Terverifikasi Dewan Pers
 
Jumat, 9 November 2018 | 10:30:41
Politik

Indonesia butuh pemimpin tegas dan tak marah-marah supaya bisa memberikan solusi

Sebarkan:
Merdeka.com
Erick Thohir, Megawati Soekarnoputri dan Jusuf Kalla.
JAKARTA - Ketua Tim Kampanye Nasional paslon nomor urut 01, Erick Thohir setuju dengan pernyataan Joko Widodo bahwa pemimpin harus tegas tapi tidak suka marah-marah. Dia menambahkan, ketegasan itu harus beriringan dengan kemampuan membimbing.

"Saya rasa memang kalau di sebuah kepemimpinan itu harus tegas. Tetapi juga tegas itu yang membimbing," ujar Erick di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (7/11).

Dia mencontohkan jika memimpin sebuah perusahaan. Pemimpin yang suka marah-marah tak bakal menghasilkan pegawai yang produktif. "Ini yang kita harus jaga kalau memang kepemimpinan Indonesia ke depan tidak hanya tadi kerja keras, kasih lihat bukti nyata dari track recordnya," lanjut Erick.

Mantan bos Inter Milan itu menuturkan Jokowi sendiri berulang kali mengingatkan berapa pentingnya ketegasan. Salah satunya bagaimana Jokowi ingin hijrah dalam banyak bidang. Seperti ketika bertemu pengusaha Jokowi menyampaikan pentingnya berhijrah dari ekonomi individual menjadi kolaborasi.

"Tentu ketegasan itu menjadi satu pokok yang penting berapa kali pak Jokowi sendiri, atau pak presiden kita mengingatkan pentingnya kita hijrah dalam melakukan banyak hal," kata Erick.

Dia menambahkan, butuh pemimpin tegas dan tak marah-marah supaya bisa memberikan solusi. Seperti saat ini rupiah tengah menguat terhadap dolar karena hasil gotong royong bersama.

"Kita harus yakini bersama ini jadi solusi terbaik kalau kita gotong royong apalagi kalau punya pemimpin yang tegas yang tidak marah-marah tapi justru membimbing mencari jalan keluar," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo menghadiri acara pembukaan pembekalan calon anggota legislatif DPR RI dari Partai Hanura. Dalam kesempatan ini, Jokowi mengingatkan jika mendekati rakyat dengan marah-marah maka tujuan tidak akan tercapai.

"Kalau kita mendekati rakyat dan marah-marah, tujuan kita tidak tercapai, ya gitu saja," kata Jokowi di Ballroom Hotel Discovery, Jakarta Utara, Rabu (7/11).

Jokowi mencontohkan, sosok Ketua Umum Partai Oesman Sapta Odang. Dia mengaku mengenal OSO sebagai seorang pemimpin tegas, tanpa suka marah-marah.


(merdeka.com)

 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Selasa, 23 April 2019 | 17:01:02

Banyak KPPS Meninggal, Menhan: Yang Menjelekkan KPU Tak Pakai Otak

SEMARANG - Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu, mengecam pihak yang mengatakan KPU curang. Hal itu melihat banyaknya petugas pemilu yang meninggal akibat kelelahan saat bertugas. Menhan memilih menyebut
Selasa, 23 April 2019 | 16:58:58

Hampir Mirip, Kenali Beda Gejala Penyakit Jantung dan Maag

KELUHAN sesak napas, ulu hati perih, mual dan muntah, serta sakit yang menjalar ke punggung merupakan gejala umum yang dirasakan ketika sakit maag menyerang. Masalahnya, keluhan ini terkadang mirip dengan
Selasa, 23 April 2019 | 16:56:02

Bukan Mutilasi, Ini Fakta-Fakta Temuan Kerangka Manusia di Tangerang

TANGERANG - Polisi masih menyelidiki temuan kerangka manusia di Desa Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Korban diduga tewas sejak 1,5 bulan yang lalu."Pertama, tampak mata ditemu
Selasa, 23 April 2019 | 16:36:10

Lokasi Petugas PPS Tewas Ditabrak Babi Sepi dan Masih Hutan

PALEMBANG - Seorang petugas PPS Desa Tajung Dalam, Keluang, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Yanto (30), tewas setelah ditabrak babi hutan. Lokasi tersebut pun dikenal sepi dan masih hutan."Lokasin
 
Berita Lainnya
Selasa, 23 April 2019 | 15:46:08

Sandiaga: Wagub DKI Diserahkan ke PKS, No More Discussion

JAKARTA - Cawapres Sandiaga Uno menegaskan kursi cawagub DKI Jakarta tetap untuk PKS. Sandiaga meminta DPRD DKI memproses pemilihan wagub dari nama yang diajukan."Ya ini untuk wagub ya, saya sampaikan s
 
Selasa, 23 April 2019 | 14:29:19

Datangi KPU, Sekjen Demokrat Cek Update Data Situng 2019

JAKARTA - Sekjen Partai Demokrat (PD) Hinca Pandjaitan mendatangi KPU RI. Hinca ke KPU untuk mengecek update Sistim Penghitungan Suara (Situng) Pemilu 2019. "Hari ini sebagai Sekjen Partai Dem
 
Selasa, 23 April 2019 | 11:26:01

Analisis Pakar Politik Unand Soal Kekalahan Jokowi di Sumbar

PADANG - Pasangan Calon Presiden Jokowi-Ma'ruf Amin kalah telak di Sumatera Barat versi hitung cepat. Kekalahan itu dinilai disebabkan dari sejumlah faktor.Pengamat politik Universitas Andala
 
Selasa, 23 April 2019 | 11:11:31

TKN: BPN Prabowo Pura-pura Tak Tahu soal Pemilihan Komisioner KPU!

