami minta kepada semua peserta pemilu
 
Senin, 25 Maret 2019 | 11:46:35

Fahri Hamzah Anggap Jokowi Persempit Basis Pemilih

JAKARTA - Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) sempat bicara soal dirinya yang selama ini selalu difitnah, dihina, dan direndahkan habis-habisan saat menyapa para kiai dan pimpinan ponpes sala
 
Senin, 25 Maret 2019 | 09:38:07

Calegnya Dukung Prabowo karena Pribumi, PBB: Tak Masuk Akal Sehat

JAKARTA - Calon anggota legislatif dari Partai Bulan Bintang (PBB) di Parepare Sulawesi Selatan, Zainal Abidin Sahabuddin, mendukung Prabowo Subianto karena ingin presiden yang pribumi. PBB meni
 
Senin, 25 Maret 2019 | 09:30:43

Relawan Jokowi: Tak Mudah Menang di Banten, Bak Madrid vs Barcelona

JAKARTA - Kelompok relawan pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin, Rumah Kerja Banten, menilai memenangkan Jokowi-Ma'ruf di Banten tidak mudah. Ini ibarat laga El Clasico di sepakbola Spanyol.Kelomp
 
Senin, 25 Maret 2019 | 09:08:23

Soroti Persaingan Politik, AHY: Lawan Debat adalah Kawan Berpikir

JAKARTA - Pemungutan suara Pemilu 2019 makin dekat, persaingan politik juga makin tajam. Begitulah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyorotinya. Namun masyarakat perlu memahami satu hal."Lawan dala
 
Senin, 25 Maret 2019 | 08:51:06

Profil Budiman Nomor Urut 5 Dapil II Rohul Caleg Partai Gerinda, Memberi Bukti Tampung Asipirasi

ROKANHULU - Melihat sosok Budiman  seorang pemuda yang biasa miliki kegiatan menjelajah hutan dan  lumpur dengan Motor trell dan Mobil Offroadnya dalam rangka melepas hobi sekaligus mengajak teman
 
Minggu, 24 Maret 2019 | 18:48:45

Ini Jadwal Kampanye Akbar Pemilu 2019 di Riau

PEKANBARU - Ketua KPU Riau, Ilham M Yasir, mengatakan bahwa metode kampanye akbar atau kampanye rapat umum Pilpres, Parpol dan calon DPD sudah dimulai pada hari ini, Ahad (24/3/2019), hingga 13 April mendatang.
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 16:18:48

Banten Jadi Lokasi Pertama Kampanye Terbuka TKN Jokowi-Maruf

JAKARTA - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Erick Thohir mengumumkan jadwal kampanye terbuka yang akan dilakukan jajarannya. Provinsi Banten sebagai lokasi pertama kampanye
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 14:28:10

Andi Arief: Kalau PSI Mau Berdebat, Kader PD Siap 7 Hari 7 Malam

JAKARTA - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meminta KPU mengadakan debat bagi partai politik peserta pemilu. Politikus Partai Demokrat (PD) Andi Arief merespons usulan tersebut."Kabarnya PSI me
 
Sabtu, 23 Maret 2019 | 11:00:12

Jelang Kampanye Terbuka, Maruf Safari Politik di DKI Jakarta-Banten

JAKARTA - Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin, safari politik ke beberapa titik DKI Jakarta dan Banten menjelang kampanye terbuka. Ma'ruf mengatakan kampanye terbuka akan d
 
Jumat, 22 Maret 2019 | 16:15:32

Pelantikan Bupati Ciamis Ditunda, PKS Khawatir Timbul Gejolak

CIAMIS - Pelantikan bupati dan wakil bupati Ciamis terpilih, Herdiat Sunarya dan Yana D Putra, ditunda usai Pemilu 2018. PKS menilai penundaan itu bakal menimbulkan gejolak di Ciamis.Penundaan pelantikan
 
Jumat, 22 Maret 2019 | 12:17:03

Bupati Rohil Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilih di Pemilu 2019

UJUNGTANJUNG- Bupati Rokan Hilir, H. Suyatno  menghimbau kepada masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Umum (Pemilu) serentak yang digelar pada 17 April mendatang.Pernyataannya tersebut d
 
Jumat, 22 Maret 2019 | 09:05:11

TKN Jokowi Pertanyakan Klaim Sandi soal OK OCE Sumbang Rp 359 M ke DKI

JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin mempertanyakan klaim cawapres Sandiaga Uno soal OK OCE yang sudah menyumbang Rp 359 miliar ke DKI. Sebab, OK OCE dinilai belum terlihat
 
Kamis, 21 Maret 2019 | 14:45:48

Jadi Parnoko di Survei Kompas, PSI Tetap Optimistis Lolos ke Senayan

JAKARTA - Survei Litbang Kompas tentang Pileg 2019 menyatakan elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebesar 0,9 persen (parnoko/partai nol koma) sehingga terancam gagal lolos ke DPR.
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top