Terverifikasi Dewan Pers
 
Jumat, 9 November 2018 | 10:16:02
Politik

Cak Imin Dipolisikan soal Logo di Bendera Merah Putih, Ini Kata PKB

Sebarkan:
Detik.com
Jakarta - Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh seorang warga bernama Kan Hiung. Cak Imin dianggap melakukan penodaan atau penghinaan terhadap bendera negara dengan memasang logo PKB di bendera berwarna merah putih.

Menurut Wasekjen PKB, Daniel Johan latar bendera berwarna merah putih yang terdapat logo PKB itu bukan bendera negara. Dia menyebut pemasangan logo PKB di bendera berwarna merah putih itu bukan penodaan kepada bendera negara.

"Apanya yang mau dilaporkan? Tidak ada yang dilanggar. Jelas dan clear bahwa itu bukan bendera kebangsaan merah putih, sangat berbeda," kata Daniel saat dimintai tanggapan detikcom, Kamis (8/11/2018).

Daniel meyakini laporan terkait bendera itu tidak akan berlanjut. Sebab, bendera berwarna merah putih yang di dalamnya terdapat logo PKB itu bukan bendera negara.

"Yakin tidak (berlanjut laporannya). Apalagi bendera kebangsaan Indonesia yang sangat kita hormati itu memiliki kriteria dan ukurannya yang spesifik kok," terang Daniel.

Menurut Daniel, akan bahaya jika bendera yang ada logo PKB itu dianggap sebagai bendera negara. Sebab, dengan menganggap bendera itu bendera negara, maka ciri-ciri bendera negara telah berubah.

"Bahaya kalau dianggap melanggar karena sama saja menganggap bendera kebangsaan Indonesia sudah berubah, tidak rata merah putih lagi. Nanti produk-produk konsumsi yang merah putih bisa bubar, atau sebaliknya bendera kebangsaan dianggap bentuknya sudah berubah seperti produk-produk konsumsi tersebut," papar Daniel.

Sebelumnya, Kan Hiung melaporkan Cak Imin menilai pemasangan logo PKB di bendera merah putih sebagai penodaan bendera negara. Kan Hiung mengaku pernah melihat bendera tersebut dari video yang tersebar di media sosial.

"Itu terjadi pertama kali saya melihat terjadi di Madiun bagian utara Pasar Dolopo, Madiun Jawa Timur saya dapat dari rekaman video yang dibuat oleh mengaku bernama Lukman Hakim. Kemudian saya dapat lagi, saya menemukan lagi di Facebook dan di WhatsApp melalui kiriman teman-teman. Dalam hal yang sama," ucap dia di Bareskrim Polri, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Kamis (8/11).

Dalam laporan yang dibuatnya, Kan Hiung juga melaporkan Wasekjen PKB Daniel Johan, Ketua PKB Jawa Timur, dan Ketua PKB Kabupaten/Kota Jember. Laporan dia diterima dengan nomor surat STTL/1181/XI/2018/BARESKRIM.


(detik.com)
 
 
 
Komentar
 
Berita Terkait
Rabu, 24 April 2019 | 16:54:17

Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Botox di Area Bawah Mata

JAKARTA - Bukan tidak mungkin jika perempuan mengalami kegalauan untuk melakukan prosedur botox atau tidak. Adanya efek samping menjadi pertimbangan perempuan untuk melakukan botox. Botox sendiri umum dilakuka
Rabu, 24 April 2019 | 16:52:25

Ketua KPU: Pemilu Serentak 2019 Melelahkan, Perlu Dievaluasi

JAKARTA - Ketua KPU Arief Budiman menyarankan agar pemerintah mengevaluasi Pemilu Serentak 2019. KPU meminta ada pembicaraan khusus soal pemilu ini.Awalnya, Arief menuturkan jumlah petugas KPPS ya
Rabu, 24 April 2019 | 16:47:56

Soroti Politik Uang, Gerindra Tantang Caleg Karawang Disumpah Pocong

KARAWANG - Caleg Gerindra Nace Permana menyoroti dugaan politik uang dalam Pileg 2019 di Karawang. Kader Gerindra tersebut menantang para caleg Karawang disumpah pocong."Saya yakin serangan fajar bukanlah
Rabu, 24 April 2019 | 16:41:58

Mulai 2019, Calon Jamaah Haji Kabupaten Siak Akan Berangkat Dari Pekanbaru

SIAK - Ditahun 2019 ini, Calon Jamaah Haji asal Provinsi Riau, khusus Kabupaten Siak, akan langsung diberangkatkan melalui Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II Kota Pekanbaru. Hal ini ditand
 
Berita Lainnya
Rabu, 24 April 2019 | 16:47:56

Soroti Politik Uang, Gerindra Tantang Caleg Karawang Disumpah Pocong

KARAWANG - Caleg Gerindra Nace Permana menyoroti dugaan politik uang dalam Pileg 2019 di Karawang. Kader Gerindra tersebut menantang para caleg Karawang disumpah pocong."Saya yakin serangan fajar bukanlah
 
Rabu, 24 April 2019 | 16:33:36

Hanura ke Fadli: Bikin Pansus Kecurangan Pemilu di Republik Kertanegara Aja

JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengusulkan pembentukan pansus kecurangan pemilu. Fraksi Hanura DPR RI menilai usulan itu menunjukkan sikap kepanikan dan keputusasaan Waketum Gerindra itu."Perny
 
Rabu, 24 April 2019 | 16:05:36

F-PPP ke Fadli: Sudah Klaim Menang Ngapain Usul Pansus Kecurangan Pemilu?

JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengusulkan pembentukan pansus kecurangan pemilu. Fraksi PPP DPR heran dengan usulan itu. "Lho untuk apa Fadli Zon usul bentuk Pansus Kecurangan Pemilu, bukanka
 
Rabu, 24 April 2019 | 14:36:46

PPP Minta Maaf ke Warga Solok, Caleg Diduga Cabuli Anak Kandung Dipecat

JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) meminta maaf kepada warga Solok, Sumatera Barat, atas kelakuan oknum caleg mereka berinisial EE yang diduga mencabuli putri kandung. PPP segera mem
 
Rabu, 24 April 2019 | 13:35:05

BPN: Baiknya Jokowi dan Prabowo Bertemu Langsung, Mereka Bersahabat

JAKARTA - Cawapres Sandiaga Uno berharap capres petahana Joko Widodo (Jokowi) dan capres Prabowo Subianto dapat bertemu tanpa perantara. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno se
 
Rabu, 24 April 2019 | 09:00:49

Tanggapan Santai TKD Jatim Soal People Power: Nggak Usah Ditanggapi Serius

SURABAYA - People power yang didengungkan sejumlah tokoh pendukung Prabowo Subianto ditanggapi santai oleh Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim. Pernyataan kontroversial seperti itu lebih baik tidak
 
Selasa, 23 April 2019 | 15:46:08

Sandiaga: Wagub DKI Diserahkan ke PKS, No More Discussion

JAKARTA - Cawapres Sandiaga Uno menegaskan kursi cawagub DKI Jakarta tetap untuk PKS. Sandiaga meminta DPRD DKI memproses pemilihan wagub dari nama yang diajukan."Ya ini untuk wagub ya, saya sampaikan s
 
Selasa, 23 April 2019 | 14:29:19

Datangi KPU, Sekjen Demokrat Cek Update Data Situng 2019

JAKARTA - Sekjen Partai Demokrat (PD) Hinca Pandjaitan mendatangi KPU RI. Hinca ke KPU untuk mengecek update Sistim Penghitungan Suara (Situng) Pemilu 2019. "Hari ini sebagai Sekjen Partai Dem
 
Selasa, 23 April 2019 | 11:26:01

Analisis Pakar Politik Unand Soal Kekalahan Jokowi di Sumbar

PADANG - Pasangan Calon Presiden Jokowi-Ma'ruf Amin kalah telak di Sumatera Barat versi hitung cepat. Kekalahan itu dinilai disebabkan dari sejumlah faktor.Pengamat politik Universitas Andala
 
Selasa, 23 April 2019 | 11:11:31

TKN: BPN Prabowo Pura-pura Tak Tahu soal Pemilihan Komisioner KPU!

JAKARTA - BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menjawab TKN Jokowi-Ma'ruf soal 5 komisioner KPU diusulkan fraksi pengusung 02 dengan menyatakan bahwa seluruh anggota KPU terpilih disepakati 10 fraksi
 
Selasa, 23 April 2019 | 09:56:16

TKN ke BPN soal Klaim Menang: Jokowi Minta Tunggu KPU, Prabowo Tak Pernah

JAKARTA - BPN menyebut Prabowo Subianto deklarasi kemenangan Pilpres 2019 sebagai respons atas klaim kemenangan yang sebelumnya dilakukan Joko Widodo (Jokowi). TKN Jokowi-Ma'ruf tak setuju pe
 
Selasa, 23 April 2019 | 08:34:00

KPU Dumai Akan Melaksanakan PSU di Dua TPS

Dumai - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Dumai akan melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di dua TPS, yakni TPS 12 Kelurahan Ratu Sima, Kecamatan Dumai Selatan dan TPS 27 Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai
 
Senin, 22 April 2019 | 15:35:54

Sandiaga: 3 Hari Ini Banyak Berita yang Lucu-lucu

JAKARTA - Cawapres Sandiaga Uno menggelar jumpa pers bersama para juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN). Sandiaga menyebut dalam beberapa hari ini banyak berita yang lucu-lucu."Saya juga ingin ter
 
Senin, 22 April 2019 | 09:46:40

BPN Sarankan Bupati Pro-Jokowi Ikuti Bupati Madina, TKN: Ngawur!

JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyarankan agar para bupati yang mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin mengikuti langkah pengajuan undur diri Bupati Mandaili
 
Senin, 22 April 2019 | 09:30:02

Politikus DPRD DKI Tak Berandai-andai Sandiaga Jadi Wagub DKI Lagi

JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengatakan tidak ada aturan yang melarang Sandiaga Uno dicalonkan kembali menjadi wakil gubernur. Politikus DPRD DKI Jakarta tak membayangkan Sand
 
 
 
Terpopuler
 
 
 
 
 
Top