JAKARTA - BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menjawab TKN Jokowi-Ma'ruf soal 5 komisioner KPU diusulkan fraksi pengusung 02 dengan menyatakan bahwa seluruh anggota KPU terpilih disepakati 10 fraksi
 
Selasa, 23 April 2019 | 09:56:16

TKN ke BPN soal Klaim Menang: Jokowi Minta Tunggu KPU, Prabowo Tak Pernah

JAKARTA - BPN menyebut Prabowo Subianto deklarasi kemenangan Pilpres 2019 sebagai respons atas klaim kemenangan yang sebelumnya dilakukan Joko Widodo (Jokowi). TKN Jokowi-Ma'ruf tak setuju pe
 
Selasa, 23 April 2019 | 08:34:00

KPU Dumai Akan Melaksanakan PSU di Dua TPS

Dumai - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Dumai akan melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di dua TPS, yakni TPS 12 Kelurahan Ratu Sima, Kecamatan Dumai Selatan dan TPS 27 Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai
 
Senin, 22 April 2019 | 15:35:54

Sandiaga: 3 Hari Ini Banyak Berita yang Lucu-lucu

JAKARTA - Cawapres Sandiaga Uno menggelar jumpa pers bersama para juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN). Sandiaga menyebut dalam beberapa hari ini banyak berita yang lucu-lucu."Saya juga ingin ter
 
Senin, 22 April 2019 | 09:46:40

BPN Sarankan Bupati Pro-Jokowi Ikuti Bupati Madina, TKN: Ngawur!

JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyarankan agar para bupati yang mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin mengikuti langkah pengajuan undur diri Bupati Mandaili
 
Senin, 22 April 2019 | 09:30:02

Politikus DPRD DKI Tak Berandai-andai Sandiaga Jadi Wagub DKI Lagi

JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengatakan tidak ada aturan yang melarang Sandiaga Uno dicalonkan kembali menjadi wakil gubernur. Politikus DPRD DKI Jakarta tak membayangkan Sand
 
Minggu, 21 April 2019 | 10:18:29

UPDATE Hasil Real Count KPU Pilpres 2019: Prabowo-Sandiaga Menang di 13 Provinsi

JAKARTA- Pemungutan suara untuk pemilihan presiden (Pilpres) 2019 telah dilaksanakan pada Rabu (17/4/2019).Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai melakukan hitung cepat real count perolehan suara Pilpres 2019.Melalu
 
Sabtu, 20 April 2019 | 09:08:55

Prabowo Diminta Teladani Grace, Gerindra: PSI Jangan Ajar Ikan Berenang

JAKARTA - Sekjen PSI Raja Juli Antoni meminta Capres Prabowo Subianto belajar dari Ketua Umum PSI Grace Natalie yang legawa saat hasil quick count sejumlah lembaga survei menunjukkan perolehan s
 
Jumat, 19 April 2019 | 13:32:24

Wanhor PD Ingatkan Instruksi SBY: Jangan Terlibat Kegiatan Langgar Konstitusi

JAKARTA - Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat (PD) Amir Syamsuddin mengingatkan pengurus dan kader mematuhi instruksi Ketum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). SBY dalam instruksinya meminta pengurus dan kader
 
Jumat, 19 April 2019 | 13:16:25

Demokrat: Masyarakat Tetap Tenang, Biarkan KPU Bekerja

JAKARTA - Partai Demokrat mengimbau masyarakat tetap tenang usai pemungutan suara Pemilu 2019. Demokrat mempercayakan KPU melakukan penghitungan suara Pileg dan Pilpres 2019. "Demokrat mengimbau
 
Jumat, 19 April 2019 | 11:18:58

Jokowi Unggul Telak, Suara Prabowo Tak Satupun Menang di Kecamatan Mojokerto

MOJOKERTO - Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin menang telak di Kabupaten Mojokerto. Kemenangan pasangan 01 ini berdasarkan hasil real count yang dilakukan Bakesbangpol Mojokerto.Data yang diterima
 
Jumat, 19 April 2019 | 10:05:08

Ditawari Cak Imin Waketum PKB, Tsamara Tegaskan Setia dengan PSI

JAKARTA - Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menawarkan Ketua DPP PSI Tsamara Amany bergabung ke PKB dengan menjabat Waketum. Tsamara menegaskan setia kepada PSI."Iya setia," kata Tsamara s
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
 
Top